pak Wis, Saya 13 sore ke singaraja, kalau ada waktu kita ketemuan ya...
Salam, Wira 2009/8/10 Gde Wisnaya Wisna <[email protected]> > Adakah jenis tujuan wisata seperti ini di Bali ? Jika ada, tentu alangkah > bermanfaatnya untuk melengkapi tujuan2 wisata yang berguna. > > ---------- Forwarded message ---------- > From: Triharyo Soesilo <[email protected]> > Date: 2009/8/8 > Subject: [itb77] "Bisnis untuk merawat orang yang semakin tua" - Tanaman > obat-obatan untuk para pensiunan > To: [email protected] > > > Suasananya sungguh Asri, sama sekali tidak terlihat seperti sebuah > tempat dimana penelitian berbagai bibit tanaman dilakukan. Itulah kesan > pertama yang kita lihat, sewaktu melangkahkan kaki di “*Kuntum Nurseries*”, > yang dipimpin oleh Dr Ir Kennita L Soetardjo di Jalan raya Tajur No. 291 > Bogor (0251-8356 752), Handphone 0816888541. Beliau bermotto *“Back to > nature, no chemicals and friendly environment”.* > > * * > > Di sebuah kompleks dengan luas 3 Ha, Ibu Kennita mengembangkan rumah-rumah > hijau (“Green houses”) dan juga kebun-kebun pembibitan tanaman yang diatur > dengan luar biasa indahnya (lihat foto-foto). Kompleks ini menghasilkan > bibit tanaman obat, tanaman hias, tanaman buah-buahan pendek dll untuk > dijual ke banyak pelanggan. Di kompleks yang tertata rapih tersebut, ada > salon, spa, pijat refleksi, toko penjualan berbagai keperluan hobby > bercocok-tanam, tempat pemancingan, mushola, peternakan kambing, restaurant, > dan juga perkebunan sayur mayur serta buah-buahan seluas 2 Ha. Bila kita > membayar Rp 50.000, maka pengunjung diperbolehkan memetik sayur-sayuran > serta buah-buahan sepuasnya. > > Dengan memakai celana Blue jean, tertutup jilbab, berbaju putih lengan > panjang dan bertopi putih, Doktor yang berumur lebih dari 60 tahun (foto > dikanan), tampak tetap awet muda. Ia kemudian dengan fasih menceritakan > berbagai khasiat tanaman-tanaman obat yang bisa ditanam di sekitar rumah > kita. Beliau menceritakan tentang khasiat-khasiat : > > > > - Tanaman Sambiloto – “9 lembar daun ini per hari tidak akan sakit > jantung”, katanya** > - Tanaman Daun Dewa – obat penyembuh penyakit kanker** > - Tanaman Pegagan – obat penyembuh darah tinggi. ”minum daunnya dan > tinggalkan obat-obatan kimiawi”.** > - Tanaman Ki Tolod – untuk obat mata pencegah katarak** > - Tanaman Lidah buaya – yang ternyata mempunyai banyak khasiat** > - ......dan banyak lagi. ** > > > > Tanaman-tanaman tersebut dijual dengan harga bervariasi dari Rp 5.000 s/d > Rp 50.000. Saya baca di internet ternyata ada beberapa link yang memuat daftar > tanaman obat dan khasiatnya <http://hotarticle.org/daftar-tanaman-obat/>. > Juga menurut koran Kompas, di Indonesia ada 9 ribu tanaman > obat<http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/05/24/10583574/9.ribu.tanaman.obat.masih.perlu.dikembangkan.>yang > masih bisa dikembangkan dan dimanfaatkan. > ** > > > > Kemudian saya tanya model bisnisnya. Dr Kennita selain menjual langsung ke > konsumen, Ia membina lebih dari 60 pengusaha di sekitar Bogor dan Jakarta. > Masing-masing pengusaha bermodal kira-kira Rp10 juta dengan luas tanah tidak > lebih dari 1000 m2. Dengan nilai uang tersebut, Ibu Kennita memberikan bibit > dan penyuluhan sampai tanaman-tanaman yang ia sarankan tumbuh subur. Lalu, > ibu Kennita membantu pemasaran dan juga ikut membeli produknya bila sang > pengusaha baru tersebut kesulitan mencari pembeli. Tapi selama ini banyak > pengusaha tanaman obat dan tanaman hias, yang terus berkembang dan ”umumnya > mereka menjadi mandiri dan tidak memerlukan bantuan lagi”, kata beliau. > Menurut ibu Kennita, saat ini terlihat adanya kecenderungan (trend), semakin > banyak para pensiunan yang ingin makan makanan organik dan juga obat-obatan > alami, karena biaya pengobatan yang semakin mahal, terutama bila pensiunan > tersebut menderita sakit. Persis seperti tulisan saya > sebelumnya<http://www.triharyo.com/?pilih=news&aksi=lihat&id=187> > . > > > > Setelah mengunjungi “Kuntum Nurseris”, cita-cita saya sangat sederhana, > yaitu mau menanam tanaman obat-obatan sakit jantung dan juga pencegah > tekanan darah tinggi untuk istri saya, di sekeliling rumah saya. > Mudah-mudahan istri saya bisa sembuh dengan memakai tanaman obat-obatan. > Sehingga tidak perlu lagi membeli obat-obatan apotik yang cukup mahal untuk > diminum setiap hari. Amien > > > > Demikian beberapa informasi dan mudah-mudahan bermanfaat, > > > > Salam > > Hengki > > > > -- > Gde Wisnaya Wisna > Jl.Dewi Sartika Utara 32A > Singaraja-Bali > website : www.lp3b.com >
