Meningkatnya omset yang diraup pedagang kecil dari tahun ke tahun membuat PT 
Unilever Indonesia Tbk kian bergairah memberikan peluang bisnis kepada usaha 
kecil menengah (UKM). Caranya dengan membuka kesempatan ikut dalam ajang 
Festival Jajanan Bango (FJB).

FJB yang sudah digelar empat kalinya itu tahun ini akan berlangsung di tiga 
kota, dimana Surabaya. terpilih sebagai kota perdana. Kota berikutnya adalah 
Bandung dan kemudian berakhir di Jakarta. Namun, jadwalnya belum ditentukan. 

Menurut Brand Manager Bango Memoria Dwi Prasita, omset yang diperoleh pedagang 
makanan selama mengikuti FJB 2004-2007 terus meningkat. Karena itu, pesertanya 
terus membeludak, sehingga dilakukan seleksi menyangkut eksistensi dan dedikasi 
berbisnis. Minimal sudah lima tahunan berdagang makanan yang sama. Jadi, kata 
dia, besarnya dampak UKM di bidang makanan 
dan minuman telah dirasakan penjaja makanan dan minuman yang ikut sebagai Duta 
Bango FJB.

"FJB begitu banyak melibatkan pedagang jajanan. Ini tentu meningkatkan omset 
mereka baik saat menjadi peserta FJB maupun setelah kembali ke asal 
masing-masing. Soalnya Bango mempromosikan mereka," ujar Memoria usai acara 
tumpengan dalam rangka hari ulang tahun (HUT) Bango ke 80 di Restoran Bumbu 
Desa, bilangan Cikini, Jakarta, Jumat kemarin.

Pada FJB 2005, lanjut Memoria, omset yang diperoleh pedagang sebesar Rp 350 
juta sehari. Ini diperoleh dari prestasi jumlah pengunjung ke FJB sebanyak 47 
ribu orang. Kemudian FJB 2006, omsetnya naik menjadi Rp 715 juta sehari dengan 
jumlah pengunjung 95 ribu orang dan 164 macam 
jajanan. Di FJB 2007, panitia terus meningkatkan jumlah jajanan sebanyak 215 
macam. Hasilnya, jumlah pengunjung kembali meningkat sebanyak 255 ribu dengan 
pendapatan Rp 2,8 miliar. (ers)

Indo Pos - Rabu, 14 Mei 08

Kirim email ke