السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
Menurut hemat saya apa yg disampaikan pak salamun benar adanya, bahwa keberangkatan haji sebaiknya hindari diri dari kegiatan "pat gulipat" seperti itu. Bila kita yakini bahwa haji adalah untuk Allah semata, maka niscaya hati kecil kita akan menolak cara2 yg tidak baik. Kedua,dalam hal haji dg ustadz tertentu sbgm disampaikan pak salamun, saya berpendapat sah2 saja. Seringkali diantara kita ada yg mendapatkan kemantapan dg ustadz tertentu karena cara beliau membimbing mengena di hati. Dalam hal penginapan pun boleh jadi jamaah membutuhkan kenyamanan karena alasan keudzuran, jadi tgt bgm niat dr jamaah dalm memilih kbih nya begitu pula dg niat dari kbih tssb dalam berikan "paket" tsb Smg ada manfaatnya والسلام عليكم Mochtar Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone PEMALSUAN PASPORT TIDAK MEMPENGARUHI KESHAHAN IBADAH HAJI Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin http://almanhaj.or.id/content/2275/slash/0 Pertanyaan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apa hukum ibadah haji orang yang pergi haji dengan menggunakan passport palsu? Jawaban Ibadah hajinya sah, sebab pemalsuan passport itu sama sekali tidak mempengaruhi ke-sah-an ibadah haji, namun ia berdosa, wajib bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta�ala dan mengganti nama palsunya (di passport) dengan nama aslinya agar tidak terjadi pengelabuan terhadap para petugas dan supaya kewajiban-kewajibannya yang harus ia tunaikan dengan nama aslinya tidak terabaikan lantaran nama kedua berbeda dengan nama pertamanya. Dengan cara seperti itu berarti ia telah memakan harta secara tidak benar (batil) yang dibarengi dengan kedustaan di dalam pemalsuan nama. Pada kesempatan yang baik ini, saya nasehatkan kepada saudara-saudaraku, bahwa masalah ini bukan masalah yang sederhana bagi mereka yang melakukan pemalsuan nama (pada passport) dan menggunakan nama lain demi mendapatkan kemudahan dari negara atau kemudahan lainnya. Sebab itu adalah tindakan pengelabuan di dalam bermu�amalah, kedustaan dan kecurangan, penipuan terhadap para petugas dan penguasa. Hendaklah mereka ketahui bahwa barangsiapa yang bertaqwa (takut) kepada Allah Subhanahu wa Ta�ala niscaya Allah memberikan jalan keluar baginya dan memberikannya rizki dari arah yang tidak ia duga, barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah memudahkan urusannya, dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta�ala dan mengatakan yang benar niscaya Allah memperbaiki amalannya dan mengampuni dosa-dosanya. [Syaikh Ibnu Utsaimin, Fatwa seputar rukun Islam, hal.572] -----Original Message----- From: Dr.Salamun Sastra <[email protected]> Date: Tue, 22 Feb 2011 00:28:15 Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Saudara-saudaraku sekalian, sangat penting kita membahas masalah ini : 1.Sebetulnya pemerintah sudah mengadakan nperaturan keberangkatan Hajji yang sejujur-jujurnya bagi mereka yang berniat menggunakan fasilitas ONH resmi. Kuota Indonesia adalah 200.000 orang tiap tahun dan tidak bisa memenuhi permintaan warga untuk melaksanakan ibadah haji dengan ONH.Sehingga setiap pendaftar harus menunggu sampai 4-5 tahun, karena calon ada 1 juta orang. 2. Dari mereka yang tidak jadi berangkat jkarena alasan yang sudah disepakati, maka seharusnya diisi oleh nomor urut berikutnya. Ini yang paling benar dan jujur. Siapa yang tidak jadi berangfkat serta siapa yang harusnya menggantikan, hanya panitia dari DEPAG yang tahu. Disinilah letak masalahnya yaitu mental korup pejabat atau juga mental aji mumpung. 3.Keluarga anda yang bekerja di Depag dan faham tentang masalahg kekosongan seat tersebut telah memanfaatkan pengetahuanya serta posisi dan kekuasaannya untuk keuntungan bagi anda yang menjadi keluarganya. Ini masih bagus, seat tersebut bisa juga dimanfaatkan untuk mendapat keuntungan lain baik berupa materi maupun organisasi. 4. Sekarang silahkan anda renungkan bila anda dalam posisi mereka yang seharusnya bisa berangkat dengan menggantikan tempat yang tidak jadi berangkat berdasarkan urutan (anda sudah menunggu lima tahun), tapi tempat anda diambil orang lain, karena orang tersebut mempunyai koneksi orang dalam. Silahkan anda berfikir dengan baik, berangkatlah menunaikan ibadah Hajji dengan baik, Insha Allah, anda akan menjadi Hajji mabrur, Amiin. 5. Kalau mau lebih adil lagi, tidak ada ibadah haji dengan sistim ONH plus, ONH plus plus. Silahkan anda melihat iklan di koran misalnya : sangat menggelikan penawarannya; ibadah Haji dengan Ustadz tertentu; ibadah Haji dengan hoitel bintang lima dlsbnya, Masya Allah, bukan ibadahnya yang diutamakan. Juga para pendakwah itu koq tidak malu ya bahwa namanya dikomersialkan. Wassalam Prof DR Dr KH Salamun Sastra Pemimpin PPM Darul Ihsan From: [email protected] Date: Mon, 21 Feb 2011 11:54:59 +0700 Assalamu'alaikum warahhmatullahi wabarakatuh InsyaAllah tahun ini saya dan istri akan mendaftar untuk naik haji, Namun setelah konfirmasi ke petugas depag bahwa untuk haji di wilayah jawa timur,jika mendaftar tahun ini maka rencana berangkat hajinya tahun 2018 atau 2019. Kebetulan ada saudara bekerja di Depag yang mengurusi masalah haji, Saudara tersebut bisa membantu memajukan keberangkatan haji menjadi tahun 2013 atau 2014. Ini bisa dilakukan karena biasanya ada calon jamaah haji yang akan berangkat sebelum 2014 yang dicancel karena meninggal atau sakit. Bagaimana hukumnya kondisi tersebut? Mohon masukannya. Allohu a'lam.. Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh. Kholiq Imam ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Berhenti berlangganan: [email protected] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
