Ok Suksme Mbak Vieb atas info-nya..kejahatan yang dibuat oleh manusia
karena ignorance (ketidaktahuan) bahwa sang roh (atma) berasal dari sang
Maha-Roh (Maha-Purusa) yang sama ...dan bahwa sang roh tidak bisa
membunuh dan tidak bisa dibunuh, abadi, selalu sama (selalu muda), bukan
laki-laki bukan perempuan (ardanareswaria), tidak terfikirkan (acintya),
tidak dilahirkan (awyakta) dsb...sudahlah jadi terlalu berat diskusi-nya
he-he-he.....:)) 

 

Ok nanti kalau sempat saya akan baca Info Bali-post ini...

 

Semoga damai selalu..suksme 

 

 

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Asana Viebeke Lengkong
Sent: Monday, October 01, 2007 1:16 PM
To: [email protected]
Subject: [bali] Re: Mahabaratha

 

P Ngurah Ambara,

 

Saya kutip :

 

"Manusia tidak pernah berbuat jahat sesempurna yang mereka perbuat
karena keyakinan agama" Blaise Pascal

 

Hari ini di Bali Post ada sedikit membahas Mahabaratha... mungkin bisa
di baca?

 

Semoga bermakna,

 

Asana Viebeke L

        ----- Original Message ----- 

        From: Ambara, Gede Ngurah (KPC) <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  

        To: [email protected] 

        Sent: Monday, October 01, 2007 8:37 AM

        Subject: [bali] Mahabaratha

         

        Mbak Asana dan semeton semuanya...

         

        Justru disana point Mbak Asana tepat sekali, untuk bisa
menghargai satu sama lain, kita mesti menghargai salah satu warisan umat
manusia terbesar Mahabaratha..

        Dan didalam Mahabaratha ada sisipan salah satu kitab suci Hindu
yaitu Bhagavadgita : dialog Krisnha dengan Arjuna ...dan keduanya ini
dan yang lain-lain adalah tokoh-tokoh sejarah dan bukan tokoh dongeng
yang dengan gampang dikaburkan dan dibuah-ubah jalan ceritanya oleh
pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab demi kepentingan seni maupun
komersialisme atau kepentingan lain..

         

        Saya yakin para seniman mestinya punya kejujuran dan kejernihan
nurani, Mahabaratha bukan dongeng tapi sejarah, dan itu menyangkut
sejarah umat Hindu..

        Kalau mau membuat film-nya kenapa tidak berdiskusi dengan
lembaga umat Terkait misalnya Parisadha Hindu Dharma Indonesia??? Dengan
demikian bisa mencegah hal-hal yang akan mungkin nanti bisa menyakiti
hati umat Hindu...(yang selama ini sudah sering terjadi tayangan
melecehkan Hindu dilakukan di sinetron-sinetron, namun umat Hindu
biasanya diam, dan selama ini kami selalu diam dan tidak ingin ribut
)....

         

        Dan kalau kita tidak merasa berkompeten diskusi tentang
Mahabaratha lebih baik kita close saja diskusi ini...terimakasih...

         

        Suksme

        Ngurah Ambara 

         

        -----Original Message-----
        From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Asana Viebeke Lengkong
        Sent: Saturday, September 29, 2007 11:56 AM
        To: [email protected]
        Subject: [bali] Re: Mahabaratha

         

        P Wis yang saya sayangi dan semua rekan di milis,

         

        Saya mohon maaf telah memulai diskusi tentang film Mahabaratha,
tapi maksudnya hanya untuk memberikan info tentang adanya maksud para
sastrawan/wati budayawan/wati seniman/wati INDONESIA membuat film
tentang Mahabaratha ditambah lagi untuk bersalaman kenal dengan
Wiranegara dan profesinya....

         

        Saya juga minta maaf sebesar-besar kepada Ngurah Ambara telah
membakar emosi, sesungguhnya maksud saya juga sekedar memberikan
informasi.

         

        Kita selalu perlu belajar dari hal hal yang telah terjadi dan
apapun hasilnya adalah konsekwensi kita semua yang telah dilahirkan
sebagai manusia di dunia yang indah yang penuh dengan dinamika; namun
perlu kita sadari apapun argumentasinya bahwa agama agama besar dunia
muncul ribuan tahun lalu dalam berbagai masyarakat yang dari segi
budaya, ras dan wilayah sangat berbeda, tetapi semua menghasilkan
patokan-patokan yang sama mengenai bagaimana orang harus berperilaku
terhadap sesamanya... dan sejak itupun terjadi process evolusi..... tapi
orang harus paling tidak mengendalikan dorongan bersaingnya supaya bisa
bekerjsama dengan menggunakan patokan etika, kita bisa menegaskan mana
yang bisa atau tidak bisa diterima secara sosial (mana yang benar dan
salah).  Masyarakat yang serba berubah seperti sekarang ini kita perlu
untuk menentukan pilihan-pilihan baru untuk tetap bisa hidup bersama...

