Memang lebih mudah dan menyenangkan ngurusin selangkangan dibandingkan
mikirin perut rakyat
kasian kalo mereka kebelet pipis

http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/04/08411830/cd.dan.rok.pemijat.di.jakarta.akan.digembok
*
**CD dan Rok Pemijat di Jakarta Akan Digembok*

Jumat, 4 April 2008 | 08:41 WIB

*JAKARTA, JUMAT-*Dinas Pariwisata DKI tengah mempertimbangkan untuk
melakukan ketentuan menggembok celana dalam (CD) maupun rok cewek pekerja
panti pijat. Cara ini dipandang bisa menghapus citra buruk panti pijat
sebagai sarang esek-esek atau ajang bisnis prostitusi terselubung.

Kewajiban menggembok CD maupun rok cewek pemijat di panti pijat sudah
diberlakukan di Kota Batu, Jawa timur. Bukan tak mungkin, dalam waktu dekat
Pemprov DKI mengadopsi ketentuan ini.

Kepala Subdinas Penelitian dan Pengembangan Dinas Pariwisata DKI, Made
Karya, mengatakan langkah Pemkot Batu menerapkan aturan menggembok celana
dalam cewek pemijat akan dijadikan masukan. Dinas Pariwisata DKI, dalam
waktu dekat, akan menjajaki kemungkinan kebijakan Pemkot Batu itu diadopsi
di Jakarta.

"Kebijakan Pemkot Batu tersebut menarik. Upaya seperti yang dilakukan Pemkot
Batu perlu pembahasan khusus. Kalau ini memang jalan terbaik kenapa tidak
dilakukan," ujar Made Karya saat dihubungi *Warta Kota*, Kamis (3/4) malam.

*Menyimpang*

Sementar itu, Made Karya mengakui sejumlah panti pijat di Jakarta
menjalankan praktek esek-esek di balik kedok pijat kebugaran. Hal ini,
katanya, membawa imbas bagi panti-panti yang murni menjalakankan bisnis
pijat kesehatan karena ikut dicap melakukan praktik esek-esek.

"Bentuk penyimpangan ini sebenarnya lebih disebabkan faktor nurani para
pekerja dan tamu panti tersebut. Kalau nurani mereka bagus, tentu tidak akan
melakukan praktik menyimpang," tutur Made.

Menurut berbagai aturan, sebenarnya telah dikeluarkan Pemprov DKI untuk
mencegah hal itu. "Mungkin karena keterbatasan personel, pengawasan dan
penegakan aturannya menjadi tidak maksimal," paparnya.

Dia mengatakan, ide menggembok celana dalam dan rok para pemijat bisa
menjadi jawaban untuk mengeatasi praktik esek-esek. "Seperti penggunaan
mesin absen sidik jari di kantor-kantor pemerintahan, hal ini terbukti bisa
mengurangi tindakan membolos," katanya.

Made menuturkan, jika penggunaan gembok sukses diberlakukan di Kota Batu,
tidak tertutup kemungkinan kebijakan tersebut akan diikuti Pemprov DKIT.
"Atau kalau perlu dicari formula lainnya. Bisa dengan alat lain yang
esensinya bisa mengurangi penyimpangan fungsi panti pijat," katanya.

Oleh karena itu, kata Made, pihaknya akan segera membahas lebih lanjut
wacana memasang gembok bagi cewek pemijat tersebut. *(Warta Kota/Tos)*

-- 
may peace prevail on earth
visit my world: http://pocastella.org

Nemu di kaskus: suasana kantor google
http://kaskus.us/showthread.php?t=815294

Kirim email ke