Saya juga punya pikiran seperti Pak Robin Hood ( eh maaf salah ketik,
kebancut kaya ijin prinsip PLTGU ). Saya waktu itu, ingin tertawa
terbahak-bahak, tapi malu dihadapan anggota Dewan yang terhormat.Yang saya
rasakan lucu adalah sbb :
1. Saya tidak kebagian minum padahal saya duduk didepan ( barangkali karena
saya tidak pakai dasi ).
2. Bupati Buleleng tidak hadir, hanya diwakili oleh Deputy-nya. Wow,
pembangunan PLTGU yang begitu kontroversi, DPRD Bali capek-capek
memfasilitasi, Bupati Buleleng, malah tidak hadir.
3. Koran Bali Post pagi ini memuat berita bahwa Bupati Buleleng telah
mempersilakan IP untuk memulai pembangunan phisik sedangkan Deputy-nya (
locally called : Wakil Bupati ) bersedia mengakomodasi hasil pertemuan di
DPRD Bali, terbukti ( kata koran ) setuju dibentuk Tim Kecil.
4. Bagimana berhati-hatinya Ka Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ( Bapak Prof.
DR.Ir. Pitana ) memberikan penjelasan tentang "Kawasab Wisata", saking
berhati-hatinya beliau dengan teliti membacakan lengkap pasal-pasal
Undang-undang tentang Kepariwisataan dengan bantuan Laptopnya.
Pada akhir penjelasannya beliau mengatakan ( mudah-mudahan tidak salah
petik ) : bahwa dikawasan pariwisata yang terbuka ( maksudnya barangkali
Lovina adalah kawasan terbuka, tidak tertutup atau ekslusif) masih bisa ada
kegiatan lain seperti sawah, pura,yang sifatnya "mendukung".Lalu beliau
mengatakan bahwa "listrik mendukung pariwisata". Itu benar sekali, bahwa
listrik sangat mendukung pariwisata. It is out of question. No argue about
that. Sayang Pak Pitana,  berheti sampai disitu, selanjutnya beliau
mengatakan tentang dampak lingkungannya diserahkan kepada Bapeldada.
Sedangkan  agendanya adalah apakah PLTGU ini kalau dibangunan dikawasan
pariwisata, bertentangan apa tidak.Disitu nampaknya Pak Pitana super
berhati-hati, tapi kami dapat memahami posisi beliau. Kalau beliau bicara
sebagai dosen, tidak sebagai Ka Diparda, yang dihadapannya ada surat
Gubernur, yang katanya disebut Ijin prinsip, barangkali akan berkata lain.
Thanks Pak Pitana, you are very smart.
Tapi, kalau kalimat Pak Pitana diartikan bahwa listrik mendukung pariwisata
dan PLTGU adalah menghasilkan listrik sehingga PLTGU juga mendukung
pariwisata sehingga dengan demikian bisa dibangun dikawasan wisata, maka
leluconnya akan menjadi lebih panjang lagi. Pariwisata perlu semen sehingga
perlu dibangun pabrik semen dikawasan wisata, hotel perlu daging babi maka
perlu ada peternakan babi dikawasan wisata, dan
....................seterusnya. Lalu kalau demikian logikanya, untuk apa
bikin kawasan wisata? Lebih baik bikin Perda tentang BOLEH - BOLEH saja.
Nampaknya ceitra ini akan masih berjalan panjang. Nantinya, waktu yang
menentukan, siapa yang benar dan salah. Time is the best judge but at that
time everything will be too late because damage has been done and then we
will be sorry.
Demikian friends, it is not the end of the world, cheer up.
Hadirin yang tidak kebagian minuman.
Nyoman Suwela
----- Original Message -----
From: "edi robin" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, January 29, 2003 5:32 PM
Subject: [bali] (no subject)


> Apakah Tim Kecil Mampu...?
>
> Perkembangan terakhir PLTGU Pemaron adalah dibentuknya
> Tim Kecil yang diprakarsai DPRD Bali ( Agus Suradnyana
> ) Setelah beberapa serangan yang di lancarkan "BUldog"
> kepada Indonesia Power pada pertemuan Hari Rabu (
> 29/1) nampaknya lampu hijau untuk "menggusur" proyek
> itu dari Pemaron nampak jelas. Tetapi yang perlu
> dicermati adalah sejauh mana kewenangan Tim Kecil ini
> berpengaruh terhadap Ijin Prinsip Gubernur yang sudah
> kadung dikantongi Indonesia Power. Atau mungkin akan
> ada permainan baru di Tim Kecil Ini ? kita tunggu....
>
> robin
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Everything you'll ever need on one web page
> from News and Sport to Email and Music Charts
> http://uk.my.yahoo.com
>
> --
> Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
>
> Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
> Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
> Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
> Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>


----------------------------------------------------------------------------
 Ikuti polling TELKOM Memo 166 di www.plasa.com dan menangkan hadiah masing-masing Rp 
250.000 tunai
 ----------------------------------------------------------------------------

--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke