Afwan, ikut bertanya mengenai mahrom, mohon bantuannya agar lebih clear... karena ana ada perdebatan dengan *mantan bapak tiri* yg mana menurut mantan bapak tiri ana, walaupun beliau telah bercerai dengan ibu kandung ana, mantan bapak tiri ana tersebut berkeyakinan bahwa beliau tetap mahram ana berdasarkan surat An-Nisa :23 : "Diharamkan atas kamu (mengawini) ...ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isteri kamu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu);......"
Menurut yg ana pelajari, setelah ibu kandung ana bercerai dengan bapak tiri ana tsb, otomatis mahram (dengan ana) terputus. Manakah pendapat yang benar ? Mohon bantuan ikhwah fillah atas pertanyaan ini. Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
