Betul bli, setiap orang punya cara yang berbeda.. Tapi cara berbeda
tersebut janganlah sampai merugikan orang lain.. Saat ini demo kok
identik dengan anarki.. Seringkali jika opininya tidak diterima,
mulailah tindakan kekanak-kanakannya muncul.. Bentrok dengan aparat,
pemblokiran jalan, perusakan gedung tmpat demo, bahkan yang di Bali
sampai merobek poster presiden.. Saya sebagai mahasiswa juga malah
antipati melihat itu semua.. 

Yang lebih serunya klo ternyata mereka demo cuman karena domplengan
dari orang untuk mencapai tujuan oknum tersebut. Bisa kita lihat
angkatan 66 yang saat ini ongkang-ongkang kaki pada kursi empuk
pimpinan partai politik.. Sedihnya lagi kelakuan tersebut ternyata
ditiru oleh aktivis'98.. Saat ini mereka asyik masyuk duduk di
pimpinan parpol..mana kata-kata perjuangan rakyat yang dulu dikoarkan
sampai berbuih-buih??

Saya setuju ada demo.. Ini bukti adanya kebebasan berpendapat..Tapi
harus simpatik dan memang murni karena membela kepentingan rakyat...
suksma

http://proletarman.wordpress.com


--- In [email protected], antonemus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> dear all,
> 
> sori br nimbrung diskusi soal ini. lagi elek ngurus kerjaan. maunya
sih diem
> saja dan baca2 posting. tp krn topiknya menghangatkan badan, makanya
ikut
> dikit. terutama soal aksi di jalan.
> 
> aksi di jalan mmg bukan satu2nya jalan. spt sudah banyak disebut di
milis
> ini, tiap orang punya cara masing2. banyak jalan menuju roma. semua
punya
> alasan masing2. tp sbg orang yg kadang2 ikut bawa poster atau ikut
teriak2
> pas demo, izinkan aku memberikan alasan.
> 
> demo hanya alat. hanya metode. tujuannya cari perhatian. kita tidak
punya
> kekuatan dan kekuasaan spt birokrat atau anggota dpr yg punya nama
besar utk
> masuk koran dan mempengaruhi banyak orang. maka, salah satu caranya
adalah
> dg aksi di jalan utk menarik perhatian. dengan cara itu pula kami
> menyampaikan pesan. sebab, sekali lg hanya itu sebagian yg kami bisa.
> 
> tp sekali lg itu hanya cara. masih banyak cara lain. melaporkan
mereka yg
> kalah oleh pembangunan, menuliskan mereka yg tertindas oleh sistem yang
> tidak pernah memihak, dan seterusnya dan seterusnya adalah cara
lain. ada
> pula diskusi, lobi, dan banyak cara lain. sekali lg itu yg kami bisa.
> 
> bukan. ini bukan utk mnjadi pahlawan. lalu merasa paling benar dg
cara itu.
> ini hanya ttg menyampaikan sebuah sikap. sebab, bagiku (dan sekali
lagi ini
> pasti beda bagi orang lain, dan silakan saja) ketidakadilan sering
terjadi
> juga karena mereka yg tau lbh banyak diam. atau kalau mmg kita hanya
diam,
> setidaknya dalam pikiran kita sadar bahwa ada sesuatu yg tidak adil
di depan
> mata kita.
> 
> seperti kata pramoedya: adillah sejak dalam pikiran..
> 
> *adi serius sajan nah. :D*
> 
> 
> 2008/5/5 Dodie Christian <[EMAIL PROTECTED]>:
> 
> >   Semakin menambah kegelapan hari-hari masyarakat..=(
> > mari menunggu..??!!
> >
> >
> >
> >
http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2008/05/080505_indonesiafuel.shtml
> >
> >
> > *menunggu dan berharap si antonemus dan ancak ngajakin demo..=)*
> >
> >
> > tehhangat&pisanggoreng
> > D
> >
> > ------------------------------
> > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.
Try it
> >
now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
> > 
> >
> 
> 
> 
> -- 
> anton | http://rumahtulisan.com
>


Kirim email ke