Hampir sama dengan mbah Mo..rata2 untuk penjual makanan mereka menggunakan sistim mouth 2 mouth (dari mulut ke mulut) pastinya dibarengin dengan pelayanan,kebersihan,dan kualitas makanan itu sendiri..
Tak jarang mereka terjun langsung untuk melayani para pelanggannya..dan sedikit ngobrol..jadi pelanggan merasa terhormati bisa dilayani oleh sang empunya.. Kalo sate karang ini kan pake konsepnya lesehan..dan ditengah lapangan..sesuai dengan ciri khas jogjaan.. Untuk wisatawan jakarta, jarang2 lah menemukan tempat makan yg bisa duduk nyaman dilapangan dan lesehan lagi..apalagi disekitarnya juga banyak yg jualan lain wedang ronde,ect..jadi bisa santai..walau lesehannya cuma pake tiker dan atasnya beratap terpal..tapi suasana yg seperti itu yg jarang di Temukan di jakarta.. Cita rasa yg khas,tampilan yg unik, serta pelayanan yg istimewa pasti akan berkesan dipara pelanggannya, kepuasan yg didapat pasti akan diomongin ke yang lainnya.. Ya seperti kita dimilis ini..saling merekomendasikan tempat makanan yg enak..testimoni dari orang2 yg sudah mencicipi apalagi kalo pakar kuliner seperti pak bondan yg bicara,pasti dijamin enak..dan pasti bikin kita ingin mencobanya juga..so daganganjadi laris manis tanjung kimpul deh hehe.. Itu yg sekiranya bisa aku share mas..semoga bermanfaat yah.. "El" Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: tomo <[email protected]> Date: Wed, 30 Sep 2009 14:56:22 To: <[email protected]> Subject: Re: [bango-mania] Mengudap nYamlengnya Sate Karang Pak Prapto Bu El, kalau tidak keberatan mohon disharing marketing dari sate karang ini, awalnya saya kira hanya karena sudah sudah mempunyai nama dan pelanggan tetap saja. salam, tomo 2009/9/30 <[email protected]> > > > Daku suka banget neh sate karang..unik...makan sate pake lontong disiram > sama kuah sayur nangka..makannya lesehan.. > > Dulu sempet wawancarain anaknya yg punya buat acara kantor..jadi kita makan > disana sambil diskusi tanya jawab.. > > Yg kita ambil adalah insigt dari marketing penjualan mereka.. > > Satu lagi yg kita mampirin itu Mbah Mo.. > > "El" > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > ------------------------------ > *From: *tomo <[email protected]> > *Date: *Wed, 30 Sep 2009 07:33:54 +0700 > *To: *<[email protected]> > *Subject: *[bango-mania] Mengudap nYamlengnya Sate Karang Pak Prapto > > > > Wak Radit dan rekans, > berikut catatan njajan di Jogja pas lebaran.... Sate Karang Kotagede, > kindly need your comment ya.... > > Sate Karang merupakan salah satu ikon kuliner Kota Gede. Disebut Sate > Karang karena lokasi penjualannya di Lapangan Karang, Kota Gede. Sate ini > dibuat dari daging sapi yang dibumbui saus kacang lalu disajikan bersama > lontong dan kuah lodeh. Sate Karang mulai berjualan sejak tahun 1948, > dijajakan berkeliling oleh Pak Karyo Semito, ayah Pak Prapto. Dan sejak > tahun 1955, Pak Karyo memutuskan menetap di Lapangan Karang. Ada dua orang > anak penerus Pak Karyo dalam berjualan sate sapi, Pak Prapto di lapangan > Karang ini dan Pak Cipto yang membuka warung di jalan Kemasan Kotagede. > Selengkapnya silahkan baca di Mengudap nYamlengnya Sate Karang Pak > Prapto<http://kulineronline.wordpress.com/2009/09/29/mengudap-nyamlengnya-sate-karang-pak-prapto/> > > -- > ~tomo~ > http://kulineronline.wordpress.com > > > > -- ~tomo~ http://kulineronline.wordpress.com http://www.facebook.com/wisatakuliner
