Afwan, Sedikit nimbrung, hal ini pernah ditanyakan di Rodja kepada Ustadz Badrussalam. Beliau mengatakan, redaksi Hadist yang shohih kurang lebih adalah sebagai berikut: "...potonglah kumis, pelihara janggut, dan selisihi orang2 majusi" Ini hadist yang lebih shohih, jadi yang diselisihi adalah orang2 Majusi (penyembah api) bukan orang kafir (yahudi, nasrani, musyrikin). Mengapa menyelisihi hanya orang majusi? bukan orang kafir secara keseluruhan? ini karena orang2 kafir nasrani, yahudi, pada saat itu jg memelihara jenggot, memelihara jenggot ini adalah sunnah para nabi2 terdahulu, bukan hanya sunnah Rasululloh, silahkan antum cek di Al Qur'an dan yang menceritakan bagaimana Nabi Harun berkata kepada Nabi Musa agar tidak menarik janggutnya, dan juga kisah Nabi Isa, Ibrahim, dll yang kesemuanya memiliki janggut sehingga sunnah berjanggut pun diikuti oleh kaum kafir nasrani dan yahudi. Afwan ana tidak menyertakan ayat2 atau hadist2 atau atsar2 mengenai janggut2 para nabi terdahulu. Sementara kaum majusi mencukur habis janggut mereka dan memelihara lebat kumis mereka, inilah perintah untuk menyelisihi kaum kafir majusi oleh Rosululloh.
Namun, jikapun menggunakan dalil menyelisihi orang kafir kita pakai, jelas hujjah Murobi tersebut benar2 jauh dari akal pikiran dan logika manusia yang bisa berfikir. Di kantor ana tidak satupun orang kafir yang berjenggot, bagaimana mungkin statemen murobi tersebut mengenai orang kafir yang jg berjenggot bisa mewakili hal ini? coba kumpulkan saja di jalan2 orang2 yang berjenggot sejumlah 10 orang misalkan, ana yakin kita akan sulit menemukan dari 10 orang tersebut adalah orang kafir. Dan tolong tanyakan kepada murobi tsb, apakah menyelisihi orang kafir hanya pada jenggot? Bukankah Rasululloh banyak menyelisihi orang kafir dari berbagai macam hal? jika demikian, banyak rekan kantor ana yang kafir sering mengatakan Alhamdulillah dan InsyaAllah ketika berkomunikasi, ini sudah menjadi kebiasaan mereka dan hal ini sudah mahfum, kafir nasrani sangat menyukai meniru-niru apa2 yang ada dalam islam salah satunya ucapan hamdalah dan insyaAllah bahkan bismillah, tanyakan bagaimana kita menyelisihi perkataan Alhamdulillah, Insya Allah, dan bismillah mereka? Jenggot, adalah satu dari 10 fitrah manusia yang tidak boleh diubah (ana pernah dengar hal ini dari Ustadz Abdul Hakim), dimana jenggot adalah fitrah bagi kaum laki2 yang membedakan mereka dengan wanita, namun bukan berarti laki2 yang tidak dikaruniai jenggot berusaha melakukan upaya2 menumbuhkan jenggot, ini tidak perlu. Dan juga bisa ditampakkan sebagai identitas kita bahwa kita seorang muslim, banyak hadist2 Rasululloh yang menegaskan mengenai wajibnya memelihara jenggot. Apakah kita malu menampilkan keislaman kita? dengan berjenggot? bukan untuk riya tapi memelihara jenggot juga termasuk syiar agama, menampakkan sunnah dan jika niat nya Lillahi Ta'ala insyaAllah menguatkan kita untuk taat kepada perintah Allah dan menjauhi larangan NYA. InsyaAllah, Amin ya Rob. Afwan jika ada yang salah. Walaikumsalam warohmatullohi wabarokatuh. 2010/5/31 <[email protected]> > Walaikum salam. Jawabannya, menurut seorang ustad Rodja, sederhana. Apakah > jika orang2 kafir itu ramai2 masuk Islam, apakah kita juga akan tanggalkan > agama kita? > Powered by Telkomsel BlackBerry® > -----Original Message----- > From: alif syahroni <[email protected] <ihsan_saroni%40yahoo.co.id> > > > Sender: [email protected] <assunnah%40yahoogroups.com> > Date: Mon, 31 May 2010 14:02:16 > To: <[email protected] <assunnah%40yahoogroups.com>> > Reply-To: [email protected] <assunnah%40yahoogroups.com> > Subject: [assunnah] Orang kafir juga berjenggot > > Assalaamu'alaykum > Saya mau tanya tentang hukum memelihara jenggot dalam kondisi sekarang ini. > > Murobbi di liqo pernah bilang tentang masalah memelihara jenggot di zaman > sekarang ini, dalam mensikapi hadist yang memerintahkan muslim memelihara > jenggot harus kita lihat sebab musabab hadist ini turun. > Beliau bilang kalau sebab hadist ini turun adalah karena untuk menyelisihi > orang kafir yang pada saat itu orang-orang kafir memotong janggut dan > memanjangkan kumis. > > Sedang pada saat ini orang-orang kafir yahudi, nasrani dan musyrik banyak > yang memanjangkan jenggot. > > Jadi beliau bilang untuk saat ini menghukum wajibya berjenggot adalah tidak > tepat, karena yang kita selisihi juga berjenggot. > > Bagaimana pendapat ikhwah sekalian tentang masalah ini? > Mohon pencerahannya ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Berhenti berlangganan: [email protected] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
