wah..jadi penasaran neh....

alamat persis nya dong jeng....

'octo'




________________________________
Dari: utari ninghadiyati <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 6 November, 2008 13:33:56
Topik: [bango-mania] soto betawi tangki wood


soto betawi tangki wood

ini dia warung soto yang kerap jadi tempat pemuas rasa para pencinta soto. 
warung soto betawi milik pak H. usman Ali memang jago membuat soto betawi. 
kabarnya sang pemilik memang sudah lama berjualan soto. awalnya dia berjualan 
di kawasan tangki wood, tapi sekarang sudah pindah di dekat rel kereta api 
bintaro, tepatnya di jl. wr supratman rengas ciputat.

karena memiliki pengemar setia, ukuran warung pun dibuat lebar. ada banyak meja 
di dalam yang disusun dengan rapi. di atas setiap meja ada tempat untuk menaruh 
sambal, kecap, dan acar. ada juga emping dan kerupuk. 

biasanya begitu pelanggan masuk dan duduk di meja, seorang pelayan langsung 
memberikan daftar menu. kalau nggak mau rebutan daftar menu, pemilik 
menyediakan menu raksasa yang ditempel di bagian tembok. bedanya menu raksasan 
dibuat minus harga.

karena jagoannya soto makanya di menu soto menduduki urutan awal. ada soto 
campur, soto jerohan, soto daging, dan nasi. kalau mau memilih soto campur 
tanpa usus boleh. pokoknya soto dibuat berdasarkan order. jadi nggak perlu 
terpaku sama si daftar menu. selanjutnya ada menu lain seperti sayur asam, 
daging empal, ayam bakar, dan lain-lain. mungkin dibuat untuk mereka yang tidak 
suka soto betawi.

nah, si soto ini disajikan dalam mangkuk berukuran besar. kuahnya berwarna 
putih dengan sedikit warna kuning yang berasal dari bumbu. santannya tidak 
terlalu kental dan tidak terlalu encer, pas. rasanya juga mantap karena sengaja 
disajikan dalam keadaan tidak terlalu panas. jadi bisa langsung disantap.

sama seperti kuah, isi soto pun tidak kalah hebat. ukuran daging dan jerohannya 
besar dan tebal. tapi tidak keras dan alot. rupanya si daging sudah direbus 
dalam waktu lama. kalau pun dagingnya berwarna agak merah, bukan berarti si 
daging tidak matang. warna ini timbul dari bumbu yang dipakai sewaktu merebus 
daging. tidak heran kalau daging tetap enak rasanya meski dimakan tanpa kuah.

seluruh kelezatan ini cukup ditebus dengan uang Rp 15 ribu. itu belum termasuk 
nasi dan pernak-pernik lainnya. termasuk otak-otak yang jadi menu pembuka khas 
di warung ini. 

PS. kalau makan disini jangan hari selasa karena tutup


utari ninghadiyati
my blog www.utarininghadiya ti.multiply. com 
    


      
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke