Maap, jangan pesimis dulu. Udah terbukti rakyat ga belog-belog amat. 
Lihat hasil pemilu Jabar. cagub/cawagub incumbent kalah telak. 
Padahal dana kampanye cagub/cawagub yang kalah mereka. Sedangkan 
HADE hanya kelihatan jarang-jarang. Pas kampanye akbarpun Pendukung 
pasangan ini adem ayem saja.
Dilihat dari hasil pemilu 2004 pasangan Hade yang di usung PKS dan 
PAN harusnya kalah telak. Tapi rakyat menentukan lain. Mungkin 
mereka bosan dengan janji2 muluk orang tua yang dah karatan ama 
korupsi. Jadilah mereka memilih cagub/cawagub muda yang memiliki 
program mensejahterakan rakyat dan belum ternoda sama KKN. Memang 
mereka belum teruji dan yang pasti mereka sekarang harus 
merealisasikan janji2 kampanye yang mereka tebar. Jadi besarnya dana 
kampanye tidak jadi tolak ukur kan? Yang jadi tolak ukur adalah 
program kerja mereka selama memimpin dan trek recordnya selama ini. 
Satu lagi HADE bukan berasal dari JABAR lho. Jadi putra daerah juga 
ga berpengaruh.
Jadi sekarang terserah pada masyarakat bali. Mau cerdas seperti 
Jabar ato pura2 bodo aja. Klo cerdas, pilihlah pemimpin yang bisa 
membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Walaupun cagubnya ga ada 
yang kompeten, pilihlah yang terbaik dari yang terburuk.
Menurut saya sih rakyat bali cerdas-cerdas. Jadi saya yakin pilihan 
masyarakat bali akan bisa membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat 
bali yang selama ini tertipu dengan industri pariwisata.
Suksma

Kirim email ke