Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Ana mau tanya tentang hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, yang berbunyi:
ada dua kebahagiaan yang didapatkan oleh orang yang berpuasa yaitu kebahagian 
waktu berbuka dan kebahagian bertemu dengan Allah.
Apakah hadis ini sahih, dan apa maksud dari kebahagian bertemu dg Allah, apakah 
di dunia ini atau di akhirat kelak?
Ana tanyakan ini karena ana lagi didkusi dengan seorang pengikut tarekat 
akmaliyah yang mengatakan dia bisa bertemu Allah kapan saja karena dia sudah 
tahu hakikat, makrifat dan asmaul sifat Allah.
Ana bilang bertemu dengan Allah itu nanti kalau sudah di akhirat , tapi dia 
berdalih dengan hadis Abu hurairah ini.  


Mohon penjelasannya  dari anggota milis ini.

Wassalam,

Abu Naufal


Kirim email ke