wah bacaannya agiel sekarang poskota... gara2 dikasih sang camer = oom Ipoenk neh
On 7/1/08, [agiel] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > yg ini Satpol PP, bukan Satpol Pepenk. > hihihihihih > > *Satpol Jeruk Makan Jeruk * > > Jumat 27 Juni 2008, Jam: 6:21:00 > > Menjadi Satpol Pamong Praja, ternyata Danuri, 40, bangsatnya ngepol! > Bagaimana tidak, istri teman sepekerjaan di kantor, eh….diselingkuhi juga. > Keruan saja suami Estuning, 34, protes keras: "Yang benar saja dong,masa > istri teman sendiri kamu selingkuhi. Itu kan sama saja jeruk makan jeruk!" > > Umur Danuri pas 6 Juni lalu tepat 40 tahun. Dalam ilmu jiwa disebutkan, > pada usia itu seorang lelaki akan meningkat lagi libidonya, kembali seperti > usia 20 tahunan. Gelora cintanya menggebu-gebu bak masa remaja dulu, > sehingga orangpun menyebutnya sebagai masa puber kedua. Kadar cinta kasih > sayangnya pada istri di rumah naik drastis, setiap malam mah meh terus, > maunya bermesraan melulu. Ibaratnya kambing Jawa, dia mengekor terus di > pantat betinyanya, tak peduli sedang ditawar orang di pasar! > > Danuri ternyata agak beda menyikapi masa puber kedua. Kasih sayangnya > meningkat drastis bukan pada istri sendiri, tapi malah pada istri orang > lain. Maka tak mengherankan, meski dia tak pernah kuliah di ASRI (Akademi > Seni Rupa) Yogyakarta, banyak yang menyebut lelaki dari Tegal (Jateng) ini > sebagai seniman, tapi dalam arti: senang istri teman! Karena itulah, meski > "seniman" Danuri tak berambut gondrong, apa lagi berpenampilan semrawut > semaunya. Dalam keseharian dia selalu tampil rapi. > > Istri siapa sih yang dijadikan medan sasaran selingkuh lelaki puber kedua > ini? Ssst, asal tahu saja ya, kalau mau niru-niru Ketua BIN Syamsir Siregar, > inisialnya ES. Bukan Eyang Suharto atau Edi Silitinga, tapi Edi Subagyo > teman Danuri sesama Satpol PP di Pemda Kabupaten Tegal. Ya gara-gara ranjang > pribadinya diacak-acak Danuri, sesama teman sekantor itu sering terlibat > percekcokan. Cuma pertikaian itu selama ini masih bisa diselesaikan secara > adat, tanpa perlu pertumpahan darah. > > Kalau Estuning istri Edi Subagyo bisa diselingkuhi teman sendiri, siapa > sebetulnya yang salah? Danuri yang kelewat rai gedheg (tak tahu malu), > ataukah si cewek yang kelewat gatel? Nggak tahulah! Siapa yang memulai juga > tak pernah jelas. Yang pasti, sering sekali Danuri itu main ke rumah Edi > Subagyo di kala orangnya tak di rumah. Lalu siapa yang dicari? Siapa lagi > kalau bukan Estuning bininya yang memang cantik menggemaskan itu? "Jan tanja > tenan (sungguh asyik sekali)," begitu Danuri pernah membatin, entah apanya > yang temanja tersebut. > > Takkan ada asap bila tak ada api, begitu kata pepatah lama. Dan Danuri > takkan bermain lebih jauh andaikan Estuning tak memberi angin. Soalnya, > ketika canda suami teman suami mulai kelewatan, bahkan berani colak-colek > pantat segala, Estuning hanya mendesis: "Sssst, nanti ada yang lihat > lohhhh....!" Dan karena ternyata saat itu tak ada yang melihat, Danuri pun > makin nekad. Istri Edi Subagyo pun disergap, lalu sambil berdiri Estuning > diputer-puter "tuning"-nya bak gelombang radio. Kruick kruick, ciuuuuttttt, > glllgggg, wesh.... > > Orang-orang yang tinggal di seputar rumah Tuningsih lama-lama mencium aroma > tak sedap itu. Diam-diam mereka memberitahukan pada suaminya. Tentu saja Edi > Subagyo marah, sehingga beberapa kali terjadi cekcok di kantor, bahkan > Danuri dituduh pula sebagai "jeruk makan jeruk" segala. Tapi lelaki itu > menantang, kalau menuduh selingkuh dengan istrinya, tunjukkan buktinya? > "Kapan aku ngeloni binimu, minimal mana bukti rekaman telepon percakapanku > dengan Estuning," tantang Danuri sok suci. > > Maling kan tak pernah ngaku, sehingga Edi untuk sementara mengalah saja. > Sedangkan bagi Danuri, diamnya suami Estuning dianggap peluang itu terbuka > kembali. Maka beberapa hari lalu siang-siang dia menyelinab ke kamar > Estuning. Kejadian selanjutnya bisa ditebak. Sementara Edi Subagyo di kantor > sibuk menertibkan pedagang kaki lima bersama satuannya, di rumahnya Estuning > "berempat kaki" bersama Danuri dengan serunya. Lupa dosa, lupa neraka, yang > diingat hanya surga dunia! > > Apes rupanya bagi pasangan mesum itu. Lain hari mereka mengulangi kembali > aksi durjana tersebut. Nah, saat mereka sibuk "berkaki empat" hingga > nyepak-nyepak bak bola Piala Eropa, tahu-tahu suami Estuning pulang. Mau > berkelit apa lagi sekarang? Pasangan mesum itu pun dilaporkan ke polisi. > Bukan itu saja, Edi Subagyo juga mengadu pada Bawasda (Badan Pengawas > Daerah), minta agar Danuri yang suka mengganggu istri teman itu ditindak > sesuai hukum, kalau perlu dipecat dari pegawai negri. > > Hancur karier, gara-gara Satpol yang sesatnya ngepol! > (KR/Gunarso TS) > > -- > [agiel] > B 6115 KKU > -ordinary black scorpio- > > -- hendro 0812 841 8958 I'M breAkinG thE RuLes GonNa Act liKe a fool
