Assalamu'alaykum, Saya sependapat dengan umu Ismael. Kami (saya, Istri dan anak perempuan dan anak laki) menghadiri acara bedah buku tentang salafy. Saya datang karena saya masih perlu banyak belajar tentang Islam dan salafy yang dapat menuntun saya dan keluarga menjadi insan yang baik dan benar menurut tuntunan Al Quran dan Al Hadits. Saya dan istri serta anak perempuan saya merasakan masuk ke tempat yang asing, karena cara berpakaian kami tidak sama. Kalau dari panitia bagian ikhwan saya mendapat sambutan yang baik dan ramah, tapi istri dan anak perempuan saya sempat dicegat oleh panitia akhwat. Mungkin karena istri saya sudah tua (47 tahun) mereka hanya menanyakan undangan, padahal undangan itu umum yang disebarkan melalui milist. Akhirnya kami mengikuti hingga selesai. (Istri dan anak saya sudah berjilbab dengan rapi dan longgar, tetapi tidak seperti akhwat yang mengaku sudah salafi). Komentar dari istri dan anak perempuan bernada kurang nyaman. Padahal kita ini sampai meninggal nanti merupakan proses belajar mencari yang benar dan paling baik. Kapan akan diperoleh hanya Allah yang dapat menolong. Setelah saya mencoba mempelajari lebih jauh tentang salafi, rasanya tidak ada ajaran yang menganjurkan bersifat eksklusif dan kurang ramah seperti yang dialami oleh mbah Ratih dan kawan. Semoga ini mejadi pelajaran bagi kita semua. Mohon maaf bila ada kata-kata saya yang kurang tepat, mohon koreksi untuk perbaikan kami.
Wassalam ----- Original Message ---- From: Saipah Gathers <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, June 7, 2007 10:30:38 PM Subject: Re: [assunnah] tanya: apa wajib pake cadar? Assalamu'alaykum, Memang banyak orang yang mengaku manhaj salaf tapi terlalu fanatik berlebihan jadi kesan nya salafi adalah suatu golongan, seperti golongan atau sekte2 yang lain nya, sebuah kesalahan besar apabila seseorang bermanhaj salaf berlaku angkuh dan kurang beramah tamah, seharusnya yang mereka lakukan adalah bersapa dengan lembut apakah sudah pernah menghadiri atau tahu tentang manhaj salaf jika belum pernah (new comer) perkenalkan kepada yang lain nya bahwa anda new comer, Masha Allah, Allah telah menunjukkan ke jalan yang benar, jamulah tamu baru itu dengan sapaan dan senyuman, berikan pertolongan apa yang dia butuhkan, Bahkan sekalipun seorang kafir yang ingin menghadiri pengajian harus di sambut dengan baik dan di dakwahkan sehingga hati nya akan jatuh cinta kepada islam, bukan nya di cemberutin dan di asingkan. Salam umm Ismael ------------ --------- --------- ------- ana zulfia <ratih_sekarpembayun @yahoo.com> wrote: assalamualaikum. ......... ... alhamdulillah, ana baru saja ikut kajian salaf dan mulai belajar. suatu ketika, ana di undang untuk ikut tabligh akbar di daerah tempat ana tinggal. ana berangkat dengan teman ana yang pake jilbabnya masih mini, tapi longgar dan sopan, waktu itu dia juga masih memakai celana, bukan gamis (dia masih awam sekali tentang islam, dia baru saja memakai jilbab, dan ingin belajar islam lebih banyak, makanya ana ajak ke kajian tersebut), ana dan dia sama2 tidak bercadar. setelah sampai di tempat kajian tersebut (sebuah ma'had, tapi tempatnya terbuka), di gerbang depan ana dan teman ana di suruh berhenti oleh seseorang akhwat/ummahat, dan ana dan teman ana di suruh menutupkan jilbab ke wajah, akhwat terebut juga bilang, "KALO KE SINI CADARAN YA MBAK". karena sudah terlanjur di depan ma'had, akhirnya kami masuk juga dengan menutupkan sebagian jilbab ke muka dan perasaan tak karuan, GAK NYAMAN. pun ketidaknyamanan kami berlanjut, saat masuk ke tempat akhwat, yang lain memandang kami dari atas ke bawah.... padahal pakaian yang kami gunakan cukup sopan, ana berjilbab panjang dan besar, baju panjang rok besar....... ... hanya TIDAK BERCADAR kami seperti makhluk asing di sana. pokoknya gak nyaman banget. sampe akhirnya, 2 jam berlalu, kami pun gak tahan dengan tatapan mata peserta lain, akhirnya kami berdua pulang (baca: kabur). padahal topik kajian waktu itu cukup penting (ushul tsalasta). sampai sekarang ana dan teman ana gak pengen ke ma'had itu lagi, lebih baik cari tempat belajar yang nyaman. bagaimana sikap ana seharusnya? kami berdua cuma ingin mempelajari islam secara mendalam.... .. ana sarankan, jika ikhwahfillah di milis ini pernah melakukan hal ini pada orang lain, jangan di ulangi lagi, karena hal itu kan menPUSH DOWN minat seseorang yang masih NEW COMER untuk belajar tentang manhaj salaf. afwan. wassalam, Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
