Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh Ana izin menambahkan:
Pertama: tulisan: === > Pola makan nabi setahu saya hanya satu : Makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang, === Mungkin maksudnya bukan "Makan sebelum lapar" tapi "Makan setelah lapar" Kedua: tulisan: === > Sekali lagi, keterangan ahli dalam hal ini dokter sangat diperlukan untuk menangkap pesan Nabi terkait dengan masalah kedokteran, tentu untuk menghindari kesalah pahaman. Saat ini, banyak sekali yang tidak mengikuti hadist tersebut, termasuk mereka yang tahu dan paham hadist ini. === Kalimat yang intinya menganjurkan "Makanlah setelah lapar, berhentilah sebelum kenyang" bukanlah hadits yang shahih dari Rasulullah shallallahu'alayhi wasallam Terlepas apakah suatu perkataan itu mengandung kebenaran atau tidak kita dilarang untuk menisbatkan suatu perkataan kepada Nabi kecuali yang memang benar-benar sah dikatakan oleh / datangnya dari Nabi shallallahu'alayhi wasallam Berkaitan dengan 'perkataan' di atas ana salinkan suatu cuplikan yang bermanfaat: === Dikutip dari kitab al-Rahmah fi al-Thibb wa al-Hikmah karya Imam al-Suyuthi, ada empat orang dokter ahli berkumpul di istana Raja Persia. Empat dokter ini masing-masing berasal dari Irak, Romawi, India, dan Sudan. Di antara keempat dokter ini yang paling cerdas adalah dokter dari Sudan. Kepada keempat dokter ini, raja meminta resep atau obat-obatan yang paling manjur dan tidak membawa efek samping. Dokter dari Irak mengatakan, obat yang tidak membawa efek samping adalah minum air hangat tiga teguk setiap pagi ketika bangun tidur. Dokter dari Romawi mengatakan, obat yang tidak membawa akibat sampingan adalah menelan biji rasyad (sejenis sayuran) setiap hari. Sedangkan dokter yang dari India mengatakan, obat yang tidak membawa akibat sampingan adalah memakan tiga biji ihlilaj yang hitam tiap hari. Ihlilaj adalah sejenis gandum yang tumbuh di India, Afghanistan, dan China. Ketika tiba giliran dokter dari Sudan berbicara, dia diam saja. Kemudian raja bertanya... "Mengapa kamu diam saja?" "Wahai Tuanku, air hangat itu dapat menghilangkan lemak ginjal dan menurunkan lambung. Biji rasyad dapat membuat kering jaringan tubuh. Dan ihlilaj juga dapat membuat kering jaringan tubuh yang lain," "Kalau begitu menurut kamu, obat apa yang tidak mengandung efek samping?" Dokter dari Sudan itu menjawab, "Wahai Tuanku, obat yang tidak mengandung efek samping adalah Anda tidak makan kecuali sesudah lapar. Dan apabila Anda makan, angkatlah tangan Anda sebelum Anda merasa kenyang. Apabila hal itu Anda lakukan, maka Anda tidak akan terkena penyakit kecuali penyakit mati," Dalam mengisahkan cerita tentang nasehat dokter dari Sudan ini, Al-Imam As-Suyuthi sama sekali tidak menyebutkan bahwa lafadz ini datang dari Rasulullah Shallallahu'alayhi wasallam. Sehingga kalau sampai banyak penceramah main kutip lafadz ini sehingga akhirnya seolah menjadi hadits nabi, sungguh sangat disayangkan. Mereka yang tidak tahu sama sekali kemudian meriwayatkannya dengan mengatasnamakan hadits Rasulullah atau mereka mengamalkan makna hadits tersebut (apabila menimbulkan kerusakan) karena tidak tahu, maka tidak ada dosa atasnya. Akan tetapi sesudah mendapatkan penjelasan bahwa riwayat atau hadits yang dia ceritakan atau amalkan itu adalah hadits palsu, maka hendaklah segera ditinggalkannya. Sebab bila tetap dia amalkan sedangkan dari jalan atau sanad lain tidak ada sama sekali, maka hukumnya tidak boleh (berdosa - dari Kitab Minhatul Mughiits). === Wallahu'alam bishwab Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh Joy Abu Hazim diah taman wrote: > Sekali lagi, keterangan ahli dalam hal ini dokter sangat diperlukan untuk > menangkap pesan Nabi terkait dengan masalah kedokteran, tentu untuk > menghindari kesalah pahaman. Saat ini, banyak sekali yang tidak mengikuti > hadist tersebut, termasuk mereka yang tahu dan paham hadist ini. Contoh: > bukankah banyak dari mereka yang kelebihan berat badan. > > wallahu'alam, > diah > > > --- On Mon, 7/14/08, Dr.Salamun Sastra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > From: Dr.Salamun Sastra <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: RE: [assunnah] pola makan nabi > To: [email protected] > Date: Monday, July 14, 2008, 10:04 PM > > Assalamualaikum, > Pola makan nabi setahu saya hanya satu : Makan sebelum lapar dan berhenti > makan sebelum kenyang, > Hal ini dengan mudah dapat diterangkan secara ilmiah melalui dasar2 ilmu > kedokteran, yaitu anatomi, histologi, fisiologi, biologi. > Kalau menerangkannya betul dan baik, nah itulah kebesaran ajaran Nabi kita > Muhammad SAW. > Untuk menjelaskan pola makan Nabi yang hanya 8 kata tersebut dibutuhkan 8 > semester penuh. > Kalau 4 sehat 5 sempurna itu ciptaan Prof.Dr.Poorwo soedarmo untuk bangsa > indonesia dan itu bukan pola makan tapi pola gizi untuk bangsa Indonesia... > cara makannya ya itulah seperti pola makan Nabi...mudah2 an bisa faham apa > yang saya jelaskan ini. > Wassalam > Dr.Salamun > > > To: [EMAIL PROTECTED] s.com > From: [EMAIL PROTECTED] com > Date: Mon, 14 Jul 2008 07:38:24 -0700 > Subject: Re: [assunnah] pola makan nabi > > Assalamu'alaikum. > Setelah ana pahami beberapa tahun dan dengan melihat kenyataan di iridologi. > Nasehat Imam Ibnul Qoyyim tentang pembagian sifat makanan dari panas, dingin, > kering, lembab adalah betul adanya. itu nasehat yang baik. mestinya kita > sebagai pewaris ilmu nabi perlu mengambil nasehat ini dan melaksanakannya. > tidak hanya mempertimbangkan dari sisi 4 sehat 5 sempurna saja. > Wassalamu'alaikum > ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios2/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
