Bagaimana kalau dengan riwayat yang kalau tidak salah begini "Suatu waktu nabi 
mendatangi sekelompok muslim yang sedang bedzikir bersama dan Menanyainya, 
apakah yang kalian kerjakan disini. Salah satu menjawab. Berdzikir, dan 
Rosululloh menegaskan kembali apa memang benar. Kemudian Rasul melanjutkan 
dengan "Tidakkah kalian berdzikir disana ketika Alloh membanggakan kalian 
dihadapan para malaikat."

Mohon koreksi dan mungkin ada ikhwan semua yang mempunyai redaksi yang 
sebenarnya beserta riwayatnya.


----------------------------------
- YUSA WREDYAN SYAH, ST
----------------------------------
- OQA Team LG INNOTEK INDONESIA
- Bekasi International Industrial Estate
- Blok C-8 N0. 12-12A Lippo Cikarang
- 021-89906619/20 ext 163 Fax : 021-8974312
- Mobile : 085645381340
- Email : [EMAIL PROTECTED]
- MSN : [EMAIL PROTECTED]
----------------------------------


-------------- Original Message ----------------

>From : [email protected]
>Sent : 2007-11-01 10:10:15 AM
>To : [email protected]

>Subject : Re: [assunnah] Tanya : Dzikir Bersama ba'da Sholat

Wa'alaykumus salaam warahmatullaHi wabarakatuH

Pak Sumarno yang semoga dirahmati Allah Ta'ala, saya jawab yang nomer satu ya 
Pak.

Dzikir dan berdoa secara berjamaah tidak pernah dicontohkan Nabi ShallallaHu 
'alaiHi wa sallam. Berikut penjelasan para ulama mengenai hal ini :

Berkata Imam asy Syatibi dalam Kitab al ? I¡¯thisham 1/129,

¡°Bahwa do¡¯a ? do¡¯a yang dilakukan dengan berkumpul secara terus menerus 
tidak ada contohnya dari Nabi ShallallaHu ¡®alaiHi wa sallam¡±.

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Kitab al Fatawa Al Kubra 2/132,

¡°Tidak ada seorang pun yang mengabarkan bahwa setiap Nabi ShallallaHu ¡®alaiHi 
wa sallam selesai mengerjakan shalat dengan para sahabat, beliau berdo¡¯a 
bersama ? sama dengan mereka¡±

Syaikh Muhammad bin Ahmad Miyarah al Maliki dalam kitabnya ad Dur ats Tsamin 
hlm. 173 berkata,

¡°Bahwa Imam Malik dan beberapa Ulama¡¯ yang lain tidak menyukai seorang Imam 
atau pemimpin do¡¯a yang berdo¡¯a setelah shalat wajib dengan suara keras¡±

Imam asy Syafi¡¯i dalam kitabnya al Umm 1/111 berkata,

¡°Dan aku memilih bagi imam dan makmum agar berdoa kepada Allah setelah selesai 
melakukan shalat dan melembutkan suara dalam berdzikir kecuali seorang imam 
yang ingin mengajarkan pada makmumnya¡±

Syaikh Ibnul al Utsaimin juga berkata dalam fatwanya dalam Kitab Ad Dararu as 
Sunniyah 4/318 mengatakan,

¡°Bahwa berdoa bersama setelah seorang Imam salam dengan satu lantunan tidak 
ada asalnya dan tidak disyariatkan¡±

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz dalam Kitab Fatawa Nur ¡®Ala ad Darb 
1/358 mengatakan,

¡°Berkumpul untuk berdzikir secara berjamaah adalah perbuatan yang tidak 
mempunyai dasar hukum dalam agama¡¦dan wajib setiap muslim untuk meninggalkan 
perkara bid¡¯ah, karena Rasulullah ShallallaHu ¡®alaiHi wa sallam bersabda,

¡®Barangsiapa melakukan suatu perbuatan yang tidak berdasarkan pada perkataan 
kami maka ia tertolak¡¯ (HR. Muslim no.1718)¡±

Dan cara berdzikir dan berdoa yang paling baik adalah dengan suara yang lemah 
lembut dan seorang diri. Abu Hanifah rahimahullah dalam Kitab Badai¡¯u ash 
shana¡¯i fi Tartibi Ays Syara¡¯ 1/196 mengatakan,

¡°Bahwasannya mengeraskan suara ketika bertakbir pada dasarnya merupakan 
bid¡¯ah karena hal tersebut merupakan bentuk dzikir, dan menurut penjelasan as 
Sunnah bahwa berdzikir hendaknya dilakukan dengan suara pelan sebagaimana 
tersebut dalam firman Allah Ta¡¯ala, ¡®Berdo¡¯alah kepada Tuhanmu dengan 
berendah diri dan suara yang lembut¡¯ (QS Al A¡¯raf 55). Dan sabda Rasulullah 
ShallallaHu ¡®alaiHi wa sallam,

¡®Sebaik ? baiknya do¡¯a itu diucapkan dengan suara lembut¡¯ (HR. Ibnu Hibban 
dalam kitab Shahihnya 3/91).¡±

Dari Abu Hurairah radhiyallaHu 'anHu, Rasulullah ShallallaHu 'alaiHi wa sallam 
bersabda :

¡°Tujuh orang yang dilindungi Allah dalam naunganNya pada hari tidak ada 
naumgan selain naunganNya yaitu : Imam (pemimpin) yang adil¡¦dan seseorang yang 
berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi lalu matanya mencucurkan (air 
mata)¡± (HR. al Bukhari)

Mudah2an Bermanfaat ya Pak
Abu Hasan


Sumarno <[EMAIL PROTECTED]>wrote:

Assalamu 'alaikum ww
Masjid di tempat kami mayoritas setelah sholat berjamaah melakukan amalan dan 
dzikir bersama di tutup dengan doa oleh Imam.

Pertanyaannya :
1. Amalan/dzikir setelah sholat tersebut harusnya dilakukan sendiri
atau diperbolehkan dengan bersama-sama?
2. Salaman setelah selesai sholat apa hukumnya ?
Terima Kasih
Salam
Sumarno


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios.php/aturanmilis/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke