السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُاللهِ وَ بَرَكَاتُهُ
Rasullah bersabda : barang siapa yang mengikuti kebiasaan suatu kaum mak dia termasuk daripadanya .HR. Abu Daud dan hadits ini Shahih. Tukar cincin adalah kebiasaan yg dilakukan orang2 kufar. Sehingga hukumnya haram mengikuti kebiasaan mereka. Dan hal dalam adab2 hukum nikah telah di contohkan oleh Rasullah. Wallahu 'alamu bi showab. 3.Tukar Cincin http://almanhaj.or.id/content/3052/slash/0 Sudah merupakan tradisi para pemuda dan pemudi kita sekarang ialah melakukan tukar cincin disaat tunangan mereka, padahal ini jelas-jelas merupakan tasyabuh (latah/menyeruapi) dengan orang-orang kafir, musuh Allah. Bahkan di antara mereka berkeyakinan bahwa akad pernikahan telah terikat dengan cincin tersebut. Tidak cukup sampai disitu, lebih parah lagi biasanya cincin yang dipakai pelamar laki-laki terbuat dari emas, padahal ini diharamkan berdasarkan dalil-dalil yang banyak sekali, di antaranya hadits Abdullah Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melihat seorang laki-laki memakai cincin emas ditangannya, Rasulullah n pun mencabut dan melemparnya (cincinnya) seraya bersabda: �Salah seorang diantara kalian sengaja mengambil bara api, lalu di ameletakkannya ditangannya.� Tatkala Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berpaling, dikatakan kepada sahabat tersebut: �Ambillah dan manfaatkan cincin tersebut�. Dia menjawab: �Tidak...!!! demi Allah selamanya aku tidak akan mengambilnya karena Rasulullah n telah melemparkannya.� [HR. Muslim no. 2090] Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani berkata dalam �Adab Az-Zifaf: 212�: �Perbuatan ini di samping merupakan tasyabuh (latah/menyerupai) dengan orang kafir, karena memang kebiasaan ini berasal dari budaya kaum Nasrani, juga merupakan budaya klasik, di mana calon mempelai laki-laki memakaikan cincin pada ibu jari kiri mempelai wanita sambil berkata: �Dengan nama Tuhan�, kemudian dipindahkan ke jari telunjuk dengan mengatakan: �dengan nama anak�, kemudian dipindahkan lagi ke jari tengah sambil berkata: �dengan nama ruh Qudus�, dan ketika mengatakan amiin diletakkan di jari manis hingga berakhir�. Silakan baca juga Kiat-Kiat Menuju Keluarga Sakinah http://almanhaj.or.id/content/2863/slash/0 Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: andhika kameswara <[email protected]> Date: Tue, 14 Jun 2011 00:04:30 T\Subject: Re: [assunnah] Tanya Nikah Assalaamu'alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh Mohon maaf saya menambahkan pertanyaan. Katanya dalam ISLAM tidak ada namanya cincin nikah dan kenapa letaknya ada di jari manis, infonya ini adalah adat dari agama kristen. Benarkah hal ini?. Mohon info lebih lanjut dari saudara2ku di sini yang lebih berilmu. Jazakumullooh khairon Wassalaamu'alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh dhika ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Berhenti berlangganan: [email protected] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
