Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Akhi Fillah,
Yg pertama sebelum nimbrung, mohon nama email address antum diganti duong!, mosok namanya 'Sory ya, gue apus email lo',... Gak asyik.. Nih. Pertanyaan berikutnya, ahsan seorang ahli ilmu, yg menjawab, afwan. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. LSH Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Sory ya, gue apus email lo" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 15 Feb 2012 01:35:33 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [assunnah] Tanya: Berbakti kepada ibu atau suami? Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu Kepada yang terhormat pengasuh milis as sunnah, Mohon jawaban yang sejelas-jelasnya dari masalah berumah tangga dengan kondisi sebagai berikut: - Jika ada seorang ikhwan menikah dengan seorang akhwat, tinggal di rumah ibu dari pihak akhwat. - Ibu dari pihak akhwat tinggal seorang diri karena sang suami telah meninggal terlebih dulu. - Hingga pada suatu waktu sang suami mengajak sang istri untuk pindah DARI rumah sang ibu mertua KE rumah sendiri. - Sang suami merasa lebih "at home" tinggal di rumah sendiri dari pada di rumah ibu mertua. - Sang ibu mertua keberatan kalau anak perempuannya yang sudah menikah pindah. - Sang istri memohon kepada sang suami untuk menunda pindah ke rumah sendiri dengan alasan keberatan sang ibu. - Sebagai tambahan Allah Ta'ala telah karuniakan anak kepada pasangan suami istri ini. Adapun pertanyaannya adalah sebagai berikut: 1. Apakah sang istri berdosa jika menunda ajakan suami pindah ke rumah sendiri karena tidak tega melihat sang ibu tinggal sendiri? 2. Apakah sang ibu berdosa menahan anak perempuannya yang sudah menikah untuk menunda ikut suami pindah ke rumah sendiri? 3. Apakah sang suami berdosa jika tetap memaksakan pindah ke rumah sendiri walaupun sang istri keberatan tidak tega melihat sang ibu tinggal sendiri? 4. Adakah pilihan-pilihan solusi yang bisa ditawarkan menyelesaikan masalah rumah tangga seperti di atas menurut tuntunan al Qur'an dan sunnah yang shahih? Terima kasih atas jawaban pengasuh. Jazakallahu khairal jazai. Ichsan Muchtar
