Wa 'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,

(1) Saudariku Lisda, mohon memberikan nasihat dari Rasulullah
shallallahu `alaihi wa sallam di bawah ini kepada teman Anda.
Mudah-mudahan dia dapat menyadari kesalahannya apabila dia takut
kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

Sumber: Al-Arba'un An-Nawawiyyah, oleh: Abu Zakariya Yahya bin Syaraf
An-Nawawi

Hadits ke-7 : Agama adalah Nasihat
Dari Abu Ruqoyah Tamim Ad Daari radhiallahu `anhu, sesungguhnya
Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bersabda:
Agama adalah nasihat. Kami berkata: Kepada siapa?  Beliau bersabda:
Kepada Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, dan kepada pemimpin kaum muslimin
dan rakyatnya. (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Hadits ke-15 : Berkata yang Baik atau Diam
Dari Abu Hurairah radhiallahu `anhu, sesungguhnya Rasulullah
shallallahu `alaihi wa sallam bersabda:
Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata
baik atau diam. Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,
hendaklah dia menghormati tetangganya. Dan barangsiapa yang beriman
kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia memuliakan tamunya.
(Riwayat Bukhari dan Muslim)

Hadits ke-16 : Tidak Mudah Marah
Dari Abu Hurairah radhiallahu `anhu, sesungguhnya seseorang bertanya
kepada Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam: (Ya Rasulullah
shallallahu `alaihi wa sallam), nasihatilah saya. Beliau bersabda :
Jangan engkau marah. Dia menanyakan hal itu berkali-kali, maka beliau
bersabda : Jangan engkau marah. (Riwayat Bukhari)

Hadits ke-17 : Berbuat Baik dalam Segala Urusan
Dari Abu Ya'la Syaddad bin Aus radhiallahu `anhu, dari Rasulullah
shallallahu `alaihi wa sallam bersabda:
Sesungguhnya Allah telah menetapkan perbuatan baik (ihsan) atas segala
sesuatu. Jika kalian membunuh, maka berlakulah baik dalam hal
tersebut. Jika kalian menyembelih, berlakulah baik dalam hal itu.
Hendaklah kalian mengasah pisaunya dan menyenangkan hewan sembelihan.
(Riwayat Muslim)

Hadits ke-26 : Segala Macam Perbuatan Baik adalah Shadaqah
Dari Abu Hurairah radhiallahu `anhu dia berkata : Rasulullah
shallallahu `alaihi wa sallam bersabda :
Setiap anggota tubuh manusia dapat melakukan sedekah. Setiap hari
ketika matahari terbit, lalu engkau berlaku adil terhadap dua orang
(yang bertikai) adalah sedekah. Engkau menolong seseorang yang
berkendaraan, lalu engkau bantu dia untuk naik kendaraannya atau
mengangkatkan barangnya adalah sedekah. Ucapan yang baik adalah
sedekah. Setiap langkah ketika engkau berjalan menuju shalat adalah
sedekah, dan menghilangkan gangguan dari jalan adalah sedekah.
(Riwayat Bukhori dan Muslim)

Hadits ke-36 : Membantu Kesulitan Sesama Muslim
Dari Abu Hurairah radhiallahu `anhu, dari Rasulullah shallallahu
`alaihi wa sallam bersabda :
Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mukmin dari berbagai
kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya
pada hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang
kesulitan, niscaya akan Allah memudahkan baginya di dunia dan akhirat.
Dan siapa yang menutupi (aib) seorang muslim, Allah akan tutupkan
aibnya di dunia dan akhirat. Allah selalu menolong hambanya selama
hambanya menolong saudaranya. Siapa yang menempuh jalan untuk
mendapatkan ilmu, akan Allah mudahkan baginya jalan ke surga. Sebuah
kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah membaca kitab-kitab
Allah dan mempelajarinya diantara mereka, niscaya akan diturunkan
kepada mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka rahmat, dan
mereka dikelilingi malaikat serta Allah sebut-sebut mereka kepada
makhluk di sisi-Nya. Dan siapa yang lambat amalnya, hal itu tidak akan
dipercepat oleh nasabnya.

(2) Budi pekerti luhur itu buah dari shalat. Perwujudan dari keislaman
seseorang itu akhlaknya. Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam
mengajarkan bahwa orang yang shalatnya benar, maka baiklah dia.
Apabila seseorang sudah shalat, namun pekertinya masih belum baik,
berarti shalatnya belum benar. Ini karena shalatnya belum
menjadikannya baik. Jadi, shalatnya belum berfungsi sebagaimana
seharusnya. Mustahil orang yang shalatnya benar, maka perilakunya salah.
(3) Bermacam-macam kemungkinan mengapa shalat belum benar, antara lain
ialah:
- Belum memahami makna bacaan shalat sehingga seakan-akan membaca mantra;
- Belum menganggap bahwa shalat itu berkomunikasi dengan Allah
subhanahu wa ta'ala yang sedang dihadapinya;
- Belum paham makna tuma'ninah;
- Sekadar menganggap shalat itu hanya menggugurkan kewajiban;
- Belum paham bahwa shalat itu pada hakikatnya hanya untuk kebaikan
bagi diri sendiri;
- Kesemuanya terangkum dalam apa yang disebut sebagai "shalatnya belum
khusyuk";
- Belum merasa perlu memikirkan adakah dalil shahih mengenai tata cara
shalat yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam;
- Belum paham bahwa antara iman, islam, dan ihsan itu merupakan suatu
kesatuan yang utuh.

