Terimakasih untuk penjelasan, tetapi bicara sate bikin aku tambah lapar.

  ----- Original Message ----- 
  From: mediacare 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, September 04, 2008 11:51 AM
  Subject: [SPAM] Re: [bango-mania] Nyam nyam... Sate Afrika (( yuk kita 
cobainn... ))



  Hehehehe..Tante Ambon ada-ada saja..

  Kalau cuma ngobrolin makanan lewat milis mah tidak membatalkan puasa (bukan 
melanggar hukum agama). Justru malah memperkuat keimanan seseorang, karena 
mampu bertahan untuk menjalankan ibadah puasa walau digoda oleh makanan-makanan 
lezat dan menggiurkan.

  Yang kurang baik itu ngobrolin kejelekan orang lain...





    ----- Original Message ----- 
    From: Sunny 
    To: [email protected] 
    Sent: Friday, September 05, 2008 4:50 PM
    Subject: Re: [bango-mania] Nyam nyam... Sate Afrika (( yuk kita cobainn... 
))



    Bicara makanan pada siang hari  apakah tidak melanggar hukum agama?


      ----- Original Message ----- 
      From: wahyu adji 
      To: [email protected] 
      Sent: Thursday, September 04, 2008 6:35 AM
      Subject: Re: [bango-mania] Nyam nyam... Sate Afrika (( yuk kita 
cobainn... ))



      wah, ngomongin sate, jadi laper nih tapi magrib msih lama hik hik hik
       
      Wahyu







      ----- Original Message ----
      From: elmyrha <[EMAIL PROTECTED]>
      To: [email protected]
      Sent: Thursday, September 4, 2008 11:07:44 AM
      Subject: [bango-mania] Nyam nyam... Sate Afrika (( yuk kita cobainn... ))


      Rabu, 27/08/2008 11:37 WIB 
      Nyam nyam... Sate Afrika 
      Nita - detikFood

      Jakarta - Nama: Nita
      Email: nitasoesabdo[ at]gmail. com
      Alamat: serangoon central 12-23

      Tertarik menyantap pisang dipadu dengan domba? Tak ada salahnya 
      melirik Sate Afrika dan mencicipinya. Berlokasi di samping Musium 
      Batik, Jl. K.S Tubun tak menyurutkan niat saya untuk menempuh 
      perjalanan panjang dan macet dari Lebak Bulus.

      Untuk diketahui, sedikit eksklusif, warung sederhana tanpa AC ini 
      membutuhkan reservation sebelumnya. Yang harus Anda lakukan sebelum 
      meluncur adalah menelpon si empunya yaitu Bapak Haji Ismail di 0817-
      855881 / 0856-91000806. Lalu kedua sebutkan nama anda dan beritahukan 
      berapa orang yang akan bersantap. Untuk makanan tentukan bagian tubuh 
      domba mana yang Anda pilih (most preferably pungung). Tanpa adanya 
      reservasi ini, ada kemungkinana anda pulang dengan tangan kosong 
      karena kehabisan daging domba.

      Sesampainya disana, saya menemui nama saya terpampang di papan tulis 
      berikut dengan pesanan yang telah dilakukan sebelumnya via telepon. 
      Begitu tiba, saya pun menyebutkan nama saya kepada sang pelayan. Nah, 
      kemudian barulah pelayan berkulit gelap akan mencampur daging domba 
      dengan saos yang terdiri dari mustard, kecap, saos dan bawang putih. 

      Sate yang ini memang berbeda dari sate lainnya yang kerap tampil 
      dengan tusukan sate. Nah, kalau sate Afrika ini tidak tampil dengan 
      tusukan sate, melainkan hanya dipotong-potong saja. Mengenai side 
      dish pelayan akan bertanya, "nasi atau pisang?". Nah, inilah keunikan 
      dari sate Afrika ini untuk bersantapnya bukan menggunakan nasi atau 
      lontong, melainkan nasi dan pisang.

      Sesaat kemudian datanglah pesanan saya, daging domba yang dipotong-
      potong dengan topping berupa irisan bawang Bombay, serta pisang yang 
      dipotong kecil-kecil dan digoreng dengan mentega. 

      Sedikit aneh memang. Tetapi, setelah dipadukan antara saus, domba dan 
      pisang... Sensasi meledak di mulut anda takkan terlupa. Paduan rasa 
      manis yang tidak terlalu sekaligus sepat dari pisang membuat lidah 
      bergoyang. Apalagi manis asam gurih dari saus dan tentunya keempukan 
      dan kegurihan punggung domba yang tak ada tandingannya merupakan 
      paduan yang sangat unik dan sedap! 

      Sedangkan teman saya lebih memilih memakannya dengan cara 
      konvensional yaitu memasangkannya dengan nasi putih ditaburi bawang 
      goreng. Meskipun begitu, hmm... tentunya tak kalah nikmat. 

      Walaupun kami sedikit kecewa karena domba yang dihidangkan tidak 
      panas tetapi rasa dan keempukannya telah dengan sukses meredam 
      kekecewaan kami. Namun, alangkah lebih nikmatnya jika sate domba 
      tersebut dihidangkan panas. Bagaimanapun juga Sate Afrika seharga Rp 
      35.000,00 per porsi ini telah memikat hati dan perut kami. 

      Sebagai buah tangan untuk keluarga, kamipun memesan untuk dibawa 
      pulang. Sesampainya di rumah, tak seperti makanan dari tempat lain 
      yang rasanya berkurang karena take away, sate domba ini tetap 
      senikmat ketika kami menyantapnya di bawah pohon belimbing di samping 
      museum. Menakjubkan!

      Sate Afrika
      Jl. K.S Tubun No.6, Tanah Abang
      Jakarta
      Telp: 0817-855881/ 0856-91000806 ( dev / Odi 








   

Kirim email ke