Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
Saudariku Yuni yang semoga Allah subhanahu wata'ala limpahkan kasih-sayang-Nya,

(1) Urusan surga/neraka merupakan hak mutlak dan rahasia Allah subhanahu 
wata'ala. Kita semua tentu ingin dimasukkan ke dalam surga-Nya dan dijauhkan 
dari neraka-Nya. Untuk itu, kita diminta untuk berusaha mengikuti segala 
perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya sebagaimana diteladankan oleh 
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Disamping itu, Rasulullah shallallahu 
'alaihi wa sallam telah mengajari kita doa-doa mengenai hal itu. Hanya Allah 
subhanahu wata'ala yang Maha Tahu siapa saja yang berhak dimasukkan ke dalam 
surga-Nya. Sejauh kita berusaha mengikuti segala perintah-Nya dan menjauhi 
segala larangan-Nya, kita mestinya yakin bahwa Dia senantiasa mengasihi kita 
dan kemudian -apabila Dia berkehendak- memasukkan kita ke dalam surga-Nya.
(2) Setiap tindakan baik atau buruk kita sekecil apapun sudah pasti tidak luput 
dari penilaian Allah subhanahu wata'ala. Namun demikian, walau pada masa lalu 
kita telah banyak bermaksiyat kepada Allah subhanahu wata'ala, Dia menjanjikan 
akan menghapus seluruh dosa kita apabila kita bertaubat dengan sungguh-sungguh, 
selalu meminta ampunan-Nya, lalu teguh (istiqamah) dalam ketaqwaan. Dia pun 
melarang kita berputus asa dari kasih-sayang-Nya.

"Dan bersegeralah kamu pada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang seluas 
langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa". (Q.S. Ali 
Imran:133)

"Katakanlah, 'Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka 
sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah 
mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun dan 
Maha Penyayang'." (Q.S. Az-Zumar:53)

Oleh karena itu, kita telah diajarkan untuk berusaha keras agar Allah subhanahu 
wata'ala mengambil kembali ruh kita nanti dalam keadaan "khusnul khatimah" 
(akhir yang baik). Hanya Dia yang Maha Tahu apakah kita akan meninggal dalam 
keadaan syahid atau tidak.

"Sesungguhnya segala perbuatan ditentukan oleh penutupnya". (H.R. Bukhari)

"Barangsiapa mencari mati syahid dengan sungguh-sungguh, maka akan Aku berikan 
kepadanya meskipun dia mati di tempat tidur". (H.R. Muslim)

(3) Seandainya tidak menemukan dalil shahih mengenai "apakah dosa kita dicuci 
di neraka terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam surga", sebaiknya hal ini 
tidak usah dirisaukan. Jangan sampai pertanyaan tersebut menjadikan kita 
gelisah padahal surga itu merupakan hak dan rahasia Allah subhanahu wata'ala. 
Yang lebih penting dilakukan ialah bagaimana cara kita agar tetap teguh dalam 
ketaatan kepada-Nya, yang diwujudkan dengan menyebarkan kebaikan kepada sesama 
makhluk dan mencegah keburukan. Bukankah kita telah diajarkan bahwa "Dengan 
selalu mengingat Allah subhanahu wata'ala, hati menjadi tenang"?

Mohon saudara-saudaraku yang mengetahui dalil-dalil shahih sebagaimana 
ditanyakan oleh saudari kita dapat meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu. 
Semoga Allah subhanahu wata'ala memberikan ganjaran pahala bagi siapa pun yang 
memudahkan urusan saudaranya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Abu Farhan


--- In [email protected], "yuni" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu'alaikum..
>
> Untuk point kedua yang saya sebut memang tidak tahu dalilnya..yang
pasti pernyataan itu sudah beredar sejak saya kecil. Jadi semacam
doktrin gitu. kebetulan teman sekerja saya juga mendapat "pengetahuan
yang sama". Bahwa umat muslim akan merasakan neraka sebelum masuk ke
syurga untuk mencuci dosa. Hanya setelah saya dewasa, saya mendapat
tambahan pengetahuan seperti di nomor 1. Terus terang saya berharap
point no 1 benar dan point no 2 salah. Jadi apakah kita (kalau yang
mati dalam kondisi tidak syahid) punya harapan untuk tidak ketemu
neraka pak?
>
> Mohon pencerahannya
>
> Wasalam,
>
> yuni


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios.php/aturanmilis/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke