Assalamu'alaykum,

Akhy Abu Shoghir,

Artikel yang dimaksud oleh akhy Victor bisa dibaca di 
http://majalah-assunnah.com pada bagian tafsir.

Wassalamu'alaikum.

-Abu Hanif-

--- In [email protected], Victor Johnson <ibnu.jalalud...@...> wrote:
>
> Wa'alaikum salam,
>
> Terdapat ayat yg berkaitan dgn pertanyaan. Qs Maryam: 71-72, yang artinya:
>
> "Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yg tdk mendatanginya
> (neraka). Hal itu bagi Rabb-mu adalah suatu ketentuan yg sudah
> ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yg bertaqwa
> dan membiarkan orang-orang zhalim di dalam (neraka) dalam keadaan
> berlutut."
>
> Mengenai kalimat "Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yg tdk
> mendatanginya (neraka)", Syaikh 'Abdul Muhsin hafizhahullah menyatakan
> bahwa penafsiran paling populer mengenai ayat di atas ada dua
> pendapat.
> Pertama, semua memasuki neraka, akan tetapi mereka (kaum Mukminin)
> tidak mengalami bahaya.
> Kedua, mereka semua melewati shirath (jembatan) sesuai dgn kadar amal
> shalehnya. Jembatan ini terbentang di atas permukaan neraka Jahannam.
> Jadi, orang yg melewatinya dikatakan telah mendatangi neraka.
> Penafsiran ini dinukil Ibnu Katsir rahimahullah dari Ibnu Mas'ud
> radiyallahuanhu.
>
> Dari dua pendapat ini, Imam Ibnul Abil 'Izzi rahimahullah memandang
> bahwa pendapat kedua itulah yang paling kuat dan rajih. Beliau
> berkata: "Ulama tafsir berbeda pendapat mengenai pengertian al-wurud
> (mendatangi) dalam firman Allah Surat Maryam ayat 71, manakah pendapat
> yang benar? Pendapat yang paling jelas dan lebih kuat adalah melintasi
> shirath."
>
> Lebih jelas lagi silahkan membaca rubik Tafsir majalah As-Sunnah no.09
> edisi Dzulhijjah 1430H / Desember 2009 berjudul 'Semua Akan Memasuki
> Neraka' oleh ust. 'Ashim bin Musthafa, Lc
>
> Semoga bermanfaat
>
> On 5/4/10, Abu Hafidz <abu_tsala...@...> wrote:
> > Assalamu 'alaikum warohmatullahi wabarikatuhu,
> >
> > Ikhwan rohimakumullah,
> >
> > Mengenai orang-orang muslim maka nasibnya setelah mati adalah mutlak
> > ditangan Allah Ta'ala, karena hadits mengatakan tidaklah seseorang itu masuk
> > surga karena amalnya, lalu sahabat bertanya," tidak juga engkau ya
> > Rasulullah (sholallahu 'alaihi wa sallam)?, Nabi sholallahu 'alaihi wa
> > sallam menjawab," tidak juga aku!". seseorang memasuki surga adalah karena
> > kasih sayang Allah Ta'ala. (Hadits Shohih, coba cek di Riyadhush sholihin).
> >
> > Namun dalam hadits qudsi yang shohih, Allah Ta'ala berfirman bahwa aku
> > haramkan kezholiman atas diriku. maka Allah Ta'ala tidak akan pernah zholim,
> > barang siapa yang ta'at kepada Allah Ta'ala dan Rasulnya sholallahu 'alaihi
> > wa sallam maka adalah orang yang beruntung (atau mendapat keberuntungan yang
> > besar, "faqod fazaa fauzan azhiima"), keberuntungan apa yang lebih besar
> > kecuali mendapatkan kasih sayang Allah Ta'ala di akhirat nanti. Wallahu
> > a'lam.
> >
> > Sedangkan orang-orang kafir, musyrikin, munafiqin adalah mereka akan kekal
> > di neraka. banyak nash-nash yang shorih berbicara tentang ini dalam
> > Al-qur'an dan Al-hadits, antum tinggal mentadaburinya secara sabar. Insya
> > Allah Ta'ala akan dimudahkan jalan itu oleh Allah Ta'ala. Ini adalah dalil
> > tentang ketetapan kekalnya orang yang mati dalam keadaan kafir, musyrik, dan
> > munafiq di dalam neraka. dari sini bisa diambil dalil pengertian
> > kebalikannya (mafhum mukholafah) bahwasanya yang selain itu (selain yang
> > mati kafir, musyrik dan munafiq) tidak kekal di neraka. maka orang-orang
> > yang dia telah memeluk Islam, menjadi muslim, mu'min, maka mereka tidak
> > kekal di neraka.
> >
> > apakah mereka akan mendapat siksa di neraka dikarenakan dosa-dosanya atau
> > diampuni? maka jawabnya adalah tahta masyi-atillah (di bawah kehendak Allah
> > Ta'ala), jika Allah Ta'ala berkehendak maka dia diampuni dosa-dosanya, atau
> > jika Allah Ta'ala berkehendak maka akan disiksa di neraka sesuai
> > dosa-dosanya. dalil-dalil shorih mengenai tidak kekalnya seorang muslim di
> > neraka, yakni dia dimasukkan ke dalam neraka karena dosa-dosanya lalu
> > diangkat ke dalam surga banyak bertebaran di dalam kitab-kitab hadits, salah
> > satunya adalah yang diriwayatkan dalan shohih bukhori tentang penduduk
> > neraka dari orang muslim yang terakhir diangkat ke surga. antum bisa rujuk
> > ke kitab tersebut.
> >
> > sedangkan perkataan ahli kitab dalam surat al-baqoroh: 80 yang artinya tidak
> > akan api neraka menyentuh kami kecuali dalam beberapa hari saja yang telah
> > ditentukan. maka coba antum tadaburi ayat tersebut secara utuh, antum
> > tadaburi ayat berikutnya yang berisi sangkalan dari Allah Ta'ala mengenai
> > perkataan mereka tersebut. bahkan mereka dikatakan mengatakan sesuatu
> > tentang Allah Ta'ala yang tidak mereka ketahui hakikatnya. karena hakikatnya
> > sebenarnya adalah mereka kekal di dalam neraka. bahkan jika Allah Ta'ala
> > menentang mereka yang mengatakan demikian, untuk meminta mati jika memang
> > mereka yakin akan perkataan mereka (coba cek 2: 94-95), dan di 2: 161-162
> > maka disitu terdapat penetapan tentang kekalnya orang kafir (baik dari
> > kalangan ahli kitab yakni yahudi dan nashroni, maupun yang lainnya) di dalam
> > neraka.
> >
> > mudah-mudahan Allah Ta'ala memudahkan jalan ana dan antum rohimakumullah
> > untuk mendatangi majalis ilmu. wallahu musta'an.
> >
> > semoga bermanfaat.
> >
> > wa salamu 'alaikum.
> >
> > abu yusuf hafidz
> >
> > --- On Mon, 5/3/10, zuria_sutami <zuria_sut...@...> wrote:
> >
> > From: zuria_sutami <zuria_sut...@...>
> > Subject: [assunnah] Re: Apakah masuk neraka dahulu?
> > To: [email protected]
> > Date: Monday, May 3, 2010, 2:25 AM
> >
> > Assalamu'alaikum
> >
> > Mengenai hidup sesudah nabi, dapat dibaca di At Tadzkirah fii Ajwaali Mautaa
> > wa Umuuri Al Akhirat, Imam Syamsuddin al Qurthubi (maaf, untuk terjemahannya
> > saya lupa penerbitnya)
> > Insya allah lengkap
> >
> > Wasalam
> >
> > --- In assun...@yahoogroup s.com, alif syahroni <ihsan_saroni@ ...> wrote:
> >>
> >> Assalaamu'alaykum
> >> Sewaktu masih sekolah saya diajarkan oleh guru kalau nanti di akhirat
> >> setiap orang islam yang berdosa akan dimasukkan ke neraka terlebih dahulu
> >> untuk menghapuskan semua dosanya ,barulah ia diangkat dan dimasukkan ke
> >> dalam surga.
> >> Yang saya pertanyakan adalah adakah dalil yang menyebut demikian???
> >> Karena kalau tak salah saya pernah membaca dalam Al-Qur'an kalau orang
> >> yahudi dan nasrani juga berkata kalau mereka tak akan disentuh api neraka
> >> kecuali hanya sebentar saja.
> >>
> >> Dan bagaimana dengan orang yang menerima catatan amalnya dengan tangan
> >> kanan karena timbangan kejahatannya lebih ringan dari kebaikannya, apakah
> >> ia juga harus dimasukkan dulu kedalam neraka untuk menghapus dosanya yang
> >> telah dilakukan??
> >>
> >> Mohon penjelasannya. ..
> >>
> >> Abu Shoghir
> --
> Victor Johnson
> Instrument Engineer
> Still Freelence
> HP: +62 816 489 5990

Kirim email ke