         

        We are not a human being and having a spiritual expirience; we
are a spiritual being and having a human expirience

         

        "Perbedaan antara benar dan salah dibuat oleh sekelompok orang
berdasarkan kehendak mereka bagaimana masyarakat mereka sebaiknya
berfungsi.  Perbedaan itu timbul dari tawar-menawar orang per orang
dalam lingkungan tertentu, dan menumbuhkan rasa wjib dan rasa bersalah
dari penjiwaan proses berbagai hal tersebut." - Frans de Waal

         

        Kita ngomongin climate change aja yuk....

         

        vieb

                ----- Original Message ----- 

                From: Pan Bima <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  

                To: [email protected] 

                Sent: Friday, September 28, 2007 5:08 PM

                Subject: [bali] Re: Mahabaratha

                 

                Buat rekan2 milis disini,

                 

                Satu hal yang pasti, bahwa internet , email dan milis
telah memberikan kepada kita peluang untuk saling berkomunikasi,
sekalipun kita berada ratusan bahkan ribuan kilometer satu dengan
lainnya. Khususnya dalam milis, keanggotaannya mungkin sangat beragam
dan dengan latar belakang yang berbeda-beda. 

                 

                Perlu saya sampaikan, bahwa keberadaan milis lp3b ini
adalah untuk menjembatani berbagai ide dan gagasan serta solusi atas
berbagai masalah yang dihadapi Bali. Selama ini saya melihat dan
memantau, bahwa telah terjadi diskusi yang konstruktif diantara anggota
milis atas berbagai masalah. Saya merasakan, bahwa diantara kita semua
telah terjadi proses "self control" dalam mengemukakan pendapat, sangat
sedikit emosi yang sifatnya mengganggu kita semua. Karena kita menyadari
semua, bahwa persatuan dan kesatuan lebih kita utamakan. Hal ini tentu
sangat membanggakan. 

                 

                Dalam kesempatan ini saya ingin menegaskan, bahwa dalam
komunikasi di milis ini kita hindarkan hal-hal yang bersifat SARA, dan
mari kita jaga persatuan serta kesatuan dalam negara NKRI. Di banyak
milis juga ada aturan-aturan standar dalam bermilis-ria. 

                 

                Saya mohon maaf jika ada hal yang kurang berkenan dalam
penyampaian saya ini. Semoga damai selalu di hati, di bumi dan di
manapun.

                 

                Salam

                Gde Wisnaya Wisna
                
                 

                On 9/28/07, Ambara, Gede Ngurah (KPC)
<[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

                Semeton sedharma

                 

                Mahabharata bukan Wayang, tapi sejarah, kita sebagai
orang Hindu mestinya tahu hal ini, kalau Garin Nugroho jujur dan tidak
ingin melecehkan agama Hindu mestinya ia mengacu ke cerita Mahabaratha
asli dari India...Kalau orang Islam bisa teriak-teriak karena Nabi
Muhammad di lecehkan kenapa kita sebagai umat Hindu diam saja kalau ada
tokoh-tokoh sejarah yang sentral dilecehkan?? 

                 

                Jadi salah besar kalau mengacu ke Kosasih...dari sudut
pandag orang Hindu Indonesia...
                Cerita-cerita wayang telah banyak diputarkbalikkan demi
kepentingan penyebaran Agama Islam di Indonesia .. 

                Contohnya Drupadi dikatakan suaminya Cuma Yudistira,
padahal cerita aslinya Drupadi bersuamikan Panca Pandawa .. 

                Karena Islam melarang poliandri maka cerita ini
dibelokkan....padahal bukan keinginan Drupadi bersuamikan 5 orang, itu
sudah karena kehendak Hyang Widhi, karena dalam lima kelahiran
sebelumnya Drupadi meminta cirri-ciri suami yang ideal seperti sifat
kelima Pandawa, namun ternyata tidak pernah ketemu, akhirnya dalam 5
kelahiran sebelumnya Drupadi tidak pernah menikah, akhirnya pada
kelahiran (reinkarnasi) yang ke-enam, Tuhan baru mengabulkan itupun
dalam wujud 5 suami, karena pada masa itu mencari sosok suami ideal yang
memenuhi semua sifat baik Pandawa : Bijaksana welas asih (Yudistira),
Gagah kuat perkasa (Bima), Tampan dan Cerdas (Yudistira), kasih sayang
dan seniman (Nakula-Sahadewa) tidak bisa ditemui hanya pada satu Pribadi
(orang)... 

                Karena Islam tidak mengenal (tidak mau mengakui teori
Reinkarnasi) maka cerita Mahabarata di tanah air sengaja dirubah-rubah
(dirusak) demi kepentingan Islam.... 

                 

                Suksme

                 

                 

                 

                -----Original Message-----
                From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Pan Bima
                Sent: Friday, September 28, 2007 2:35 PM
                To: [email protected]
                Subject: [bali] Re: salam kenal/film

                 

                Ayo..siapa yang merasa jadi cowok kembar..atau punya
anak remaja kembar...

                 

                Lalu..ini sekedar ingin diskusi sejenak..

