Projection system merupakan bagian dari THX certification di bioskop yang THX 
certified.  Terutama di bagian fokus serta brightness.  Kriteria persisnya 
bagaimana saya tidak 100% yakin karena training saya adalah untuk kalibrasi dan 
design bioskop rumah.
 
Salam,
David Susilo

Coming to Indonesia in October 2009
Book Your ISF Calibration Seminar Today
3-day seminar/exam
hosted by Joel Silver (ISF Founder) & David Susilo (Calibrator / Photographer)
 
 
[total solutions] for your home cinema and marketing needs
[email protected]
 
take a gander atwww.davidsusilo.com 
 
 
 

To: [email protected]: [email protected]: Thu, 22 Jan 2009 
14:48:59 +0700Subject: RE: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop

Pa Eep bukannya THX itu sistem tata suara, shg tidak ada hubungannya dengan 
proyektor?Mungkin yg dimaksud adalah film dgn tata suara DTS. Namun itu pun 
dengan pembcaan disc yg super cepat seperti sekarang, pergantian proyektor (yg 
berarti pergantian pembacaan data) dapat diatasi.Disc readernya bisa segera 
mencari di mana data suara yg tepat supaya sinkron dgn gambar.Itu pengetahuan 
saya, tapi mungkin Pa David atau Pa Kek .... (siapa itu? yg instalataor 
Megablitz) bisa lebih jelaskan.cheers,winbert

To: [email protected]: [email protected]: Thu, 22 Jan 2009 
14:26:39 +0700Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop


kalau ga salah bioskop THX ga boleh pake dua projector nyambung gitu, kudu pake 
satu platter..bener ga pak david?iful_17sb wrote:> he he he ...boleh tau nonton 
dibioskop mana, mas?> > Bahkan kadang2, saya juga menjumpai hal spt ini di 
bioskop kelas atas> sekalipun. Pengen rasanya berteriak kalo sedang nonton film 
tapi > gambarnya tidak focus dng benar.> > Tapi anehnya, tidak semua penonton 
yg menunjukkan rasa ketidakpuasan.> Rasanya,... soal ketidakperdulian si 
operator projector untuk memantau> kualitas selama pertunjukan 
berlangsung....di'dukung' sama penonton yg> tidak 'cerewet' terhadap kualitas 
teknis. > > Selain masalah focus, masalah yg kerap mengganggu menonton di 
bioskop> adalah: > > - pergantian dari projector I ke projector II yg 
keseringan tidak mulus.> > - salah satu kanal suara mati (intermitten) atau 
'mbrebet'(biasanya> bioskop kelas 'murah'. Yg spt ini umumnya penonton kagak 
perduli> (maklumlah bukan audiophile).> > - pintu keluar sdh dibuka menjelang 
beberapa menit film mau habis. Yg> jadi masalah kalo pas pintu keluar ada 
tempat GAME...walah suara> brisik masuk deh. Padahal etika nonton film 
sebenarnya adalah sampai> 'credit title' selesai, kalaupun penonton mau keluar 
ya silahkan aja> tapi bioskop 'berkewajiban' mempresentasikan sampai selesai.> 
> (ada yg mau nambah kan?)> > Yu' buat kegiatan atau aktifitas mereview secara 
teknis dari sisi> penonton (konsumen) gedung2 bioskop di indonesia...kayaknya 
seru nih.> Bahkan majalah2 film...sedikit sekali menyinggung appresiasi cara> 
menikmati bioskop secara teknis selain menonton bioskop sebagai> interaksi 
sosial.> > Bagi saya , seharusnya bioskop memeberikan hiburan audio-visual yg> 
berkualitas dan pas secara teknis ke penonton. Karena di bioskop lah> suatu 
film untuk pertama kali dipresentasikan dng totalitas, sebelum> didistribusi ke 
media lain (Bluray, DVD, Cable TV.... dst) > > salam> iful> > --- In 
[email protected], "Winbert Hutahaean" <winb...@...> wrote:>>>> maunya 
sih bioskop rame terus, sehingga industri film jalan.>>>> Tapi belakangan saya 
merasakan (atau mungkin sensitifitas mata saya> mulai meningkat) bahwa focus di 
proyektor hampir semua cinema tidak tepat.>> Semalam saya menonton "Yes Man" 
(funny film though!) dan sangat> terganggu dengan fokus yg lari khususnya pada 
objek yg jauh. Mungkin> karena kebanyakan orang hanya melihat objek yg dekat 
(close-up) maka> tdk merasakan hal ini.>> Sementara saya dalam menonton di 
layar lebar selalu meluaskan> pandangan pada objek lain di layar.>> Saya sampai 
lari ke belakang tempat projectionist menunggu projector> dan meminta untuk di 
fine focus.>> Akhirnya dilakukan dia dan film menjadi sangat pin sharp!.>>>> 
Enak menontonnya.>>>> Tapi ternyata subtitle (teks) menjadi sedikit 
blur.....>>>> Saya baru menyadari bahwa selama ini hampir semuaprojectionis di> 
Cineplex memfokuskan sorotan projektornya pada subtitle.>> Seharusnya pada 
gambar dong!.>>>> Subtitle kan walau (sedikit) blur, tetap terbaca, tapi kalau 
gambar> yg blur...ya jangan.>> ps: BTW juga sekarang kok bohlam projectornya 
menunjukkan flicker> (kedap-kedip) ...kenapa ya? walau sedikit, namun jika pas 
imagenya> sangat bright...menjadi mengganggu. Pa David bisa kasih masukan?>> 
thanks,>>>> winbert>>> > > > ------------------------------------> > Yahoo! 
Groups Links> > > > -- Eep S. 
Maqdir--------------------------------www.eepinside.com, www.inifotoku.comYM: 
esmaqdir, Powered by Thunderbird & MacBook Pro







Make the most of what you can do on your PC and the Web, just the way you want. 
Windows Live 

Kirim email ke