Dari millis FISW
JAGA JARAK AMAN
saat berkendara motor di keramaian jalan, walopun kita berusaha utk tidak
melakukan kesalahan tetap ada saja kemungkinan terjadi insiden orang lain masih
mungkin melakukan kesalahan yg membahayakan kita
perlindungan terbaik yg bisa kita dapat terhadap kemungkinan tersebut
adalah ruang kosong jarak/ruang kosong di sekitar motor akan :
- memberikan waktu reaksi
- memberikan ruang utk bermanuver
ukuran motor yg kecil sebenarnya memberikan keuntungan apabila kita
mengetahuinya dan menggunakannya sesuai situasi dan kondisi utk motor, setiap
jalur jalan bisa dianggap terdiri dari 3 sub jalur kiri, tengah, dan kanan
prinsip utama utk memilih sub jalur mana yg digunakan adalah bahwa sub jalur yg
kita pilih harusnya :
-meningkatkan kemampuan kita utk melihat dan terlihat
-menjauhi blind spot kendaraan lain
-menghindari hazzard
-mengkomunikasikan keinginan kita ke pengguna jalan lain
-menghindari wind blast dari kendaraan lain
-memberikan ruang utk menghindar saat keadaan darurat
dari tiga sub jalur tersebut, tidak bisa disebut bahwa salah satu jalur
adalah yg terbaik setiap sub jalur bisa adalah posisi terbaik tidak ada sub
jalur yg diharamkan, termasuk sub jalur tengah pilihlah sub jalur yg memberikan
ruang kosong paling maksimal dan memudahkan kita utk terlihat oleh pengguna
jalan lain ubahlah posisi sub jalur sesuai situasi dan kondisi
saat mengikuti kendaraan lain jangan pernah mengikuti kendaraan lain
terlalu dekat faktor ini termasuk yg paling sering menyebabkan kecelakaan motor
seperti kendaraan apapun, motor memerlukan jarak utk bisa berhenti utk keadaan
normal, biasakan utk menjaga jarak minimum 2 detik di belakang kendaraan lain
utk mengecek jarak 2 detik tersebut kita bisa melakukannya sbb :
-pilihlah satu titik referensi di depan kita, bisa jadi marka jalan atau
benda di pinggir jalan seperti tiang lampu jalan
-saat bemper kendaraan di depan kita melewati titik referensi, cobalah
mulai berhitung dalam hati "seratus satu - seratus dua"
-jika kita mencapai titik referensi itu sebelum hitungan selesai, maka
kita berada terlalu dekat dng kendaraan di depan kita
jarak 2 detik tersebut memberikan ruang yg cukup minimum utk berhenti
atau menghindar jika kendaraan di depan kita tiba2 berhenti jarak tersebut juga
memungkinkan kita utk melihat lubang atau hazzard apapun di jalan, yg muncul
setelah kendaraan di depan kita lewat
saat keadaan tidak normal, yg membuat jarak pengereman membesar, tentu
saja diperlukan ruang kosong yg lebih besar pula misalnya saat hujan
menjaga jarak ini juga perlu saat berhenti, misalnya di lampu lalu lintas
yg menyala merah hal ini diperlukan utk memudahkan kita cepat menghindar bila
kendaraan dari belakang kita tidak dapat mengerem dan bila kendaraan di depan
kita tiba2 mundur
bila mengikuti mobil dari belakang, berkendaralah di posisi dimana si
pengemudi mobil dapat melihat kita dari spionnya berkendara di sub jalur tengah
memberikan kemungkinan terbesar utk bisa terlihat krn kita akan terlihat di
spion dalam dng jelas
berkendara di sisi jauh juga memungkinan si pengemudi dapat melihat kita
melalui spion kiri dan kanan tapi ingat, bahwa banyak pengemudi tidak melihat
ke spion kiri dan kanan sebanyak melihat spion dalam
saat diikuti kendaraan lain mempercepat laju motor saat ada orang
mengikuti kita dari dekat biasanya berakhir lebih buruk biasanya orang tersebut
akan terus mengikuti kita di kecepatan yg lebih tinggi itu
cara terbaik utk mengatasi situasi ini adalah membiarkan orang tersebut
maju ke depan kita saat ada orang mengikuti kita terlalu dekat pindahlah jalur
dan biarkan mereka melalui kita jangan lupa, komunikasikan keinginan kita utk
pindah dengan menggunakan lampu sein jika pindah jalur tidak bisa dilakukan krn
situasi tertentu cobalah utk menurunkan kecepatan melambatkan kendaraan dan
memberikan ruang di depan kita akan menyemangati mereka utk melewati kita
saat melewati dan dilewati jarak pandang adalah kata kuncinya pastikan
pengguna jalan lain melihat kita dan pastikan kita melihat semua potensi2
hazzard yg ada
* melewati
-saat ingin melewati, berkendaralah di sub jalur kanan pada jarak yg aman
dari kendaraan di depan ini juga memastikan jarak pandang utk melihat situasi
di depan perhatikan kendaraan dari arah berlawanan hidupkan sein kanan utk
mengkomunikasikan keinginan kita mendahului dan gunakan spion utk melihat
kondisi lalu lintas di belakang kita
- saat keadaan aman, pindahlah ke jalur kanan
- percepat kendaraan sehingga bisa melewati blind spot secepat mungkin
- hidupkan sein kiri, cek lewat spion dan bila perlu palingkan kepala
sebelum pindah ke jalur awal
* dilewati
saat dilewati oleh kendaraan lain dari belakang atau dari arah yg
berlawanan sebaiknya tetaplah di sub jalur tengah jalur ini akan memberikan
ruang paling besar bila terjadi hal2 yg membahayakan
perhatikan dan siapkan diri utk potensi2 bahaya berikut :
-tertabrak oleh kendaraan lain
-tertabrak spion
-terganggu oleh lemparan benda2 dari jendela
-gangguan wind blast terutama oleh kendaraan yg relatif besar
jangan pernah berpindah ke jalur menjauhi kendaraan yg melewati kita krn
mengundang pengemudi kendaraan tersebut utk menutup jalur terlalu dini
Written by Muhardi <<blind%20spot.jpg>>
<<mengikuti%20mobil.jpg>>
