Wa'alaykumussalaam warahmatullaahi wa barokaatuh.

Bahkan sepengetahuan ana, akhi, memperlama sujud terakhir dalam sholat
itu dalilnya tidak kuat.

Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin pernah ditanya,

“Apakah diperkenankan memperpanjang sujud terakhir dari rukun shalat
lainnya, di dalamnya seseorang memperbanyak do’a dan istighfar? Apakah
shalat menjadi cacat jika seseorang memperlama sujud terakhir?”

Beliau rahimahullah menjawab,

“Memperpanjang sujud terakhir ketika shalat bukanlah termasuk sunnah
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena yang disunnahkan  adalah
seseorang melakukan shalat antara ruku’, bangkit dari ruku’ (i’tidal),
sujud dan duduk antara dua sujud itu hampir sama lamanya.

Sebagaimana hal ini dijelaskan dalam hadits Baro’ bin ‘Azib, ia
berkata, “Aku pernah shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam. Aku mendapati bahwa berdiri, ruku’, sujud, duduk beliau
sebelum salam dan berpaling, semuanya hampir sama (lamanya). ”

Inilah yang afdhol. Akan tetapi ada tempat do’a selain sujud yaitu
setelah tasyahud (sebelum salam). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
ketika mengajarkan ‘Abdullah bin Mas’ud tasyahud, beliau bersabda,
“Kemudian setelah tasyahud, terserah padamu berdo’a dengan doa apa
saja”. Maka berdo’alah ketika itu sedikit atau pun lama setelah
tasyahud akhir sebelum salam. (Fatawa Nur ‘ala Ad Darb, kaset no. 376,
side B)

Dalam Fatawa Al Islamiyah (1/258), Syaikh ‘Abdullah Al Jibrin
rahimahullah berkata, “Aku tidak mengetahui adanya dalil yang
menyebutkan untuk memperlama sujud terakhir dalam shalat. Yang
disebutkan dalam berbagai hadits, rukun shalat atau keadaan lainnya
itu hampir sama lamanya.”

Syaikh ‘Abdullah Al Jibrin rahimahullah juga menjelaskan, “Aku tidak
mengetahui adanya dalil yang menganjurkan untuk memperlama sujud
terakhir dalam shalat. Akan tetapi, memang sebagian imam melakukan
seperti ini sebagai isyarat pada makmum bahwa ketika itu adalah
raka’at terakhir atau ketika itu adalah amalan terkahir dalam shalat.
Karenanya, mereka pun memperpanjang sujud ketika itu. Dari sinilah,
mereka maksudkan agar para jama’ah tahu bahwa setelah itu adalah duduk
terakhir yaitu duduk tasyahud akhir. Namun alasan semacam ini tidaklah
menjadi sebab dianjurkan memperpanjang sujud terakhir ketika itu.”
(Fatawa Syaikh Ibnu Jibrin, Ahkam Qoth’ush Sholah, Fatawa no. 2046
dari website beliau).

Selengkapnya bisa dilihat di sini:
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/adakah-anjuran-memperlama-sujud-terakhir-untuk-berdo%E2%80%99a.html

Copy-annya: 
http://akhisaad.blogspot.com/2011/01/file-203-memperlama-sujud-terakhir.html

Wallaahu a'lam.
Semoga bisa sedikit membantu ..

Pada tanggal 09/03/11, Zulfadhli, <[email protected]> menulis:
> Assalamu ‘alaikum,
>
> Ikhwatal Islam,
>
> Mohon ajarkan, apakah dibenarkan dalam ibadah shalat berjamaah seorang
> makmum melakukan sujud terakhir (sblm tahyat) berlama-lama pdhl imam sdh
> duduk tasyahud akhir (bhkn lama sujudnya -+ setengah dr lamanya imam duduk
> tasyahud akhir). Sependek yg saya tahu mmg ada Hadits Nabi Shalallahu alaihi
> wassalam yg menganjurkan agar kita bersujud agak lama pd sujud terakhir dlm
> shalat tp apakah ini pantas dilakukan ketika kita bermakmum kpd imam? Apakah
> ini tdk termasuk tindakan âtdk patuh kpd imam? Apakah tindakan ini tdk
> berpotensi mendorong pelakunya terkena talbis iblis yaitu riya, berupa
> perasaan akan/ingin dipuji org sebab dianggap lbh shaleh krn lbh lama
> sujudnya. Selain itu tindakan ini sgt menyolok krn hanya dilakukan oleh satu
> atau dua org di tgh barisan shaf shalat kaum muslimin, tdk tertutup
> kemungkinan mengganggu kekhusuan shalat makmum yg lain.
>
> Salam,
>
>
> Abu Sakinah
>


-- 
“Al-‘Ilmu Qoblal Qoul wal ‘Amal”

Ilmu Dulu Sebelum Berkata dan Berbuat


------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke