ya..sing penting presentasi dulu.......... selnjutnya....untung rugi gak ya ?
Pada tanggal 18/02/08, [agiel] <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > oke. > besok prensentasikan didepan saya ! > > (pura2 jadi pejabat) > > 2008/2/18 hendro cahyono <[EMAIL PROTECTED]>: > > > ralat pada comment sebelumnya : bukan pake honda supra tapi suzuki > > smash. > > dibawah ini adalah detailnya (hasil pencarian data) > > salam, > > > > > > ============ ========= ========= ========= ====== > > > > http://www.jawapos. co.id/index. php?act=detail_ radar&id= 195671&c= 85 > > > > RADAR JOGJA Kamis, 14 Feb 2008 > > > > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - > > > > Kamis, 14 Feb 2008 > > > > Dari Soft Launching Bahan Bakar Air Hidrofuel Banyugeni di UMY > > > > Wah...Menakjubkan, seperti Bahan Bakar Minyak > > > > Terus melambungnya harga bahan bakar minyak (BBM) membuat berbagai > > kalangan mulai mengembangkan energi alternatif. Salah satunya dilakukan para > > ilmuwan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kemarin, UMY > > menggelar soft launching BBM yang berbahan dasar air. Produk hidrofuel ini > > diberi nama Banyugeni. > > > > SYUKRON M, Bantul > > > > Tepuk tangan bergemuruh di halaman Gedung Ahmad Dahlan, komplek Kampus > > Terpadu UMY saat sepeda motor Suzuki Smash AB 5520 GI menyala. Sejurus > > kemudian, tangan Rektor UMY Dr Khoiruddin Bashori langsung menggeber gas > > kendaaran roda ini. Lambat laun, suara mesin semakin keras dan stabil. > > Bupati Bantul Idham Samawi pun didaulat menaiki kendaraan itu. Bersama > > Khoiruddin, Idham pun naik motor ini mengitari halaman kampus. > > > > Begitulah suasana soft launching Banyugeni. Bukan hanya sepeda motor, > > produk hidrofuel ini juga diujicobakan di berbagai media. Seperti lampu > > minyak, kompor, traktor dan aeromodeling. "Wah, menakjubkan. Seperti bahan > > bakar minyak," ujar Idham di sela-sela soft launching. > > > > Ya, hidrofuel Banyugeni adalah temuan dari lima peneliti UMY. Yakni Drs > > Purwanto, Ir Bledug Kusuma Prasadja MT, Ir Tony K. Haryadi MT, Ir Lilik > > Utari MS dan Dra Nike Triwahyuningsih MP. Ada empat macam produk berbahan > > dasar air yang dihasilkan kelima peneliti. > > > > Hidrofuel hasil penelitian UMY yang telah dipatenkan ini terdiri atas > > beberapa varian produk. Yakni hidrokerosene atau setara dengan minyak tanah, > > hidrodiesel (solar), hidropremium (bensin), dan hidroavtur (bahan bakar > > jet). Sama seperti yang dilakukan pada sepeda motor, percobaan pada tiga > > varian lainnya juga berhasil dengan sempurna. "Bau dan warna bisa > > disesuaikan dengan keinginan kita," kata Khoiruddin. > > > > Purwanto mewakili tim peneliti menjelaskan, penelitian produk hidrofuel > > ini dilakukan sejak 2003. Latar belakang penelitian karena semakin tingginya > > harga minyak mentah di pasaran dunia. > > > > "Subsidi pemerintah untuk BBM tahun 2007 sudah mencapai Rp 50,64 > > triliun. Sungguh beban amat berat bagi pemerintah yang sekarang ini terus > > mengalami defisit anggaran. Bahan bakar dari minyak bumi dan batu bara > > semakin sulit diperoleh, padahal konsumsinya terus meningkat," ujar > > Purwanto. > > > > Ia mengungkapkan, untuk menjadikan air menjadi bahan bakar diperlukan > > empat perlakukan yang disebut teknologi mekanotermal- elektrokemis. Proses > > ini melalui empat tahapan. Yakni, mekanik (gerak), thermal (panas), listrik > > dan kimiawi. "Pengertian kimia dalam proses ini adalah memberikan bahan lain > > yang bisa menjadikan air bisa menyala. Nah hal ini yang saya tidak bisa > > matur," tuturnya. > > > > Ia menjelaskan, untuk bisa terbakar ada beberapa proses kimia yang harus > > dilalui. Secara kajian ilmiah, air terdiri atas beberapa molekul yang bisa > > terbakar. Yaitu molekul atom H2O. Unsur ini bisa dipisahkan secara kimiawi, > > sehinga menjadi molekul 2H2 + O2. "Nah unsur hidrogen inilah yang bisa > > menyala. Bahkan bisa meledak. Selain itu, unsur oksigen (O2) juga merupakan > > molekul yang sangat berpengaruh dalam pembakaran. Jadi pada hakekatnya air > > adalah api," urainya. > > > > Hanya Purwanto tidak bersedia menjelaskan secara detail berapa anggaran > > yang dibutuhkan untuk mengubah air menjadi bahan bakar. Menurutnya, jika > > diproduksi secara masal, anggaran yang dikeluarkan bisa ditekan sedemikian > > kecil. "Karena pada prinsipnya yang digunakan adalah air yang jumlahnya > > tidak terbatas. Bukan seperti fosil," jelasnya. > > > > Khoiruddin menuturkan, selain sebagai bahan baku alternatif, keunggulan > > hidrofuel ini juga ramah lingkungan. Pada percobaan yang dilakukan di PT > > CoreLab Indonesia, sebuah laboratorium internasional yang independen, produk > > ini telah memenuhi standar Dirjen Migas. Antara lain, tidak korosif atau > > tidak menyebabkan karat, tidak meninggalkan residu dan kandungan sulfur dan > > timbal yang dihasilkan lebih rendah dari yang diperbolehkan. > > > > Sedang Idham Samawi mengaku bangga dengan hasil penelitian ini. Ia > > menegaskan, Pemkab Bantul siap mengalokasikan anggaran untuk pengembangan > > penelitian ini. "Bahkan seharusnya bukan hanya APBD, tapi APBN juga layak > > untuk membiayai penelitian," tandasnya. *** > > > > > > > > -- > [agiel] > B 6115 KKU > -ordinary black scorpio- > > > -- Ophet 0818-08807388 bebex penjelajah/BekaKak-003 www.bekakak.or.id http://blackkarisma.multiply.com/ #Usah gelisah apabila dibenci manusia karena masih banyak yang menyayangimu di dunia, tapi gelisahlah apabila dibenci Allah karena tiada lagi yang mengasihmu di akhirat# [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED]
