Yth. Pak Wijaya, Semeton

Kalau bisa dilakukan pengetesan teknis mengenai spesifikasi kebutuhan
besaran daya pompa  kW yang diperlukan disesuaikan dengan kondisi setempat (
jumlah kebutuhan akan air per hari, lama waktu pompa, atau besaran debit
air, penampang pipa, head dan panjang pipa ,sesuai elevasi setempat), Pak
Wijaya akan memberikan sumbangan besar sebagai satu dari trilogy perguruan
tinggi,  pengabdian masyarakat dari aspek teknis realisasi proyek. 

Proyek angkut air relative tinggi untuk Trunyan maupun Plaga merupakan
proyek besar secara teknis, perlu dana besar, partisipasi public , perlu
disiapkan dengan baik.

Kalau diikuti posting saya , dalam kerangka optimasi, semula juga berpikir
seperti Anda. Bisa diselesaikan dengan pompa kecil secara estafet untuk
mengatasi masalah  tekanan air terhadap pipa yang begitu besar sampai 30
bar. Tetapi setelah tanya ke teman-teman,saya diingatkan angkut air setinggi
itu perlu pompa besar , multistages pump. 

Maafkan, karena itu saat ini saya meragukan keberhasilan  solusi penggunaan
pompa kecil yang terbukti berhasil dipakai untuk keperluaan rumah tangga
dengan  kebutuhan debit dan head ( tegak lurus tanpa ada elevasi yang
panjang/head loss) relative kecil.

Karena itu senang, menghargai  kalau Pak Wijaya mau dan berhasil melakukan
pengujian penggunaan pompa ( kecil,besar) di Lab.Fakultas Teknik Udayana
disesuaikan dengan kebutuhan akan air berdasarkan kondisi lokasi setempat.
Keberhasilan testing ini akan memudahkan pilihan keputusan berikutnya.

Selamat testing Pak. Semoga berhasil!.

SALAM.
Nengah Sudja.  

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
wijaya
Sent: Wednesday, May 06, 2009 5:46 PM
To: [email protected]
Subject: [bali] Re: Sumbang saran untuk Banjar Madya, Trunyan

Pak Donny, Pak Sudja, dan semeton,

Mungkin saya hanya berpikir dan berlaku praktis. Akar dari 
pemiskinan adalah kurangnya sumber daya air dan energi. 
Namun, pemenuhan terhadap kedua hal tersebut juga tidak 
menjanjikan akan mengatasi pemiskinan, kecuali kalau 
masyarakat disadarkan akan pentingnya kedua sumber 
tersebut.

Untuk mengatasi air di Banjar Madya, maka masyarakat harus 
dibangkitkan kemandirian lokalnya. Kemandirian ini bisa 
dengan cara mengajarkan masyarakat akan tanggung jawab 
terhadap pemenuhan kedua sumber energi tersebut.

Tahun 1986, saya pernah meneliti dimana tingkat kesadahan 
air danau Batur sudah cukup tinggi. Air danau Batur, 
menurut penelitian memiliki BOD dan COD yang kurang bagus, 
karena air ini tidak bersirkulasi ke luar, namun 
memperoleh pencemaran yang terus menerus dari perkebunan 
di sekitarnya. Baca juga beberapa media massa yang 
menyatakan hal tersebut dalam beberapa minggu ini. Itu 
sebabnya, saya mendukung penggunaan air danau Batur 
sebagai sumber air penduduk di Banjar Madya, sehingga 
sirkulasi air di danau akan semakin cepat.

Menaikkan air ke Banjar Madya, tentu tidak sulit. Satu 
pompa (saya sebut pompa 1) dipasang di dekat sumber air, 
kemudian dialirkan ke tangki air di atasnya. Tangki airnya 
dibuat dari drum bekas (tentu yang bersih), yang di 
pasaran dijual sekitar Rp. 100.000,- per buah (bisa 
ditawar lagi).

Pompa 1 bekerja mengalirkan air hingga tangki 1 terisi 
sekitar 100 liter, selanjutnya pompa 2 mulai bekerja 
mengisi tangki 2. Demikian seterusnya, hingga mencapai 
puncak tandon. Pada awalnya memang perlu waktu cukup 
panjang untuk mengisi tandon air yang ada di puncak hingga 
penuh (dulu saya hitung sekitar 1,5 hari). Namun sekali 
terisi, maka selanjutnya akan sangat mudah menaikkan air.

Dari tandon yang di puncak, maka selanjutnya 
didistribusikan ke tandon di bawahnya (ke arah rumah 
penduduk). Ada dua tandon, satu di kiri dan satu di kanan. 
Pendistribusian air di tandon bawah juga perlu kajian, jam 
berapa ke
tandon kanan, jam berapa ke tandon kiri.

Dengan demikian, masyarakat akan mengerti, mengapa 
pemerintah sulit memenuhi kebutuhan air bersih. Masyarakat 
akan terbangun kemandiriannya, minimal ada yang mengawasi 
air, ada yang mengawasi pompa, ada yang mengawasi genset.

Bukankah ini sama dengan tugas subak? Jadi, mereka bisa 
mebuat suatu sistem subak modern dengan tupoksi mengawasi 
air, energi listrik dan distribusi air.
  
Kami di Teknik UNUD, selalu menguji pompa, genset, dsb. 
nya, sehingga kalau mau meguji semuanya, kita siap ber 
share (seperti nama program ini).

Kekhawatiran kita akan keberlanjutan program, saya pahami. 
Namun saya yakin, masyarakat Bali bukanlah masyarakat 
terbelakang atau (maaf) bodoh, yang tidak bisa dilepas 
begitu saja. Mereka harus mandiri, setidaknya mandiri 
secara lokal.

Seperti thread email ini, namanya juga Sumbang Saran, 
tentu harus dikaji lagi. Tapi yang jelas, bukan Saran 
Sumbang ;-))

Salam,

Wijaya.

On Mon, 4 May 2009 18:06:21 +0800
  "Donny Bali" <[email protected]> wrote:
============================================================================
================================================
"Flexi - Gratis bicara sepanjang waktu se-Jawa Barat, Banten dan DKI
Jakarta."

"Speedy - Gratis internetan unlimited dari pkl. 20.00 s/d 08.00
se-Jabodetabek, Banten, Karawang dan Purwakarta."
============================================================================
================================================
"Nikmati akses TelkomNet Instan Week End Net hanya Rp 1.000/jam. Berlaku
untuk Sabtu-Minggu, khusus Jawa Tengah dan DIY s/d 

31 Desember 2008".
============================================================================
================================================
"Kini telah hadir Protector, layanan keamanan online yang dapat digunakan
langsung saat menjelajahi internet kapan saja dan 

di mana saja. Dapatkan secara GRATIS layanan Protector hingga 31 Desember
2008. Klik ke: http://protector.telkomspeedy.com";.

============================================================================
================================================
Pengumuman Pemenang Lomba Speedy Blogging Competition 2008 bisa dilihat di
http://lomba.blog.telkomspeedy.com/

============================================================================
================================================

Layanan Plasa Groups telah aktif kembali.
Daftarkan milis anda sekarang juga di http://groups.plasa.com.

============================================================================
================================================

--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [email protected]>
Berlangganan  : <mailto: [email protected]>
Henti Langgan : <mailto: [email protected]>


--  
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [email protected]>
Berlangganan  : <mailto: [email protected]>
Henti Langgan : <mailto: [email protected]>

Kirim email ke