Maaf, ternyata saya salah membaca, masih calon suami tetapi saya tangkap sudah jadi suami ... afwan ... saya salah ...
wassalam = wahhid = --- Naufal <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ----- Original Message ----- > From: "Pipit Arifin" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Friday, November 10, 2006 2:49 PM > Subject: [assunnah] Bagaimana saya harus menjawab? > > > Assalamu'alaikum, > > Wa'alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh > > > Mungkin di bawah ini pertanyaan saya yang begitu > bodoh. Tapi saya ingin > yang haq tetap ada dlm pegangan hidup saya. > > > > Beberapa kali saya adu argument dgn calon suami > saya. > > Mungkin saya kurang arif dalam memberitahukan hal2 > yg kurang baik tentang > dia disaat kami bertemu > > > > Dan tentang Manhaj ini, maksud saya Assunnah, > > Mungkin yg ukhtiy maksud adalah Manhaj Salaf, Dakwah > Salafiyah. > > > dia punya argument bahwa ajaran Assunnah tidak > dapat dipertanggungjawabkan > keberadaannya, Karena tak jelas siapa pemimpinnya, > selain itu ajaran di > Indonesia yg telah disetujui oleh pemerintah dan MUI > hanyalah Muhammadiyah > dan NU. Jadi kita hanya boleh mengikuti dua ajaran > itu yang bisa dipastikan > kepemimpinan serta pertanggungjawaban ajarannya. > > Ya ALLAH, semoga engkau membukakan pintu hatinya > untuk mengikuti kebenaran > yg telah Engkau tetapkan. Berikan Hidayah-Mu > kepadanya... > > > > Kemudian dia skat mat saya dengan pernyataan bahwa > MUI adalah kumpulan > para Ulama dari berbagai ajaran. Jadi semua > keputusan di dlm MUI itu > merupakan persetujuan yg merupakan penyatuan2 dari > berbagai macam ajaran. > > > > Kebenaran bukan berdasarkan MUI, tapi berdasarkan > Kitabullah dan AsSunnah > dgn pemahaman manhaj salaf. > > > Saya ingin tanyakan bagaimana saya menyikapi > pernyataan seperti ini? > > Karena menurut saya, pernyataan dia itu sangat > logis walaupun saya pernah > berkata pada dia "Kamu nggak akan tau bagaimana > Islam itu sebenarnya kalo > gak mempelajarinya lebih dalam" > > tapi dia tetap pada pendiriannya hanya mau > mengikuti ajaran Islam yg umum, > maksudnya nggak terlalu fanatik, seperti anggapan > dia. Walaupun saya tau > kefahaman agama bukanlah suatu kefanatikan. Saya > sungguh sadar bahwa untuk > menuju pintu surga tanpa melewati neraka itu sungguh > amat berat. > > Jadi harus banyak belajar tentang kemurnian Islam > dan mengamalkan > ajarannya, agar terhindar dari murka ALLAH Subhanahu > Wata'ala. > > > > Saya bingung.... > > Mohon bantuan antum sekalian > > Silahkan ukhtiy menasehati dia untuk mempelajari > manhaj dan aqidah salaf > dulu dgn benar, pelajarilah buku2 aqidah salaf yg > dasar. Dan jangan antipati > dulu dgn Dakwah Salafiyah sebelum mempelajarinya dan > memahaminya dgn benar. > Jika menurut dia ada yg salah dgn Dakwah Salafiyah > ini, maka silahkan > tanyakan dimana kesalahannya dan apa alasannya > menganggap hal tsb suatu > kesalahan. > > Jika dia tetap meremehkan Manhaj Salaf, maka > sebaiknya ukhtiy pertimbangkan > lagi untuk memilihnya sebagai suami, karena dia yg > akan jadi nahkoda bahtera > rumahtangga/keluarga, lebih baik cari calon suami yg > manhajnya lurus. __________________________________________ Yahoo! Music Unlimited Access over 1 million songs. http://music.yahoo.com/unlimited Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
