Maaf kalo sedikit apatis. Tapi kalo pas kampanye menghabiskan banyak dana,
darimanakah dana itu datangnya?

Dari sumbangankah? Kalo dari sumbangan, ada kemungkinan kan kalo yang
nyumbang nantinya pamrih ato nantinya malah ada perasaan tidak enak karena
pas kampanye sudah disumbangin. Terus terjadi deh hal - hal "itu"

Dari hutangankah? Kalo dari hutangan, kan ada kemungkinan kalo nantinya dia
bakalan berusaha mencapai BEP pas menjabat dengan melakukan "itu"

Ah, mungkin terlalu negatif thinking saya. Semoga yang menang bisa membawah
kebaikan buat Bali deh.

On Fri, Apr 11, 2008 at 6:38 AM, Artana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>    Pertarungan sudah dimulai, media pun panen raya....seperti tulisan bli
> anton, sebenarnya "raja media" lah yang akan menjadi pemenang sesungguhnya
> walau siapun calon yang memenangkan Pilgub nanti.
> Pantas saja Winasa membagun media terlebih dulu misalnya lewat Jimbarwana
> TV, J-net dan sampai strategi merapat ke komunitas IT.....
> Asal nanti (jika menang) tidak mengeruk "pengembalian" dari uang rakyat
> sich sah-sah aja, tapi siapa yang bisa menjamin..?..
>
>
> Artana :
> http://yanartana.com
>
>
>
>
> .
>



-- 

winardi
http://winardi.wordpress.com
*trying to be positif*

Kirim email ke