selamat gini hari om swastyastu. mei kemarin saya ikut pameran di senayan (diundang oleh dept pertanian, UKM sektor lingkungan, kami bergerak di pembuatan kompos). dipameran ada perwakilan dari bali dengan stan yang nyaris tak laris karena tak ada isinya serta penjelasan yang tak memadai dari membersnya. saya tanya, bagaimana bali melihat go organic 2010 saat ini, mereka malah nanya.....program apa itu? dipameran itu saya ketemu orang dari UNDP dan MOTOA dan tanya ttg peran nya di bali, kesannya adalah....ada duit...baru ada action....setelahnya ...dibiarkan berlalu tanpa kesan ... mereka sekarang sangat pilih2 rekanan. saya ngubungi tokoh organik di bali atas refferensi embak widi (makasi ya embak), saya telpon dan kami saling cerita yang lumayan lama, kesan saya bahwa tokoh2 bali tak peduli dengan lingkungan bali, tak ada gerakan nyata yang menuju ke arah yang fokus dan berkesinambungan menuju bali go organic 2010, si swasta dibiarkan bergerak sendiri mengorganikkan bali (padahal menurut saya tugas itu adalah kerjaannya pemda, aneh kan?) sekelumit cerita diatas membuat saya untuk menimbang kembali untuk membantu bali dari rantau....saya tak punya tenaga besar untuk bisa membuat daerah saya (tulikup/gianyar dan manggissari/jembrana) keluar dari masalah lingkungan. hutan di negara sudah hampir habis dan mereka sepertinya tak merasa bahwa hutan sudah menuju kehabisan pohon. tulikup adalah desa tertimur dari gianyar juga begitu....adalah daerah yang tak punya tenaga untuk kembangkan ekonomi.....kecuali sebagai daerah penghasil batu bata.....desa yang semakin susut ketinggiannya karena tanahnya dijual dalam bentuk batu bata yang harganya nyaris murah.....tak ada diversifikasi product. kira2 begitu..... tujuan saya menulis ini adalah untuk membuat jaringan, hingga saya yang sementara ini masih mekuli di jakarta bisa sedikit kontribusi ke tanah leluhur dengan kerjasama yang berkesinambungan dan nyata. yang saya bisa lakukan saat ini adalah pembuatan kompos murah meriah nutrisi tinggi untuk menolong petani agar mandiri terhadap pupuk buatan yang semakin mahal dan merusak lingkungan. adakah yang bergerak di sektor pemasaran hasil tani, mengelola keuangan petani dengan konsep keterbukaan, saya dengan singapura masih perlu banyak sayur organik, minyak sereh untuk additive kendaraan dll. siapa yang bisa saya ajak untuk merealisasikan ide2 ini? (saya coba untuk tak banyak basa-basi, actian nyata mengatas namakan ngayah sebagai bentuk pelayanan ke tanah leluhur.....rasanya sangat perlu dilakukan, klasik dan basi kata2 ini ...semoga masih ada gunanya) saya minta maaf atas keterus terangan ini. saya senang bisa masuk milis ini dengan harapan ada tempat untuk bisa berbuat sesuatu. semoga kita diijinkan untuk bisa melayani sesama dengan sebaik-baiknya. shantih, sriguru msm pak wijaya, sampean kemana?...juli awal mungkin saya ke bali...bisakah kita ketemu ?
________________________________ From: [EMAIL PROTECTED] on behalf of Asana Viebeke Lengkong Sent: Fri 6/15/2007 2:44 PM To: [email protected] Subject: [bali] Re: [RE]Re: TPA Besakih dan budidaya Di Badan Pelatihan Pertanian di Sesetan No. 248 ... duh Sesetan kan panjang ya... kalau jaman dulu kita kalau ngomong kan daerah jadi aku juga bingung ah... Di Kuta aja dimana aku besar, sekarang bingung dengan nama jalan... biasanya di dauh, dangin, dajan, delod banjar atau dangin Mbo Kempu, dauh Men Rideng, dajan Pan Kantor.... dll... sekarang jalan abimanyu lah, jalan mataram lah..... wah bingung deh..... maklum KUI..... Ok aku nanti kabarin beritanya... ya..... senang sekali kali ada orang bali di luar bali peduli dengan Bali.....sering sering kasi pengetahuan ke sini ya..... vieb ----- Original Message ----- From: ngurah beni setiawan <mailto:[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Friday, June 15, 2007 3:27 PM Subject: [bali] [RE]Re: TPA Besakih dan budidaya ## mba Vieb masalah TPA Besakih in baru wacana atau gimana gimana toh? mohon