(4) Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam mengajarkan bahwa
mukminlah (bukan sekadar mengaku sebagai muslim) yang mampu mewujudkan
persaudaraan. Selain itu, Allah subhanahu wa ta'ala mewajibkan kita
saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Oleh karena itu, Anda
pun wajib menasihatinya dengan cara yang baik sebagaimana Rasulullah
shallallahu `alaihi wa sallam berikan teladan, yaitu santun,
lemah-lembut, sabar, dan pada waktu yang tepat. Apabila Anda
menasihati dengan cara yang menurutnya kurang baik, maka dia tidak
akan lagi mau mendengarkan nasihat Anda. Bahkan boleh jadi dia
memusuhi Anda. Akibatnya ialah tidak ada lagi orang yang berpeluang
menasihatinya. Dengan kata lain, dia itu sasaran dakwah Anda sehingga
harus diupayakan agar dia tidak menghindar. Mungkin hanya Anda orang
yang berpeluang menasihatinya.

(5) Cara lain yang dapat sekaligus diterapkan ialah memberinya
bahan-bahan bacaan untuk melembutkan/melunakkan hatinya. Tugas kita
hanyalah mengingatkan dan tidak berhak (bahkan tidak mampu) memaksa.
Hanya Allahlah yang mampu membolak-baik hati manusia dan hanya Dialah
yang mampu memberi petunjuk kepada manusia yang telah ditetapkannya.

Semoga Allah subhanahu wa ta'ala memberi kemudahan kepada Anda dalam
berdakwah.
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Abu Farhan


--- In [email protected], "Lisda" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamualaykum warohmatullahi wabarokatuh,
> Saya Lisda Purnama Dewi,
> Saya pernah baca sebuah Hadis bahwa Sholat adalah tiang agama,
barang siapa yang baik Sholatnya maka akan baik amalan amalan yang
lainnya (maaf jika salah)
> saya punya teman satu kantor sebut saja namanya Diah. selama saya
bekerja bersama dia saya selalu melihat dia Sholat 5 waktu pada tepat
waktunya,
> sebelum sholat wajib dia juga melakukan sholat sunah yang lainya dan
mengaji.
> selama saya bersama dia saya, saya sering mendengar dr teman2 yang
lain bahwa mereka sering sekali merasa sakit hati dengan diah
> Mereka bilang juga cr Diah bicara ketus, egois dan tidak peduli dng
Orng2 yg ada disekitarnya yg butuh bantuan. Bhkan teman2 yang lain
pun, mengatakan bahwa dia bukan manusia, karna terkenal egois, mudah
marah, galak, dia juga hanya mau bicara & berkumpul dengan orang 2 yg
dia sukai saja. dan selalu memilih milih teman dalam pergaulan.
> shg suatu saat ada salah satu kawan saya yang berkelahi dengan dia
dengan mengatakan "Diah kamu rajin sholat kok sama manusia jahat, buat
apa kamu sholat!"
> Bukannya saya sering bergunjing, mau tidak mau karna kami bekerja
dalam satu kantor saya menjadi dengar semua ttng apa yg terjadi di sini.
> Saya juga terkadang Berfikir Dia rajin sholat tepat pd waktunya,
mengaji, ttp mengapa hubungan dengan manusia tidak baik?
> sebagai teman satu kantor saya ingin dia tidak bersikap seperti apa
yg kawan2 lain katakan ttng kejelekan dia. tp saya takut dia tidak
terima apalagi dia lebih tua dr saya. walaupun saya tidak merasa saya
benar/lebih baik. saya ingin dia tidak bersikap demikian karna menurut
hati saya apa yang dia lakukan adalh tidak baik.
> yang saya tanyakan dg cara yang bagaimana agar saya bisa sedikit
mengurangi keegoisan dia, Syukur bila saya bisa merubah sikap dia yg
kurang baik..
> kemudian saya merasa sholat yang dia lakukan tidak tercermn dr sikap
dia sehari hari. sama sekali dia tidak seperti orng yang beriman.
> Mengapa dia sholat tp hubungan dengan manusia begitu tidak baik?
> Mohon nasehatnya, sekali lagi maaf bila penyampaian dan kata2 saya
kasar.
> 
> Syukron..

------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke