Kayanya sih A Pak de

  ----- Original Message ----- 
  From: hendro cahyono 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, February 21, 2008 10:26 AM
  Subject: [BekaKak] persimpangan



  pakdhe,
  sengaja saya ga reply ke milis sono...

  kalo boleh comment, 
  gmn kalo di pertanyaan itu kita tambahkan asumsi bahwa kedua pengendara ga 
tahu aturan baku berlalulintas...
  atau misalnya salah satu dari pengendara itu adalah kita, si lawan kita ga 
tahu aturan berlalu-lintas... 

  kan mau berdebat seperti apapun ga akan ada hasilnya alias ngotot2an doang 
kalo kebetulan karena merasa kita yang mengerti aturan.
  mungkin kalo saya boleh berpendapat, tidak ada aturan baku untuk itu. tidak 
ada aturan tertulis harus begini harus begitu, dan yang benar adalah yang 
begini....

  dalam menghadapi situasi seperti itu menurut saya tidak terlalu sukar karena 
pada kondisi itu bisa langsung menggunakan aturan dadakan yang dipahami 
bersama. aturan itu adalah aturan "naluri safe manusia"

  1. siapa yang terdekat dengan titik batas perempatan dia berhak melaju dahulu 
namun dengan asumsi sudah sama-sama mengurangi kecepatan dititik terendah. kalo 
salah satu ternyata ga ngurangi speed, ya sudah patsi suruh aja dia duluan... 
aman kan?

  2. dengan klakson 2-3 kali ditambahkan pandangan mata ke dia, pastikan dia 
melihat kita juga atau tidak. dengan demikian biasanya kalo yang nglakson 
duluan akan diberi jalan oleh yang tidak mengklakson. begitu juga ketika kita 
mendengar lawan kita sudah mengklakson walau kita sebenarnya berposisi lebih 
dekat ke perempatan, alangkah lebih baik kita lanjutkan proses pengeremannya 
karena dengan mengklakson, sangat jarang orang tersebut mau mengalah/ngerem.

  3. pahami kecepatan lawan. 

  4. biasakan mengemudikan dalam kecepatan toleran terendah saat memasuki 
perempatan "sama besar"...

  5. biasakan mengaktifkan sein dan klakson tepat pada waktunya. sehingga tidak 
membuat bingung orang lain, dan dapat mengantisipasi apa yang masing-masing 
harus lakukan dan antisipasi.

  kalo kita merasa ngerti ya nantinya yg terjadi pasti cuman debat kusir doang 
kan pakdhe???/
  maap kalo salah....
  hanya sekedar pemikiran..... (pemikiran wong gendheng) hehehehe 




   
  On 2/20/08, Abu Faiz <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

    mudah2an, maseh ada hubungan ma subjeknya yak!

    mo tanya neh, maz bro....
    biar gw gak ngambil "hak" pengguna jalan lain,
    gw maseh bingung soal siapa yang diprioritaskan jalan dulu,
    jika disebuah per4an yang tidak ada rambu2 lalin sama sekali,
    ada 2 (dua) motor dengan posisi seperti dalam ilustrasi (liat attch!).

    contoh kasus no.1) mana yang harus diberi jalan dulu..? motor A or B
    contoh kasus no.2) mana yang harus diberi jalan dulu..? motor A or B


    makasih atas pencerahannya,
    Galan!

     

     

    .
     





   

Kirim email ke