info. Btw, di sesetan?? sebelah mana tuh? kebetulan saya juga tinggal di sesetan tuh, maksudnya rumah ada disana, sekarang mah ti jakarta atuh... kalo ada waktu, hasil di sesetan di posting di milis yah.. salam kenal.. ## mba Widi iya nih...aku belum gede-gede juga...hehehe...piss Rahajeng, Ngurah Beni Setiawan please refer to http://ngurah-setiawan.blogspot.com <http://ngurah-setiawan.blogspot.com> ---------[ Received Mail Content ]---------- Subject : [bali] Re: TPA Besakih dan budidaya Date : Fri, 15 Jun 2007 14:25:45 +0800 From : "Asana Viebeke Lengkong" <[EMAIL PROTECTED]> To : <[email protected]> Soal TPA Besakih ini memang harus ada 'public dialog' dan dimulai dengan LSM lingkungan di Bali. Besok WALHI akan ada public dialog di Sesetan masalah Perubahan Iklim dan kemudian di teruskan dengan dialog soal dampak pariwisata. Tapi soal TPA di Besakih saya belum dengar ada LSM yang JENGAH, padahal ini bisa kita hubungkan dengan masalah HILIR - LOLOAN YEH POH. Saya setuju dengan Widi soal mangementnya, kalau bagus nggak masalah kan dan juga kalau monitoring disertai dengan kesadaran masyarakat sekitar wah afdol deh jadinya.... jadi sekarang yang mau di ambil dulu apa? Kalau pendapat ku : koordinasi para LSM Lingkungan dulu, kalau sudah paham dan pacuk... identifikasi masalah dll.... mulai menghubungi Bu Suji yang banyak kali berantem ama aku tetapi tetap sayang..... Lalu listing action plannya - apa dan siapa yang melaksanakan.... Aku hubungi WALHI barusan dan juga GUS, tinggal Bali Fokus saja... karena Widi dengan Clean Upnya udah tau.... Coba besok aku bawa ke forum dulu waktu ketemuan, trus buat kan panitia kecilnya... apa tuh istilahnya.... kalau paling bagus sih kordinatornya si Ngurah Arthadana dan Agung dari Walhi karena mereka kordinatornya Forum peduli Loloan Yeh Poh..... aku hanya fasilitator saja.... wantah pengayah..... OK ya.... Widi, mungkin bisa di list permasalahan dan list dampak serta mungkin problem solving mekanismnya.....? Jadi bisa di bicarakan terbuka besok.... vieb ----- Original Message ----- From: "nimade widiasari" To: Sent: Friday, June 15, 2007 1:20 PM Subject: [bali] Re: TPA Besakih dan budidaya > Besakih dulu di handle Bapedalda. > Clean up pernah buat program di lempuyang. > Coba nanti saya diskusikan dengan Bu Suji dan DKPLH > Karangasem. > TPA asal tidak sekedar open dumping, ada pemilahan dan > lain-lain, bisa saja, walaupun ini tidak gampang. > Perlu pendampingan. Biasanya sponsor Clean up Bali, > Travel and Tourism Buisness, sekarang mereka masih > megap2. > Nah, coba ntar Jero Petapakan Wiweka (Viebeke)saya > kontak. > > Cheers > > > > --- ngurah beni setiawan > wrote: > > > --------------------------------- > p {margin-top:0px;margin-bottom:0px;} > ## Bli Kiwi... > > mumpung work load belum menggigit Bli...loyalitas > tetap dijaga pada Bali. SETUJU bli...hari ini saya > buka Balipost.com dan KAGET!! katanya di Besakih akan > ada TPA ya?? wah...gawat nih.. > > Mba' widi...gimana sih cerita lengkapnya? soalnya kalo > saya di bali...radio global FM sama Genta FM ga pernah > kelewat tuh... > > masalah TPA di Besakih silahkan link ke > http://www.balipost.com/balipostcetak/2007/6/15/b18.htm > > > > untuk aquaculture juga 2 tahun lalu atau 3 tahun lalu > waktu masih kencur saya sempat tuh bermimpi sama bli > tabog untuk buat hatchery di bali. karena bli tabog > lagi asik2 nya meneliti pakan ikannya yang mau diuji > ke gondol..saya bilang aja,,,wah..asik bli, saya mau > investasi tapi nanti kalo udah kerja ya..mumpung ada > sedikit lahan di gerokgak. langsung aja saya sampaikan > ke orang tua..mereka asik2 aja... > > > > nah berhubung Bli Kiwi sekarang ngajak buat budidaya > lagi...mari kita pikirkan bli...dengan senang hati > saya ikut terjun deh...kayanya bapak saya juga > tertarik...hehehe... > > > > sasaran waktu itu katanya akan ke restoran (aduh bli, > terlalu banyak istilah kalo ngobrol sama bli tabog!) > intinya bikin aquarium untuk supply ke