                Apakah cerita2 pewayangan tsb ada pakemnya nggak ya ?
Apakah cerita yang standar seperti yang kita baca di buku2nya RA Kosasih
itu...? 

                 

                Kalau tidak ada, bagaimana seandainya kemungkinan cerita
tsb akhirnya sedikitbanyak menyimpang dari pakem sebagai dampak dari
kreatifitas dan kontemporersasinya sutradara...apalagi bintangnya kan
Dian sastro.. dan sutradaranya Garin Nugroho.. 

                 

                Kita beberapa kali dimasa lalu terbentur dengan
persoalan ini..melalui sinetron2 di TV seperti Angling Darma misalkan.. 

                 

                Ada nggak lembaga yang bisa melakukan preventiv agar
tidak terulang kasus yang sama..

                 

                Saya senang aja Garin Nugroho menggarap Mahabratha, maka
kita akan bisa menonton film2 dengan tampilan gambar yang
indah...Drupadi yaang menjadi muda dan cantik..dst. 
                
                 

                On 9/28/07, Dudik M < [EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]> > wrote: 

                saya dengar juga begitu, bagian kecil mahaberata yg
                diadaptasi yaitu tentang drupadi, pemeran ceweknya
                Dian Sastro, yang bahkan sudah latihan nari Bali untuk 
                mendalami karakter. Tim mereka sudah dan sedang
                hunting lokasi dan pemain pendukung...isu terakhir
                mereka lagi nyari anak remaja cowok kembar buat jadi
                nakula sahadewa... 
                
                dudik
                
                --- Asana Viebeke Lengkong < [EMAIL PROTECTED]>
                wrote:
                
                > Wah ini penting untuk saya.... selamat datang ya
                > Semeton Wira.... sorry saya mendahului moderator.... 
                > tapi ini penting....
                >
                > Ada film mahabaratha yang akan di buat di Bali akhir
                > tahun ini oleh Garin Nugroho tentunya akan sangat
                > membutuhkan anda.... bisa hubungi Cok Savitri?
                >
                > Salam kenal juga, vieb
                >   ----- Original Message -----
                >   From: wiranegara igp
                >   To: [email protected] 
                >   Sent: Thursday, September 27, 2007 10:56 AM
                >   Subject: [bali] salam kenal
                >
                >
                >   Terima kasih, saya sudah diajak bergabung di milis
                > ini.
                >   Bagi anggota milis ini saya memperkenalkan diri, 
                > nama saya I Gede Putu Wiranegara nama kecil saya 
                > Wiwik, rumah di Liligundi-Singaraja.
                >   Saya lulus SMPN1 Singaraja tahun 1975, lulus SMAN
                > Singaraja tahun 1979.
                >   Selulus SMA saya merantau ke Bandung dan memulai 
                > hidup di tanah Parahiyangan sampai dengan saat ini. 
                >   Setelah puluhan tahun hidup bekerja
                > pontang-panting dan serabutan, lima tahun terakhir
                > ini saya menemukan jalan hidup saya sebagai guru di 
                > Institut Kesenian Jakarta dan juga sebagai
                > seniman/praktisi perfilman yang sangat saya nikmati. 
                >
                >   Kebetulan dua tahun yang lalu sebuah film saya
                > mendapat penghargaan secara nasional, pemenang piala 
                > Citra Festival Film Indonesia 2005 sebagai Film
                > Dokumenter Terbaik. Bagi saya itu tentu sebuah 
                > karunia dari Ida Sang Hyang Widhi.  Sebagai rasa
                > syukur saya, ingin sekali saya berbuat sesuatu bagi 
                > kampung saya.  Banyak yang bisa saya lakukan dengan
                > pengetahuan dan pengalaman yang saya miliki, antara 
                > lain: Membuat film dokumenter sejarah kota
                > Singaraja, film promosi wisata dan sumberdaya alam, 
                > memberi shortcourse bidang audiovisual,(kebetulan
                > saya salah seorang trainer yang dikirim direktorat 
                > film Budpar ke daerah2 untuk memberi kursus
                > film),terkadang saya berfikir kapan saya
                > berkesempatan membagi pengetahuan film bagi saudara2
                > saya di Bali?
                >   Mudah2an dengan perkenalan ini ada sambutan yang 
                > positif dan saya akan merasa lebih berguna bagi
                > saudara2 saya di Bali. 
                >   Suksma,
                >   Wira
                
                
                www.yandude.blogspot.com
<http://www.yandude.blogspot.com/> 
                The real freedome is free from dome 
                
                
                
        
________________________________________________________________________
____________
                Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search
                that gives answers, not web links.
                http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC
                
                --
                Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
                
                Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
<http://www.lp3b.or.id/> 
                Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
<http://bali.lp3b.or.id/> 
                Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
                Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED] >
                Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

                
                
                
                -- 
                Gde Wisnaya Wisna
                Jl.Dewi Sartika Utara 32A
                Singaraja-Bali 

                
                
                
                -- 
                Gde Wisnaya Wisna
                Jl.Dewi Sartika Utara 32A
                Singaraja-Bali 

Kirim email ke