Yth. Rekan2 LP3B,
Pada Harian Bisnis Indonesia tanggal 21-10-2002
diberitakan bahwa menurut Dirut PLN Eddie Widodo Suwondo,
hampir semua BBM ( Bahan Bakar Minyak ) yang diterima oleh
PLN dari PERTAMINA tercemar Air Laut, dan hal ini membuat
mesin-mesin pembangkit Listrik Tenaga Diesel yang berbahan
bakar Solar cepat rusak. Hal ini disampaikan oleh Eddie
Widodo Suwondo pada Kunjungan Menko Perekonomian Dorojatun
KuntjoroJakti ke Pembangkit PLTU Suralaya, Cilegon.
Pencemaran Solar dari PERTAMINA ini belum diketahui
penyebabnya. Salah satu penyebabnya, kemungkinan besar
terjadi akibat masuknya air laut dari Ombak besar di laut
atau melalui saluran pipa minyak dari Kapal yang
dihubungkan ke Generator di Darat.
Kejadian pencemaran seperti itu, menurut Dirut PLN Eddie
W. Suwondo
berarti ada yang ndablek ( tidak beres ). Kemudian,
Direktur Usaha Hilir Pertamina, Muchsin, menyarankan PLN
melakukan komplain ke PERTAMINA sehingga dapat diusut dan
ditindaklajuti kasus pencemaran ini.
Komentar dari saya :
Minyak Solarnya terkontaminasi Air Laut maka berbahaya
bagi mesin PLTGU-nya, dan jika air laut terkontaminasi
minyak solar dalam jumlah besar juga berbahaya bagi
lingkungan dan masyarakat pesisirnya.
Bagaimana menurut pendapat Anda ?
Salam,
N.Sudarma
=========================================================================
Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah masing-masing Rp 250.000 tunai.
=========================================================================
--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
Publikasi : http://www.lp3b.or.id
Arsip : http://bali.lp3b.or.id
Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
- [bali] Re: BBM untuk PLN terkontaminasi Air Laut Sudarma
- [bali] Re: BBM untuk PLN terkontaminasi Air Laut Gde Wisnaya Wisna
- [bali] Re: BBM untuk PLN terkontaminasi Air Lau... nimadewidiasari