restoran. > masalah bibit dan pakan bisa kita produksi sendiri. > jadi dari upstream-downstream kita berdayakan sodara2 > di Bali saja...lumayan kan bisa ada lapangan kerja dan > kita juga bisa "ngayah". > > > > tapi kalo udah bicara teknis...Bli Kiwi atau bli tabog > saja yang men-trigger kita-kita...atau siapa yang > pakar lah...boleh juga nih.. > > > > Rahajeng, > > Ngurah Beni Setiawan > > > > ---------[ Received Mail Content ]---------- > Subject : [bali] Re: Salam kenal > Date : Fri, 15 Jun 2007 09:36:33 +0700 > From : "gdp" > To : > > Mbak Widi dan semeton lain, > > Mbak, coba donk kita cari topik-topik baru tapi jangan > yang berat2. > Topik-topik tentang sampah dan pendidikan (Buntiyang) > menarik sekali > sehingga semangat untuk mengikuti perkembangannya. > Topik tentang lingkungan > juga menarik, seperti kasus Yeh Loloan yang lagi rame, > tapi ngikutinya > terlalu cape, berat euy... saya baca e-mailnya Mbak > Viebeke yang panjang > itu.....cape juga ya (kebayang deh yang terlibat > langsung, gemana > pusingnya). > > Saya dan temen-temen di Bandung pernah juga diskusi > tentang Pemberdayaan > Masyarakat di Bali berbasis pada Aquaculture. Khusus > untuk Bali, potensi > kita sebenarnya sangat besar disitu, added value-nya > juga sangat tinggi. > Kebetulan komunitas kita cukup aktif dan sangat > berprestasi di bidang ini. > Beberapa fakta yang bisa kita cermati antara lain : > > 1. Policy pemerintah untuk daerah pesisir sekarang > mulai bergeser, arahnya > saya lihat ke BUDIDAYA. Kegiatan ber-nelayan mungkin > agak berat saat ini, > salah satunya barangkali karena harga energi terlalu > tinggi sehingga costnya > ngga kekejar. Budidayanya bisa rumput laut (berbagai > jenis), bisa nener, > bisa life food (micro algae, dapnia, monia, dll), dan > banyak lagi yang lain. > Dengan berbasis teknologi yang tepat,added valuenya > bisa tinggi sekali. > > 2. Pemerintah kita punya Pusat Riset Perikanan dan > Budidaya Air Payau, yang > saya kira paling modern dan paling lengkap untuk di > Indonesia. Lokasinya di > Gondol - Singaraja. Ini juga salah satu point penting > buat kita di Bali. > Saya dengar beberapa perusahan internasional di bidang > Aquaculture juga > melirik Bali sebagai pusat riset mereka. > > 3. Kita punya pakar-pakar di bidang ini, yang saya > kira dedikasinya tidak > diragukan lagi, khusunya untuk Bali. Ada pakar khusus > Life Food (Pak Gede > Tabog), ada pakar untuk Down Stream Processingnya (Pak > Gede Wenten), untuk > di pemerintahan, Dirjen kita (Pak Made - DKP) juga > sangat pakar dibidang > ini. > > Saya kira kolaborasinya bisa menjadi menark sekali. > Mudah-mudahan bisa > menjadi alternatif topik....mangga silakan.... > > Salam, > > Kiwi > Lahir di Kedis - Busungbiu, 27 Juli 1976 > > > mudah mengikutinya. Khusus untuk Topik seperti > Buntiyang, > ----- Original Message ----- > From: "nimade widiasari" > To: > Sent: Thursday, June 14, 2007 9:40 PM > Subject: [bali] Re: Salam kenal > > >> Dear "Kiwi", >> >> Wah thats a nice name tut....paling tidak Pak Suwela > >> merasa lo dapet ide dari putri beliau "Tiwi" >> k....(sengaja K dikeluarkan biar mirip, maksa > ..ya??) >> Saya sampai sekarang masih sering sms2 an dengan >> mantan boss, Pak Tiwan. Nanya apa saja, yang >> berhubungan dengan kebutuhan: Metal, pompa, WTP, >> etc.... >> >> Ngomong2, bagi teman2 yang baru masuk, terus terang; > >> topik yang sedang kita incar adalah: Pak Gede > Wisnaya >> Wisna, kita kerjain yuk.....??? Mutu kagak mutu, > kita >> buat aja jadi topik.....ha3... >> Hayo pak Wis, jangan sok calm...... >> >> cheers: Widi >> >> --- gdp wrote: >> >>> Salam, >>> >>> Sama dengan Beni, saya juga bermaksud > memperkenalkan >>> diri, nama I Ketut Wiguna (31 tahun, biasa > dipanggil >>> Kiwi), asal Singaraja, domisili Bandung. Istri > Ketut >>> indah Susanthi, Putri: Putu Kirana Chandra Kasih > (15 >>> bulan, lagi lucu-lucunya). Saat ini saya bersama >>> rekan2 di Bandung (Group Dr. I Gede Wenten - ITB) >>> aktif dalam pengembangan Teknologi Membran. >>> >>> Salam kenal untuk semua, salam juga untuk >>> temen-temen lama saya : Mbak Widi (Eks Guna >>> Elektro), Bli Suja dan Nyoman Tika (ITB), dan Bli >>> Sumarjaya Linggih yang telah membantu saya ikut >>> bergabung di milist ini. >>> >>> Suksma, >>> Ketut Wiguna >>> ----- Original Message ----- >>> From: ngurah beni setiawan >>> To: [email protected] >>> Sent: Thursday, June 14, 2007 7:03 AM >>> Subject: [bali] Salam kenal >>> >>> >>> Om Suastiastu. >>> >>> >>> >>> Matur suksma sebelumnya karena akhirnya saya >>> bisa bergabung juga di komunitas ini setelah >>> beberapa bulan mencari wadah.. >>> >>> cukup sebut atau panggil Tyang Ngurah Beni >>> Setiawan, belum cukup tua karena umur Tyang mungkin > >>> masih sebaya dengan anak2 semeton lain di milis ini > >>> 26 th. >>> >>> domisili di jakarta setelah sebelumnya 8 >>> tahun di bandung (yang katanya mengejar cita-cita). > >>> sementara rumah di Denpasar dan asli Pengastulan >>> Seririt Singaraja yang Tyang cintai. >>> >>> >>> >>> Tyang sekarang bergabung dengan salah satu >>> perusahaan service di bidang minyak dan gas. >>> >>> kiranya sekian, yang terpenting dari >>> perkenalan ini adalah motivasi Tyang untuk tukar >>> pikiran/ide tentang Bali. >>> >>> >>> >>> Rahajeng, >>> >>> Ngurah Beni Setiawan >>> >>> >>> >>> >>> pi = 3.14 >>> love just like 'pi'...it's natural, irrational and >>> very important >>> >>> >>> >> > ------------------------------------------------------------------------------ > >>> >>> Want to change your life? Find the perfect job >>> with Lycos Jobs. >>> Career Advice. Job Resources & Recommendations. >>> Post your resume & find a job match! >>> -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. >>> Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : >>> http://bali.lp3b.or.id Moderators : Berlangganan : >>> Henti Langgan : >> >> >> >> >> > ____________________________________________________________________________________ > >> Be a better Heartthrob. Get better relationship > answers from someone who >> knows. Yahoo! Answers - Check it out. >> > http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545433 >> >> -- >> Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. >> >> Publikasi : http://www.lp3b.or.id >> Arsip : http://bali.lp3b.or.id >> Moderators : >> Berlangganan : >> Henti Langgan : >> > > > > -- > Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. > > Publikasi : http://www.lp3b.or.id > Arsip : http://bali.lp3b.or.id > Moderators : > Berlangganan : > Henti Langgan : > > > > pi = 3.14 > love just like 'pi'...it's natural, irrational and > very important > > --------------------------------- > > Want to change your life? Find the perfect job with > Lycos Jobs. > Career Advice. Job Resources & Recommendations. > Post your resume & find a job match! > -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali > Indonesia.Publikasi : http://www.lp3b.or.idArsip > : http://bali.lp3b.or.idModerators : > Berlangganan : Henti Langgan : > > > > > ____________________________________________________________________________________ > Building a website is a piece of cake. Yahoo! Small Business gives you all > the tools to get online. > http://smallbusiness.yahoo.com/webhosting > > -- > Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. > > Publikasi : http://www.lp3b.or.id > Arsip : http://bali.lp3b.or.id > Moderators : > Berlangganan : > Henti Langgan : > > -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : Berlangganan : Henti Langgan : pi = 3.14 love just like 'pi'...it's natural, irrational and very important ________________________________ Want to change your life? Find the perfect job with Lycos Jobs. Career Advice. Job Resources & Recommendations. Post your resume & find a job match! <http://www.careerbuilder.com/?lr=cblycos&siteid=lycoshp7> -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : Berlangganan : Henti Langgan :
<<winmail.dat>>
