So right Donny.... kalau ada di depan mata nggak di pedulikan ya.... kalau
sudah hilang baru bingung... namanya orang hidup...

 

Anak tetangga pasti lebih jelek dari anak sendiri.... tapi istri tetangga
pasti lebih cantik dari istri sendiri... eh saya salah ya... hahahahahah
nggak ada hubungannya

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
Donny Bali
Sent: 29 Agustus 2009 0:34
To: [email protected]
Subject: [bali] Re: MALAYSIA MEMANG HEBAT

 

Pak Wis,

Enak lho gara-gara di klaim Malaysia, semua jadi mendadak peduli sama Tari
Pendet

Coba kalo Malaysia nggak sepeduli itu sama milik kita, siapa mau mikirin...

Aku malah punya pikiran menjual aksara Bali biar diurusi dan dimiliki sama
Malaysia

Wong di negeri sendiri nggak direken, padahal sudah capek-capek didaftarin
ke ISO.

Sudah menterinya orang Bali aja aksaranya terlantar, apalagi kalau nanti
diganti

Haloooo Malay!

Ada aksara yang siap dibeli nih... For Sale ... Cheap cheap cheap, Hurry!

Donny - babadbali.com

----- Original Message ----- 

From: Asana Viebeke Lengkong <mailto:[email protected]>  

To: [email protected] 

Sent: Friday, August 28, 2009 11:37 PM

Subject: [bali] Re: MALAYSIA MEMANG HEBAT

 

A good one P Wis.... mimpi Manohara pulang ke rumah P Wis ya....

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
Gde Wisnaya Wisna
Sent: 28 Agustus 2009 20:54
To: [email protected]
Subject: [bali] Re: MALAYSIA MEMANG HEBAT

 

Itu tandanya pemerintah Malaysia sudah ketakutan, sedang bersembunyi, dan
saking takutnya mereka nggak berani ngomong, kemudian disuruhlah pemilik
rumah produksinya yang ngomong.

Kalau kita perangi mereka saya takut mereka mati berdiri...kasihan, jadi
jangan perang lah.

Dibalik semua ini, kita disadarkan untuk mencatatkan semua kekayaan budaya
kita ke badan dunia (Unesco ???), memberi nama pulau-pulau kita. Sebelumnya
kan kita tidak sadar akan milik kita. Coba hitung Sudah berapa banyak kita
kecolongan..bahkan beberapa artis kitapun diambil..contohnya Bunga Citra
Lestari. Untung satu sudah bisa kembali..bahkan pulang sendiri, yaitu
Manohara. Kalau Sipadan dan Ligitan mana bisa pulang sendiri....



2009/8/28 Asana Viebeke Lengkong <[email protected]>

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA di dampingi Menteri Luar Negeri dan Menteri
Pariwisata (Jro Wacik) di TV di hadapan segenap masyarakat Indonesia
'Malaysia seharusnya sensitive terhadap perasaan orang
Indonesia......................'

 

Yang jawab:

 

RUMAH PRODUKSI - melalui email ke Jro Wacik  - 'maapin deh, salah ambil
gambar'

 

HOW LOW CAN WE GO???????????????????? Atau mungkin karena kita kebanyakan
export TKI jadi kita semua di anggap TKI kali ya...

 

Hebat ya diplomasi nya Malaysia..... Pemerintah nya sama sekali tidak
berkomentar... di kirimlah Rumah Produksi..... padahal Menteri Menteri kita
sudah kirim surat resmi lho....

 

(CEO perusahan komplen ke perusahan lain... di jawab sama 'office boy')

 

Gimana kawan?  Mau perang? Kalau lawan Singapore mungkin kita kalau dalam
waktu 15 menit saja.... kalau lawan Malaysia... mungkin 20 menit deh atau
malahan 10 menit saja... JADI GIMANA DONG? Kirim orang sebanyak orang
Malaysia... tapi kita makannya tahu dan tempe sedangkan mereka disana tahu
dan tempe nya pake santen; kalah ya kita kali....

 

V 




-- 
Gde Wisnaya Wisna
Jl.Dewi Sartika Utara 32A
Singaraja-Bali
website : www.lp3b.com

Kirim email ke