Bu El,
kalau tidak keberatan mohon disharing marketing dari sate karang ini,
awalnya saya kira hanya karena sudah sudah mempunyai nama dan pelanggan
tetap saja.

salam,
tomo

2009/9/30 <[email protected]>

>
>
> Daku suka banget neh sate karang..unik...makan sate pake lontong disiram
> sama kuah sayur nangka..makannya lesehan..
>
> Dulu sempet wawancarain anaknya yg punya buat acara kantor..jadi kita makan
> disana sambil diskusi tanya jawab..
>
> Yg kita ambil adalah insigt dari marketing penjualan mereka..
>
> Satu lagi yg kita mampirin itu Mbah Mo..
>
> "El"
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> ------------------------------
> *From: *tomo <[email protected]>
> *Date: *Wed, 30 Sep 2009 07:33:54 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *Subject: *[bango-mania] Mengudap nYamlengnya Sate Karang Pak Prapto
>
>
>
> Wak Radit dan rekans,
> berikut catatan njajan di Jogja pas lebaran.... Sate Karang Kotagede,
> kindly need your comment ya....
>
> Sate Karang merupakan salah satu ikon kuliner Kota Gede. Disebut Sate
> Karang karena lokasi penjualannya di Lapangan Karang, Kota Gede. Sate ini
> dibuat dari daging sapi yang dibumbui saus kacang lalu disajikan bersama
> lontong dan kuah lodeh. Sate Karang mulai berjualan sejak tahun 1948,
> dijajakan berkeliling oleh Pak Karyo Semito, ayah Pak Prapto. Dan sejak
> tahun 1955, Pak Karyo memutuskan menetap di Lapangan Karang. Ada dua orang
> anak penerus Pak Karyo dalam berjualan sate sapi, Pak Prapto di lapangan
> Karang ini dan Pak Cipto yang membuka warung di jalan Kemasan Kotagede.
> Selengkapnya silahkan baca di Mengudap nYamlengnya Sate Karang Pak 
> Prapto<http://kulineronline.wordpress.com/2009/09/29/mengudap-nyamlengnya-sate-karang-pak-prapto/>
>
> --
> ~tomo~
> http://kulineronline.wordpress.com
>
>
>  
>



-- 
~tomo~
http://kulineronline.wordpress.com
http://www.facebook.com/wisatakuliner

Kirim email ke