Bangsing yang di Bandung, Sampun rawuh saking gumi turise ? Ok, saya rasa ide anda menarik untuk dibahas, yaitu tentang meditasi. Bisa jadi meditasi memang dapat berfungsi untuk meningkatkan daya tahan seseorang terhadap perubahan yang dihadapinya. Tidak dapat dipungkiri, bahwa Bali sedang berubah, namun manusianya kelihatan belum siap menghadapi perubahan tersebut. Akhirnya terjadilah kebingungan yang luar biasa, yang tidak terselesaikan secara arif, dan kemudian bermuara pada antara lain kekerasan, kemarahan serta ketamakan pada sumber-sumber ekonomi.
Meditasi mungkin bisa memperlambat proses dari kebingungan menjadi konfrontasi, atau bahkan diharapkan bisa melebur kebingungan menjadi kesadaran. Hari ini saya membaca di Radar Bali, bahwa dalam rangka Tumpek Landep kemarin (15/11/03) ada orang Bali yang membuatkan banten untuk mobil remote control yang lagi trendi sekarang ini. Pertanyaan saya adalah: apakah ini sebuah gejala kebingungan masyarakat ? Namun kalau kita mau objektif, sebenarnya bukan hanya masyarakat Bali yang kebingungan akan perubahan jaman ini, tetapi juga masyarakat di luar Bali. Kita juga baca di koran bagaimana sebuah sekte di Bandung percaya dan menanti kiamat pada tanggal 10 nopember yang lalu. Kiamat untuk mereka memang akhirnya datang, ketika mereka diciduk oleh polisi dan diangkut dengan truk. Saya kira masing-masing oranglah yang perlu menyiapkan diri menghadapi perubahan ini, jangan sampai kebingungan yang tidak dikelola dengan baik membawa dampak buruk untuk diri sendiri maupun masyarakat. Rahajeng Wisnaya ----- Original Message ----- From: "Nyoman Bangsing" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Sunday, November 16, 2003 2:58 PM Subject: [bali] Re: kasus bali akhir ini sebuah gejala perubahan sosio-kultur > Teman-teman LP3B ysh. > > Saya turut mengucapkan selamat buat Ibu Made Widiasari, semoga tetap > suntuk memikirkan lingkungan. > Menurut hemat saya, Ibu Made mesti bersyukur karena mempunyai kepekaan > yang belum tentu orang lain miliki. Tinggal bagaimana Ibu Made > memanfaatkan kelebihan yang dimiliki. > > Buat Gde Wisnaya, saya menilai sangat positif dengan kegiatan Pelatihan > Manajemen Konflik yang diadakan oleh LP3B. Rasanya Bali terutama Buleleng > memerlukan lebih dari itu. Mungkin ada baiknya bila LP3B memprakarsai > latihan Meditasi di Buleleng. LP3B bisa menghubungi Ibu Ketut Suryani. > Mudah-mudahan beliau masih mempunyai waktu untuk memberikan pelatihan di > Buleleng. LP3B juga bisa menghubungi orang lain, saya kira banyak yang > ahli meditasi di Bali. Kenapa perlu Meditasi ? > Saya menduga masyarakat Bali stress-nya tinggi, jadi perlu latihan yang > bisa mengkompensasi stress yang ada. > Kita lihat saja kasus desa Petandakan. Di Balipost juga saya baca ada > konflik intern di Puri Pemecutan, dan satu orang korban meninggal dunia. > Mungkin kita bisa mengajukan pertanyaan, kenapa masyrakat Bali semakin > beringas ? Kenapa gampang sekali pedang yang bicara ? > Perkiraan saya, komunikasi diantara sesama kita kurang baik, kesadaran > hukum masyarakat kita masih rendah, serta kemampuan memanage konflik di > kalangan kita masih kurang bagus. > > Ada satu hal yang perlu kita sadari bersama. Selama ini demikian banyak > pujian yang dialamatkan untuk orang Bali. Orang Bali baik, jujur, ramah, > toleran, Bali aman dsb. Nampaknya kita mesti sadar, bahwa hal itu tidak > lain adalah image yang dibangun pihak luar untuk Bali. Tujuannya jelas untuk > kepentingan pariwisata, dimana pariwisata pada dasarnya menjual image. > Bila kita terlena dengan image yang dibangun pihak luar ini, maka > kita akan kebingungan, tidak habis pikir, kenapa terjadi kasus di desa > Petandakan, kenapa terjadi kasus seperti di Puri Pemecutan ? > Kita sebagai orang Bali mesti sadar, kita mesti lebih sering bercermin > diri. Jangan-jangan memang itulah wajah asli kita ! > Selama ini kita hanya belajar satu bahasa yaitu bahasa kekerasan. > > Ngiring asapunika dumun, benjang pungkur malih wawanin. > > Salam sejahtera dari > Nyoman Bangsing > > > > > > > > > -- > Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. > > Publikasi : http://www.lp3b.or.id > Arsip : http://bali.lp3b.or.id > Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> > Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> > Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]> Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
