Assalamu 'alaikum warohmatullahi wabarikatuhu, � Ikhwan rohimakumullah, Mengenai orang-orang muslim maka nasibnya setelah mati adalah mutlak ditangan Allah Ta'ala, karena hadits mengatakan tidaklah seseorang itu masuk surga karena amalnya, lalu sahabat bertanya," tidak juga engkau ya Rasulullah (sholallahu 'alaihi wa sallam)?, Nabi sholallahu 'alaihi wa sallam menjawab," tidak juga aku!". seseorang memasuki surga adalah karena kasih sayang Allah Ta'ala. (Hadits Shohih, coba cek di Riyadhush sholihin).
Namun dalam hadits qudsi yang shohih, Allah Ta'ala berfirman bahwa aku haramkan kezholiman atas diriku. maka Allah Ta'ala tidak akan pernah zholim, barang siapa yang ta'at kepada Allah Ta'ala dan Rasulnya sholallahu 'alaihi wa sallam maka adalah orang yang beruntung (atau mendapat keberuntungan yang besar, "faqod fazaa fauzan azhiima"), keberuntungan apa yang lebih besar kecuali mendapatkan kasih sayang Allah Ta'ala di akhirat nanti. Wallahu a'lam. Sedangkan orang-orang kafir, musyrikin, munafiqin adalah mereka akan kekal di neraka. banyak nash-nash yang shorih berbicara tentang ini dalam Al-qur'an dan Al-hadits, antum tinggal mentadaburinya secara sabar. Insya Allah Ta'ala akan dimudahkan jalan itu oleh Allah Ta'ala. Ini adalah dalil tentang ketetapan kekalnya orang yang mati dalam keadaan kafir, musyrik, dan munafiq di dalam neraka. dari sini bisa diambil dalil pengertian kebalikannya (mafhum mukholafah) bahwasanya yang selain itu (selain yang mati kafir, musyrik dan munafiq) tidak kekal di neraka. maka orang-orang yang dia telah memeluk Islam, menjadi muslim, mu'min, maka mereka tidak kekal di neraka. apakah mereka akan mendapat siksa di neraka dikarenakan dosa-dosanya atau diampuni? maka jawabnya adalah tahta masyi-atillah (di bawah kehendak Allah Ta'ala), jika Allah Ta'ala berkehendak maka dia diampuni dosa-dosanya, atau jika Allah Ta'ala berkehendak maka akan disiksa di neraka sesuai dosa-dosanya. dalil-dalil shorih mengenai tidak kekalnya seorang muslim di neraka, yakni dia dimasukkan ke dalam neraka karena dosa-dosanya lalu diangkat ke dalam surga banyak bertebaran di dalam kitab-kitab hadits, salah satunya adalah yang diriwayatkan dalan shohih bukhori tentang penduduk neraka dari orang muslim yang terakhir diangkat ke surga. antum bisa rujuk ke kitab tersebut. sedangkan perkataan ahli kitab dalam surat al-baqoroh: 80 yang artinya tidak akan api neraka menyentuh kami kecuali dalam beberapa hari saja yang telah ditentukan. maka coba antum tadaburi ayat tersebut secara utuh, antum tadaburi ayat berikutnya yang berisi sangkalan dari Allah Ta'ala mengenai perkataan mereka tersebut. bahkan mereka dikatakan mengatakan sesuatu tentang Allah Ta'ala yang tidak mereka ketahui hakikatnya. karena hakikatnya sebenarnya adalah mereka kekal di dalam neraka. bahkan jika Allah Ta'ala menentang mereka yang mengatakan demikian, untuk meminta mati jika memang mereka yakin akan perkataan mereka (coba cek 2: 94-95), dan di 2: 161-162 maka disitu terdapat penetapan tentang kekalnya orang kafir (baik dari kalangan ahli kitab yakni yahudi dan nashroni, maupun yang lainnya)�di dalam neraka. mudah-mudahan Allah Ta'ala memudahkan jalan ana dan antum rohimakumullah untuk mendatangi majalis ilmu. wallahu musta'an. semoga bermanfaat. wa salamu 'alaikum. abu yusuf hafidz --- On Mon, 5/3/10, zuria_sutami <[email protected]> wrote: From: zuria_sutami <[email protected]> Subject: [assunnah] Re: Apakah masuk neraka dahulu? To: [email protected] Date: Monday, May 3, 2010, 2:25 AM Assalamu'alaikum Mengenai hidup sesudah nabi, dapat dibaca di At Tadzkirah fii Ajwaali Mautaa wa Umuuri Al Akhirat, Imam Syamsuddin al Qurthubi (maaf, untuk terjemahannya saya lupa penerbitnya) Insya allah lengkap Wasalam --- In assun...@yahoogroup s.com, alif syahroni <ihsan_saroni@ ...> wrote: > > Assalaamu'alaykum > Sewaktu masih sekolah saya diajarkan oleh guru kalau nanti di akhirat setiap > orang islam yang berdosa akan dimasukkan ke neraka terlebih dahulu untuk > menghapuskan semua dosanya ,barulah ia diangkat dan dimasukkan ke dalam surga. > Yang saya pertanyakan adalah adakah dalil yang menyebut demikian??? > Karena kalau tak salah saya pernah membaca dalam Al-Qur'an kalau orang yahudi > dan nasrani juga berkata kalau mereka tak akan disentuh api neraka kecuali > hanya sebentar saja. > > Dan bagaimana dengan orang yang menerima catatan amalnya dengan tangan kanan > karena timbangan kejahatannya lebih ringan dari kebaikannya, apakah ia juga > harus dimasukkan dulu kedalam neraka untuk menghapus dosanya yang telah > dilakukan?? > > Mohon penjelasannya. .. > > Abu Shoghir
