pakdhe,
sengaja saya ga reply ke milis sono...

kalo boleh comment,
gmn kalo di pertanyaan itu kita tambahkan asumsi bahwa kedua pengendara ga
tahu aturan baku berlalulintas...
atau misalnya salah satu dari pengendara itu adalah kita, si lawan kita ga
tahu aturan berlalu-lintas...

kan mau berdebat seperti apapun ga akan ada hasilnya alias ngotot2an doang
kalo kebetulan karena merasa kita yang mengerti aturan.
mungkin kalo saya boleh berpendapat, tidak ada aturan baku untuk itu. tidak
ada aturan tertulis *harus begini harus begitu, dan yang benar adalah yang
begini*....

dalam menghadapi situasi seperti itu menurut saya tidak terlalu sukar karena
pada kondisi itu bisa langsung menggunakan aturan dadakan yang dipahami
bersama. aturan itu adalah aturan "naluri safe manusia"

1. siapa yang terdekat dengan titik batas perempatan dia berhak melaju
dahulu namun dengan asumsi sudah sama-sama mengurangi kecepatan dititik
terendah. kalo salah satu ternyata ga ngurangi speed, ya sudah patsi suruh
aja dia duluan... aman kan?

2. dengan klakson 2-3 kali ditambahkan pandangan mata ke dia, pastikan dia
melihat kita juga atau tidak. dengan demikian biasanya kalo yang nglakson
duluan akan diberi jalan oleh yang tidak mengklakson. begitu juga ketika
kita mendengar lawan kita sudah mengklakson walau kita sebenarnya berposisi
lebih dekat ke perempatan, alangkah lebih baik kita lanjutkan proses
pengeremannya karena dengan mengklakson, sangat jarang orang tersebut mau
mengalah/ngerem.

3. pahami kecepatan lawan.

4. biasakan mengemudikan dalam kecepatan toleran terendah saat memasuki
perempatan "sama besar"...

5. biasakan mengaktifkan sein dan klakson tepat pada waktunya. sehingga
tidak membuat bingung orang lain, dan dapat mengantisipasi apa yang
masing-masing harus lakukan dan antisipasi.

kalo kita merasa ngerti ya nantinya yg terjadi pasti cuman debat kusir doang
kan pakdhe???/
maap kalo salah....
hanya sekedar pemikiran..... (pemikiran wong gendheng) hehehehe





On 2/20/08, Abu Faiz <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>    mudah2an, maseh ada hubungan ma subjeknya yak!
>
> mo tanya neh, maz bro....
> biar gw gak ngambil "hak" pengguna jalan lain,
> gw maseh bingung soal siapa yang diprioritaskan jalan dulu,
> jika disebuah per4an yang tidak ada rambu2 lalin sama sekali,
> ada 2 (dua) motor dengan posisi seperti dalam ilustrasi (liat attch!).
>
> contoh kasus no.1) mana yang harus diberi jalan dulu..? motor A or B
>  contoh kasus no.2) mana yang harus diberi jalan dulu..? motor A or B
>
>
> makasih atas pencerahannya,
> Galan!
>
>
>
> <[EMAIL PROTECTED]>
> .
>
> 
>
>

Attachment: Dipersimpangan.pdf
Description: Adobe PDF document

Kirim email ke