From: [email protected]
Date: Tue, 17 Apr 2012 15:49:03 +0800 





Assalamu'alaykum...Ana dapati sebagian dari makmum masbuk tatkala posisi imam 
sedang sujud atau tahiyat , makmum yang baru datang, langsung menyesuaikan 
posisi imam, tanpa mendahuluinya dengan takbir..Padahal sholat sendiri mulai 
dari takbir dan berakhir dgn salam. Adakah contoh dari Nabi dan  sahabat nabi 
serta salaful umah pada kasus tersbut. Bagaimana hukum sholat makmum tersebut 
pada keadaan demikian? 
Jazakumullahu khair.
>>>>>>>>>>>>>
 
ORANG YANG KHAWATIR KETINGGALAN RUKU’, BOLEHKAH MELAKUKAN TAKBIRATUL IKHRAM 
SEKALIGUS TAKBIR UNTUK RUKU’ http://almanhaj.or.id/content/2312/slash/0
Pertanyaan
Syaikh Abdul Aziz bin Abdulah bin Baz ditanya : Apa hukum tergesa-gesa ketika 
mau masuk ke dalam shalat jama’ah yang imamnya sedang ruku? Dan cukupkah kita 
mengucapkan satu kali takbir yaitu takbiratul ikhram sekaligus takbir ruku’ 
karena waktunya yang mendesak?

Jawaban
Disyari’atkan bagi seorang mukmin untuk berjalan menuju jama’ah dengan tenang 
dan tidak tergesa-gesa, walaupun saat itu imam sedang ruku’, sebagaimana yang 
diperintahkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jika dia masih 
berkesempatan mendapatkan ruku’nya imam, maka alhamdulillah. Dan jika tidak 
keburu, maka dia harus menambah satu raka’at lagi.

Apabila seorang makmum mendapatkan ruku’nya imam, maka dia dianggap mendapat 
satu raka’at. Inilah pendapat yang benar dari jumhur ulama. Dan dalam keadaan 
seperti ini, dia tidak wajib membaca Al-Fatihah. Hal ini berdasarkan hadits Abu 
Bakrah As-Saqafi Radhiyallahu ‘anhu. (sebagaimana terdapat dalam soal di atas, 
pent).

Jika diperkirakan dia akan ketinggalan dari ruku’nya imam, maka dia boleh 
takbir sekali saja (takbiratul ikhram sekaligus takbir ruku’). Tapi yang lebih 
baik dan lebih utama adalah takbir dua kali (takbiratul ikhram dan takbir 
ruku’). Dengan cara seperti ini dia bisa keluar dari perselisihan diantara para 
ulama, yaitu para ulama yang mewajibkan takbiratul ikhram dan takbir untuk 
ruku’. Dan juga para ulama yang mewajibkan takbiratul ikhram ketika berdiri 
sebelum ruku’. Karena takbiratul ikhram wajib dikerjakan pada waktu berdiri.

Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Penolong.
 
Pertanyaan
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Saya masuk masjid dan saat itu 
jama’ah sedang ruku’. Apakah dalam keadaan seperti ini, saya harus membaca 
takbiratul ikhram dan takbir ruku’ (membaca dua takbir?). Dan haruskan saya 
membaca do’a isftitah.

Jawab.
Apabila seorang muslim masuk masjid dan imam sedang ruku’, maka dia harus ikut 
ruku bersama imam dengan dua kali takbir, yaitu takbiratul ihram kemudian dia 
berhenti, lalu takbir untuk ruku’ ketika dia membungkukkan badannya untuk 
ruku’. Dan dalam keadaan seperti ini, dia tidak usah membaca doa iftitah dan 
Al-Fatihah karena sempitnya waktu.

Dalam hal ini dia terhitung mendapat satu raka’at. Hal ini berdasarkan hadits 
Abu Bakrah As-Saqafi Radhiyallahu ‘anhu di dalam Shahih Bukhari.

“Bahwa pada suatu hari dia masuk masjid dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam 
(beserta para jama’ah) sedang ruku’. Lalu Abu Bakrah Radhiyallahu ‘anhu ruku’ 
sebelum sampai shaf. Kemudian (sambil ruku’) dia berjalan menuju shaf. (setelah 
selesai shalat) Nabi bersabda kepadanya ; Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala 
menambah semangatmu (dalam kebaikan) tapi jangan diulang lagi” [HR Abu Dawud : 
586]

Dan ternyata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menyuruh Abu Bakrah 
Radhiyallahu ‘anhu menambah satu rakaat lagi. Hal ini menunjukkan bawha orang 
yang masuk dalam shalat jama’ah ketika imam sedang ruku’, dia dihitung mendapat 
satu raka’at. Dan juga menunjukkan bahwa kita tidak boleh ruku’ sendirian di 
belakang shaf. Tapi harus masuk dulu ke dalam shaf, baru kita ruku’, walaupun 
hal ini bisa menyebabkan kita tertinggal (dari ruku’nya imam). Hal ini 
berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepad Abu Bakrah 
Radhiyallahu ‘anhu.

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menambah semangatmu (dalam kebaikan) tapi 
jangan diulang lagi”

Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Penolong




                                          

Kirim email ke