Bli Wira, Salah satu yang menjadi tugas kami disini, adalah memperkenalkan asset-asset budaya Bali yang belum banyak diketahui masyarakat, anda adalah salah satu yang paling berharga yang perlu diketahui dan dikenal. Masak tiap hari baca koran di Bali headline-nya selalu tentang preman ini atau preman itu. Budayawan atau pekerja super kreatif seperti bli Wira kan lebih menyejukkan untuk diekspose, bahwa Bali masih berurusan dengan yang indah-indah, bukan kekerasan semata.
Cuman, style kita memang selalu seperti itu, lebih suka audience yang kecil tapi berkualitas daripada audience yang besar tapi sing nawang kangin kauh. Sampai kemarin saya masih dapat beberapa telpon dari teman yang tidak sempat datang, menanyakan tentang acara itu. Tentang rencana bikin workshop untuk film rumahan, akan saya bahas lebih lanjut sama Herry dan Nyonyo, kedua orang ini juga semangat dengan gagasan itu. Paling tidak akan bikin kita lebih sering bertemu. Tolong juga kasih tahu, kapan saya harus mulai belajar acting, ha ha ha ha .... Salam, pd On 3/10/08 7:10 PM, "wiranegara igp" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pak Wis, Popo. > > Terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk memamerkan/screening diskusi > film saya di tempat anda berdua. Pertemuan semacam itu sangat membantu saya > dalam pengayaan wawasan, pandangan dan pengalaman artistik yang sangat > bermanfaat bagi kematangan saya dalam berkarya ke depan. Ucapan terima kasih > juga saya ucapkan kepada teman2 yang hadir atas pujian, kritikan, saran, serta > berbagai pandangan yang dapat menjadi bekal ke depan dalam membuat karya2 saya > selanjutnya. > Sekali lagi saya mengucapkan banyak tengkiu, matur sembah nuwun, hatur nuhun > serta matur suksma atas kesempatan yang baik bagi saya di singaraja dan > denpasar kemarin. > Salam hangat, > Wira >
