Pertama2,

Saya sangat ikut berduka cita atas meninggalnya si kecil.
Semoga Ibu Farah dan dan keluarga diberi kekuatan atas
kepergian sang buah hati. Yakinlah bahwa si kecil
akan mendapatkan tempat yg terbaik di sisi-Nya.

Kembali.... kejadian seperti ini terulang lagi.
Apakah hal seperti ini akan terjadi terus ?

Walaupun Ibu Farah sudah ikhlas, apakah tidak sebaiknya
menempuh jalur hukum utk memastikan siapa yg
harus bertanggung jawab atas kejadian tsb.

Selama tidak ada yg memulai, maka hal ini akan terus
terjadi. Memang, cukup berat juga menempuh jalur
hukum itu, baik waktu, tenaga dan biaya. Tetapi,
apakah memang tidak ada sebuah jalanpun utk
mengatasinya ?

Kenapa ya.... dokter tsb berani memutuskan utk CT-SCAN
utk seorang bayi yg baru berumur 11 HARI ??!!
Apakah dia tidak tahu proses apa yg terjadi dg CT-SCAN itu ?
Apakah sebegitu rendahnya mutu dokter2 kita ?

Seperti kita ketahui, radiasi dari proses rontgen maupun
ct-scan akan merusak sel2 tubuh kita. Tubuh kita 'kan dibentuk
dari sel2 tsb.
Utk radiasi rendah seperti rontgen, sel2 yg rusak itu masih mampu
utk membentuk kembali.
Bayangkan saja, anak seusia itu di-ct-scan, yg radiasinya jauh
lebih tinggi drpd rontgen. Tentu saja
sel2 tubuhnya masih SANGAT-SANGAT lemah utk menerima
radiasi. Apalagi bagian OTAKnya ! Akibatnya, sel2 otak
tidak saja rusak tetapi hancur dan tidak mampu membentuk
sel2 yg baru.

Sedih sekali saya membayangkannya.

Menurut saya, janganlah Ibu Farah berdiam diri.
Lakukanlah sesuatu utk menunjukkan rasa protes kita,
entah itu melalui manajemen rumahsakit ataupun IDI, dsb.

Tetapi biasanya, kalau email ini dikirimkan ke milis2 dokter,
mereka akan diam saja, tanpa ada komentar apapun.

Taufan




-----Original Message-----
From: tri watie [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Saturday, June 01, 2002 12:12 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [balita-anda] CT SCEN ANAK + Kelanjutan Cerita Awal mulanya



 To Rekan Neters
Kelanjutan tentang anak kami yg di CT Scen anak kami lahir normal
denganberat badan 4 Kg dan sehat2 saja sewaktu pulang dan setelah 2 hari
dirumah anak kami mencret dan panas akhirnya kami bawa ke DSA dan sudah
dikasih obat tp jika panasnya masih suruh bawa kerumah sakit saja krn
panasnya 38 maka kami memutuskanuntuk kami bawa kerumah sakit dan harusdi
opname setelahd i rawat 2 atau 3 hari di rumah sakit anak kami sudah tidak
mencret kata dokter tinggal kembungnya saja tapi anehnya anak kami kok
menagis terus sepanjang malam dan akhirnya dokternya memutuskan untuk di
rontgen perut dan usg kepala trus di tes mata dan dari hasil ketiga tes itu
di nyatakan baik dan cuma ada sediit kembung dari hasil rontgen .Tapi dokter
tidak puas dengan hasil itu karena kok anak kami dengan panas 37,7 malah
kejang akhirnya suster menyuruh kami CT SCEN tp kami belom mau krn dari
dokter saja tidak menyarankan kami CT SCEN dan akhirnya dokter menyarankan
kami untuk melakukan CT SCEN dan kami sudah!
!
 tanya apa anak usia 11 hari kuat untuk di CT SCEN dan  dokter menyatakan
tidak ada masalah dg itu semua  akhirnya kami menyetujuinya .
Tapi yang membuat kami terkejut setelah anak kami masuk ruang CT SCEN kami
ortunya dipanggil untuk masuk keruangan dan disitu sudah ada DSA dan para
suster yang kebinggungan karena anak kami sepertinya sudah sekarat dan kami
tanya kenapa anak kami jadi seperti itu dokternya hanya bilang ubun ubun
anak kami mengeras dan daripetugas CT SCEN mengatakan belom semua kepala
masuk ( baru sampai di alis ) anak kami sudah tidak kuat dan terjadi hal itu
.
akhirnya anak kami di bawa ke ruangan ISO BAYI lagi dan dokterpun tanpa rasa
tanggung jawab meninggalakan anak kami dan selang 30 menit anak kami
meninggal dunia .Tanpa tahu apa sebenernya sakit anak kami yang berumur 11
hari itu karena dari fihak dokter tidak pernah memberi tahu apa sebenernya
sakit yang diderita anak kami .
itulah para neters cerita tentang anak kami , dan kami saat ini berada
disolo dan anak kami di rawat di rumah sakit yg  bagus juga di solo tapi
sayang dokternya begitu gegabah dalam tugasnya .
Farah




---------------------------------
Do You Yahoo!?
Yahoo! - Official partner of 2002 FIFA World Cup



>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke