Itu tandanya pemerintah Malaysia sudah ketakutan, sedang bersembunyi, dan
saking takutnya mereka nggak berani ngomong, kemudian disuruhlah pemilik
rumah produksinya yang ngomong.

Kalau kita perangi mereka saya takut mereka mati berdiri...kasihan, jadi
jangan perang lah.

Dibalik semua ini, kita disadarkan untuk mencatatkan semua kekayaan budaya
kita ke badan dunia (Unesco ???), memberi nama pulau-pulau kita. Sebelumnya
kan kita tidak sadar akan milik kita. Coba hitung Sudah berapa banyak kita
kecolongan..bahkan beberapa artis kitapun diambil..contohnya Bunga Citra
Lestari. Untung satu sudah bisa kembali..bahkan pulang sendiri, yaitu
Manohara. Kalau Sipadan dan Ligitan mana bisa pulang sendiri....



2009/8/28 Asana Viebeke Lengkong <[email protected]>

>  PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA di dampingi Menteri Luar Negeri dan Menteri
> Pariwisata (Jro Wacik) di TV di hadapan segenap masyarakat Indonesia
> ‘Malaysia seharusnya sensitive terhadap perasaan orang
> Indonesia......................’
>
>
>
> Yang jawab:
>
>
>
> RUMAH PRODUKSI – melalui email ke Jro Wacik  - ‘maapin deh, salah ambil
> gambar’
>
>
>
> HOW LOW CAN WE GO???????????????????? Atau mungkin karena kita kebanyakan
> export TKI jadi kita semua di anggap TKI kali ya...
>
>
>
> Hebat ya diplomasi nya Malaysia..... Pemerintah nya sama sekali tidak
> berkomentar... di kirimlah Rumah Produksi..... padahal Menteri Menteri kita
> sudah kirim surat resmi lho....
>
>
>
> (CEO perusahan komplen ke perusahan lain... di jawab sama ‘office boy’)
>
>
>
> Gimana kawan?  Mau perang? Kalau lawan Singapore mungkin kita kalau dalam
> waktu 15 menit saja.... kalau lawan Malaysia... mungkin 20 menit deh atau
> malahan 10 menit saja... JADI GIMANA DONG? Kirim orang sebanyak orang
> Malaysia... tapi kita makannya tahu dan tempe sedangkan mereka disana tahu
> dan tempe nya pake santen; kalah ya kita kali....
>
>
>
> V
>



-- 
Gde Wisnaya Wisna
Jl.Dewi Sartika Utara 32A
Singaraja-Bali
website : www.lp3b.com

Kirim email ke