Pak Sudarma yth,

Usul yang selalu susah di laksanakan :

1. Setiap kepala divisi di PTD harus mampu menjual minimum 1 ( satu )
pesawat terbang per tahun, sekali lagi cukup satu saja.
Kalau bisa tetap menjadi kepala divisi dan itu target yang tidak muluk,
kemudian hitung berapa kepala divisi atau setingkatnya di PTD, saya
yakin lebih dari 15 orang...., baru namanya kepala divisi di PTD
Sederhanakan teori yang ada, karena saya tahu karyawan PTD mampu membuat
pesawat tersebut lebih dari jumlah itu pe tahun....

2. Konsentrasilah PTD di pembuatan, penjualan dan pemeliharaan pesawat
terbang, suku cadang dsbgnya , agar airliner / customer PTD bias
mengoperasikan pesawat yang dia beli ibarat angkot, dan jangan sampai CN
235 atau 212 yang grounded

Terimakasih

Ketut Teja

-----Original Message-----
From: Sudarma [mailto:[EMAIL PROTECTED]] 
Sent: 16 January, 2003 10:25 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [bali] Re: Bagaimana kelanjutan ide ' Waste to energy"-nya ?

Yth. Pak M.Wirata,

saya pikir, ide "waste to energy" dari PT Dirgantara 
Indonesia tersebut sangat bagus. Seperti saran saya 
terdahulu, sebaiknya ide ini dikembangkan, misalnya sbb :

1. PT.Dirgantara Indonesia jual solusi ( barang + 
technology + financing arrangement) pada PEMDA.
2. PEMDA menyetujuinya dengan syarat: (a) pada lahan tidak 
produktif dan tidak daerah wisata, (b)masyarakat 
sekitarnya berkenan, (c) dalam kerangka " sustainable 
Development" yang meminimisasi pengerusakan lingkungan.   
3. Karena PEMDA tidak akan cukup uang untuk bayar "Waste 
to Energy" yang cukup baik dan andal, maka kita carikan 
alternati-alternatif pembiayaan dari International Finance 
Corp. or Agency ( IDA, ADB, UNDP, etc.) dengan konsep LEC 
( Loan/grant for environmental Conservation in accordance 
with UN's Sustainable Development ), dimana baik 
"Feasibility Study, proposal, and credit arrangement" dan 
pengurusannya dilaksanakan oleh PT DI dan LP3B.

Pada tgl 21-22 Januari akan ada sidang RI & CGI di Bali 
dengan topik bahasan menggali konsep-konsep pembiayaan 
modern sbb:
1. DSC ( Debt Swap for Forest Conservation )
2. DSE ( Debt Swap for Education )
3. Bagaimana kalau ditambah "Debt Swap for underwater 
living conservation ? ", dst

Mungkinkah kita bisa menyelisipkan " Waste To Energy" ini 
pada meeting RI & CGI ini ?

Salam, Sudarma


On Wed, 15 Jan 2003 19:04:19 +0700
  Made Wirata <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>Yth Pak Gde Wisnaya,
>
>Saya juga terima kasih untuk segala layanan yang baik 
>Anda dan temen-temen Panitia lainnya serta Pak Sudarma 
>selama di Bali. Mudah-mudahan suasana seperti itu dapat 
>berlanjut, minimal saya dan rekan lain dari Bandung dapat 
>ikut berpartisipasi dalam pembangunan di Buleleng 
>khususnya.
>Sekali lagi trims juga untuk fotonya.
>
>MW
========================================================================
===========
Meriahkan Hari Valentine Anda dan Ikuti Lomba Design Kartu Eletronik
dengan Tema Valentine 
========================================================================
===========

--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>




--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke