Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh...

Bersyukurlah anti, dimana anti telah mendapatkan rahmad-Nya untuk melangkahkan 
kaki belajar dien kita yang suci ini. Pertahankan dan istiqomah selalu. Ana 
juga merasa prihatin dengan sikap mereka seperti itu. Tapi anti tidak perlu 
berkecil hati...ambil hikmah dan sisi positipnya aja. Mungkin mereka bertujuan 
baik. Perlu anti ketahui, memang ada sebagian yang memahami bahwa memakai cadar 
itu wajib (pendapat minoritas ulama), tapi juga tidak wajib (jumhur ulama). 
Para ulama dari kalangan 'As Salafus Shalih' dan para ahli tafsir seperti Ibnu 
Jarir Ath-Thabari dan lain-lain mengatakan bahwa wajah bukan termasuk aurat 
tetapi menutupnya lebih utama.
Kalaupun ada yang mewajibkan, haruslah dengan dalil yang jelas.

Wallohualam bishowwab....



Ahmad Ridha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
On 6/7/07, ana zulfia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> assalamualaikum.............
>

Wa'alaykumus salaam warahmatullah,

> alhamdulillah, ana baru saja ikut kajian salaf dan mulai belajar.
...
> sampai sekarang ana dan teman ana gak pengen ke ma'had itu lagi, lebih baik 
> cari
> tempat belajar yang nyaman.
> bagaimana sikap ana seharusnya? kami berdua cuma ingin mempelajari islam 
> secara
> mendalam......
>

Alhamdulillah atas diberikannya keinginan untuk mempelajari Islam kepada anti. 
Semoga Allah Ta'ala memberi kemudahan untuk melaksanakan keinginan itu.

Memang sangat disayangkan terjadinya insiden seperti itu. Namun jangan sampai 
menjauhkan anti dalam upaya belajar agama. Jadikanlah sebagai sebab untuk 
mencari ilmu misal dengan mempelajari hukum-hukum Islam tentang mengenakan 
cadar serta pembahasan dan perbedaan pendapat di antara ulama mengenainya. Ada 
beberapa tulisan terkait di:

http://muslim.or.id/2007/05/31/hukum-cadar-dalil-dalil-ulama-yang-mewajibkan-1/
http://muslim.or.id/2007/05/31/hukum-cadar-dalil-dalil-ulama-yang-mewajibkan-2/
http://muslim.or.id/2007/06/05/hukum-cadar-dalil-dalil-ulama-yang-tidak-mewajibkan-3/

Kita ber-husnuzh zhan bahwa teguran akhwat tersebut adalah nasihat yang tulus 
demi kebaikan saudaranya. Coba jadikan ini juga sebagai sebab menjalin 
silaturrahim dan pembicaraan yang ilmiah.

> ana sarankan, jika ikhwahfillah di milis ini pernah melakukan hal ini pada 
> orang lain,
> jangan di ulangi lagi, karena hal itu kan menPUSH DOWN minat seseorang yang 
> masih
> NEW COMER untuk belajar tentang manhaj salaf.
>

Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari nasihat anti. Barakallahu fiik.

--
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)



---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting  gifts for grads at Yahoo! Search.


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke