Ana punya pengalaman yang sama dimana istri ana juga aktif di kajian liqo. 
Ketika saya mulai aktif di kajian salaf, istri ana hanya diam saja dan justru 
menyampaikan kekhawatiran dari teman2nya. Rupanya istri cerita kepada 
teman2nya. Ana meyakinkan pada istri bahwa ana baik2 saja dan tidak perlu 
dikhawatirkan sambil tetap menunjukkan sikap yang baik kepada istri. Ana mulai 
memperbanyak buku2 salaf di rumah sehingga istri penasaran  ikut membaca. 
Memberi beliau hadiah majalah Mawadah setiap bulan. Alhamdulillah saat ini, 
istri sudah rujuk pada manhaj salaf dan setiap minggu ikut kajian rutin di GPE 
Depok2.

Saya berdoa semoga suami ummu mendapat hidayah dan dimudahkan dalam menempuh 
manhaj yang haq.
___________ _________ _________ __
From: Nelly Tsabita Hanifah <tsabi...@gmail. com>
To: assun...@yahoogroup s.com
Sent: Fri, April 9, 2010 10:41:02 PM
Subject: Re: [assunnah] Suami aktif liqo

wa'alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh
ibu, sy ikut berdoa supaya Allah segera membuka hati suami ibu..
semoga kita termasuk hamba-Nya yg ditunjukkan jalan yg lurus..
Pada tanggal 09/04/10, emji_sugi <emji_s...@yahoo. com> menulis:

> assalamu 'alaikum
> suami ana sudah hampir 8 th aktif di liqo pks.bahkan termasuk kader yg 
> potensial.ana sendiri sudah 5 th masih aktif.tp belakangan ini setelah 
> beberapa kali ikut kajian salaf,entahlah sepertiny pikirin ini semakin 
> terbuka.dr awal keterlibatan di liqo pun bnyk hal2 yg bertentangan dengan 
> hati nurani karena kebetulan ana di lahirkan dan di didik dari keluarga yg 
> tegas dlm menjalankan syariat.Akhrny keraguan ini ana kemukakan pada suami.tp 
> suami sepertinya tidak berkenan dan menganggap pikiran ana sudah di cuci oleh 
> paham2 salafy.semakin kemari ana merasa semakin 'berbeda'dengan

> suami.dia memang tidak melarang ana ikut kajian salaf,akan tetapi ada dlm 
> hati kecil ini menginginkan agar suamipun ikut bertholabul ilmi di kajian 
> tersebut,karena ana sebagai istri merasa bahwa suami sudah semakin jauh 
> keterlibtannya dalam aktifitas hizbiyah,di tambah lagi sikap terhadap 
> murrobinya yg terkadang sangat taat sehingga terkesan taqlid terlebih lg 
> sikap murrobinya sendiri yg tidak suka jika muridnya ikut kajian salaf.

> ana mohon pencerahannya, karena sungguh tidak nyaman dalam keadaan seperti 
> ini.
> wassalam..
> ummu akmal

Kirim email ke