Prof Wijaya, Memahami apa yang menjadi profesionalme Prof. Maka dengan mengusulkan untuk menggunakan banyak pompa itu sama saja jawabannya; Itu saja yang bisa saya katakan. Karena Prof. Sendiri yang ikut dengan kami pada mula survey tentang pengadaan air di br. Madia, dan meyakinkan kami semua termasuk masyarakat disana bahwa pengadaan air disana itu mudah dan dengan biaya yang kecil; kami terus mengharapkan hal tersebut bisa terwujud. Walau Prof. Absen selama ini kami masih terus mendampingi masyarakat dan mencari informasi sampai ke America.
Kami juga membukanya di milis ini dan mendapatkan banyak masukan dari beberapa teman termasuk P Nengah Sudja yang membuat saya dan teman teman Pratista mencari keterangan tentang listrik, jaringannya dll. Kami bertambah ilmu. Kami juga melakukan survey kemana mana. Dari america kami mendapatkan informasi tentang pompa Grunfos dengan head 350 m dengan kebutuhan listrik kira kira 7Kw dan malahan sudah menghitung biaya kebutuhan listrik sebulannya yang harus di bayar oleh komunitas disana. Kami sudah juga mengupayakan sambungan listrik 3 phase sampai dengan 13.6 Kw dan PLN sudah siap dengan biaya sekitar 22 - 25 juta termasuk tambahan tiang, kabel dll. Kami juga sudah mendapatkan ilmu dari beberapa ahli pompa. Semua itu sudah saya jabarkan dengan lugas di milis ini. Menggunakan Genset seperti usul anda, juga sudah kami jajagi dan tidak mungkin dapat direalisasi dengan kondisi yang ada. Dalam hal hitungan technisnya ya bisa saja tapi tidak di lapangan. Di Kiadan, head 112 m juga tidak sanggup dinaikan dengan pompa hydram, mereka sudah mencoba. Kami bukan ahli pompa ataupun teknik, oleh sebab itu kami percaya apabila ada ahlinya yang menyatakan bisa, dan itupun harus dibuktikan dulu. Masyarakat begitu juga dengan kami berharap sederhana saja, ada air yang bisa mengalir di Br. Madia. Berpuluh kali pertemuan sudah kita adakan usul demi usul kami upayakan. Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada Prof. Wijaya, saya penuhi undangan anda (Gus Anom bertemu dengan anda di Bali Galeria); namun hasilnya adalah bahwa anda sendiri baru akan mengetest pompa itu di kampus; jadi kita mulai dari pertama lagi sedangkan kami sudah melampaui garis finish. Kami sudah sepakat dengan masyarakat bahwa kami akan bawakan masalah ini dengan detail data tentang upaya masyarakat difacilitasi oleh kami sebagai pendamping kepada pemerintah setempat, propinsi dan juga pusat. Sementara itu kami menerima usul masyarakat untuk meneruskan program swadaya akses jalan agar memudahkan transportasi masyarakat turun gunung. Selanjutnya, kami tetap menerima usulan dari teman teman dan akan kami akan tetap mencari informasi; mungkin kami terlalu berharap tinggi kepada Prof. Wijaya mengingat bahwa anda adalah seorang Prof. Teknik; jadi mohon maaf kalau kami agak risau dan gundah dengan usulan-usulan yang kurang logis dan tidak dapat direalisasikan di lapangan (mengingat bahwa Prof. Wijaya pernah beberapa kali ikut kami melakukan survey dan hilang tidak ada kabar dan kembali lagi dengan usulan yang sama). Terima kasih, semoga dapat diterima dengan baik tanpa harus dirisaukan. Pendapat kami adalah sebagai team bukan pribadi. Salam, Viebeke -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of wijaya Sent: 06 Mei 2009 16:46 To: [email protected] Subject: [bali] Re: Sumbang saran untuk Banjar Madya, Trunyan Bu Viebeke, Saya harap anda hanya bercanda. Untuk ketinggian 350 meter, tekanan yang diperlukan untuk mengangkat air saja sudah lebih dari 3.500.000 Pascal. Kalau anda menginginkan debit 20 liter per detik (sehingga semua penduduk bisa terlayani hanya dalam 3 menit sekali tarik), maka daya yang diperlukan oleh air adalah sebesar 70 kWatt. Belum termasuk kerugian, baik mayor maupun minor losses, sehingga daya aktual yang dibutuhkan oleh pompa bisa menjadi tiga kali dari 70 kWatt atau sekitar 200 kWatt. Jadi, meskipun saya Prof. Dr. sekalipun, saya tidak akan mungkin mengangkat air dengan daya yang rendah, head yang tinggi dan debit yang besar. Perlu saya sampaikan, kita bisa mengangkat air dengan head yang cukup tinggi tapi daya yang rendah dengan pompa hydram. Tapi dengan catatan, harus ada sumber air bergerak yang menggerakkan peralatan pompa tersebut. Sebenarnya Bu Viebeke bisa saja menguji satu pompa tersebut di Lab saya di UNUD. Jadi, dilihat kebutuhan daya dan head total nya. Kecuali ada pemikiran lain. Demikian dari saya, Wijaya. Nb. di name plate tertulis 35 liter per menit atau 2100 liter per jam, bukan 35 liter per jam. "Asana Viebeke Lengkong" <[email protected]> wrote: > Prof. Wijaya, > > Secara hitungan matematika memang sangat mudah untuk >enghitung segalanya, tapi perlu juga melihat kondisi >kenyataan di lapangan. > ============================================================================================================================ "Flexi - Gratis bicara sepanjang waktu se-Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta." "Speedy - Gratis internetan unlimited dari pkl. 20.00 s/d 08.00 se-Jabodetabek, Banten, Karawang dan Purwakarta." ============================================================================================================================ “Nikmati akses TelkomNet Instan Week End Net hanya Rp 1.000/jam. Berlaku untuk Sabtu-Minggu, khusus Jawa Tengah dan DIY s/d 31 Desember 2008”. ============================================================================================================================ "Kini telah hadir Protector, layanan keamanan online yang dapat digunakan langsung saat menjelajahi internet kapan saja dan di mana saja. Dapatkan secara GRATIS layanan Protector hingga 31 Desember 2008. Klik ke: http://protector.telkomspeedy.com". ============================================================================================================================ Pengumuman Pemenang Lomba Speedy Blogging Competition 2008 bisa dilihat di http://lomba.blog.telkomspeedy.com/ ============================================================================================================================ Layanan Plasa Groups telah aktif kembali. Daftarkan milis anda sekarang juga di http://groups.plasa.com. ============================================================================================================================ -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [email protected]> Berlangganan : <mailto: [email protected]> Henti Langgan : <mailto: [email protected]> -- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi : http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators : <mailto: [email protected]> Berlangganan : <mailto: [email protected]> Henti Langgan : <mailto: [email protected]>
