Hallo pak Wiw, Vieb, dan teman-teman yang lain, Tadi siang saya sudah kasih presentasi di Tokyo University. Menarik juga, mereka mulai scientific-kan banyak ilmu-ilmu yang mendengarkan saja bikin kita menyeringai. Ada program studi tentang hidup dan bangka, dan sebagainya. Karena keturunan dalang, saya ikutan bicara tentang Happiness, padahal ini kurikulum yang dijalankan dimana-mana di Bali sambil metuakan.
Tadi juga ada Professor dari Seoul yang pesentasikan hubungan happiness dengan sustainability, ada komikus beken disini, jazz pianos orang Jepang yang bermukim di New York, dan bberapa pembicara menarik lainnya. Dari acara dua hari terakhir, saya melihat, untuk future lifestyle banyak sekali yang bisa kita create dari Bali. Kalau kita seriusin beberapa topik di Bali, sembari mengurangi ajum-ajuman, bakalan banyak yang bisa kita angkat sebagai sesuatu yang futuristik. Maklum, zaman semakin informal, dan semua orang sudah ingin menjauhi stress. Ada kabar baik, tadi sore saya ditelpon Dirjen Energy dan Sumber daya Mineral, katanya besok malam saya mau dikasih penghargaan oleh pemerintah di JCC, dihadiri pak SBY segala, karena dianggap sebagai undagi yang jemet, yang mau concern untuk ikutan menghemat energy dalam design-design yang kita buat. Nah, depang anake ngadanin. Karena saya masih nyangklek disini, besok mau diwakili oleh kakak saya, Ciuk. Oh iya, akhirnya saya jadi bawa foto-nya pak Wis, tapi sebelumnya sudah saya maini di photoshop dan tak pasangin udeng. Cukup banyak tuh yang tertarik. Salam dari Jepun, pd
Working as an Architect in the Happiness Industry.doc
Description: Binary data
