From: [email protected]
Date: Sun, 4 Aug 2013 22:09:27 +0700 




Bismillah,
Saat berziarah kubur kita diperintahkan untuk tidak memakai alas kaki saat 
berada di pemakaman.
Sejak mengetahui hal ini saya jadi tidak pernah lagi berziarah ke makam ayah 
saya, karena kondisi tanah makam yang tidak aman untuk kaki telanjang, berbatu 
tajam dan kadang ada pecahan kaca.
Bagaimana sebaiknya? Mohon masukan dan dalilnya.
Jazakallah
>>>>>>>>>>>>>>>>

 

16. Dibenci berjalan di atas kuburan dengan mengenakan alas kaki tanpa ada 
udzur. Namun apabila ada udzur, seperti tempatnya sangat panas atau terdapat 
banyak duri, maka tidak mengapa berjalan dengan mengenakan sandal. Didalam 
hadits Basyir bin Nahik (bekas budak Rasulullah), ia berkata:

بَيْنَمَا أَنَا أُمَاشِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ... 
فَإِذَا رَجُلٌ يَمْشِي فِي الْقُبُورِ عَلَيْهِ نَعْلَانِ فَقَالَ يَا صَاحِبَ 
السِّبْتِيَّتَيْنِ وَيْحَكَ أَلْقِ سِبْتِيَّتَيْكَ فَنَظَرَ الرَّجُلُ فَلَمَّا 
عَرَفَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَلَعَهُمَا فَرَمَى 
بِهِمَا (رواه أبو داود)

Ketika aku berjalan bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam , 
tiba-tiba ada seseorang yang berjalan di kuburan dengan mengenakan sandal. 
Kemudian Beliau bersabda: “Wahai, orang yang mengenakan sandal! Celakalah 
engkau! Lepaskanlah dua sandalmu!” Kemudian lelaki tersebut melihat sandalnya. 
ketika dia melihat Rasulullah melepas sandalnya, maka dia melepas dan melempar 
kedua sandalnya. [HR Abu Dawud, dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani].

Selengkapnya baca di 
http://almanhaj.or.id/content/3071/slash/0/bimbingan-mengurus-jenazah-2/

 

Ziarah Kubur
Disyari’atkan untuk berziarah kubur agar kita bisa mengambil pelajaran darinya 
dan agar kita lebih mengingat akhirat, tetapi dengan syarat tidak mengucapkan 
di sisi kuburan apa-apa yang dimurkai Allah, seperti berdo’a kepada penghuni 
kubur, beristi-ghatsah dengan selain Allah dan yang semisal dengan hal-hal 
tersebut.

Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu anhuma, ia berkata, 
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

إِنِّي نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُوْرِ فَزُوْرُوهَا فَاِنَّ فِيْهَا 
عِبْرَةٌ وَلاَ تَقُوْلُوْا مَا يُسْخِطُ الرَّبُّ.

“Dahulu aku pernah melarang kalian untuk berziarah kubur, dan sekarang 
ziarahlah kalian karena padanya terdapat pelajaran dan janganlah kalian 
mengucapkan kata-kata yang dimurkai Allah.” [8]

Dalam permasalahan ini, wanita sama seperti laki-laki, yaitu keduanya 
disunnahkan untuk berziarah kubur, disebabkan keikutsertaan mereka dengan 
laki-laki dalam sebab (alasan) yang karenanya disyari’atkan ziarah kubur. Juga 
berdasarkan hadits tentang do’a ketika berziarah, bahwasanya ‘Aisyah 
Radhiyallahu anhuma bertanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam 
tentang apa yang harus ia ucapkan saat berziarah, maka beliau pun mengajarinya 
do’a ziarah kubur dan saat itu beliau tidak melarangnya untuk berziarah. Juga 
beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menjelaskan kepadanya bahwa tidak 
disyari’atkan bagi kaum wanita ziarah kubur.

Hal-Hal Yang Haram Dilakukan Di Sisi Kuburan:
1. Menyembelih hewan dengan niat mengharapkan wajah Allah. Hal ini berdasarkan 
sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam :

لاَ عَقَرَ فِي اْلإِسْلاَمِ.

“Tidak ada sembelihan (untuk dijadikan sesajen) dalam Islam.”

‘Abdurrazzaq bin Hisyam berkata, “Dahulu mereka menyembelih sapi dan kambing di 
atas kuburan.” [9]

2 - 6. Beberapa perkara yang tercantum dalam hadits berikut ini:
Dari Jabir Radhiyallahu anhu, ia berkata:

نَهَى رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجَصَّصَ الْقَبْرُ 
وَأَنْ يُقْعَدَ عَلَيْهِ وَأَنْ يُبْنَى عَلَيْهِ أَوْ يُزَادَ عَلَيْهِ أَوْ 
يُكْتَبَ عَلَيْهِ.

“Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang (1) mengapur kuburan, (2) 
duduk di atasnya, (3) membangunnya atau (5) menambah ketinggiannya, juga (6) 
menulis di atasnya.” [10]

7.Shalat menghadap kuburan, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa 
sallam : 

لاَ تُصَلُّوا إِلَى القُبُوْرِ...

“Janganlah kalian shalat menghadap ke kuburan…” [11]

Selengkapnya baca di 
http://almanhaj.or.id/content/1482/slash/0/taziyah-melawat-keluarga-mayit-ziarah-kubur/

 

Wallahu Ta'ala A'lam 




                                          

Kirim email ke