yg ini Satpol PP, bukan Satpol Pepenk. hihihihihih *Satpol Jeruk Makan Jeruk *
Jumat 27 Juni 2008, Jam: 6:21:00 Menjadi Satpol Pamong Praja, ternyata Danuri, 40, bangsatnya ngepol! Bagaimana tidak, istri teman sepekerjaan di kantor, eh….diselingkuhi juga. Keruan saja suami Estuning, 34, protes keras: "Yang benar saja dong,masa istri teman sendiri kamu selingkuhi. Itu kan sama saja jeruk makan jeruk!" Umur Danuri pas 6 Juni lalu tepat 40 tahun. Dalam ilmu jiwa disebutkan, pada usia itu seorang lelaki akan meningkat lagi libidonya, kembali seperti usia 20 tahunan. Gelora cintanya menggebu-gebu bak masa remaja dulu, sehingga orangpun menyebutnya sebagai masa puber kedua. Kadar cinta kasih sayangnya pada istri di rumah naik drastis, setiap malam mah meh terus, maunya bermesraan melulu. Ibaratnya kambing Jawa, dia mengekor terus di pantat betinyanya, tak peduli sedang ditawar orang di pasar! Danuri ternyata agak beda menyikapi masa puber kedua. Kasih sayangnya meningkat drastis bukan pada istri sendiri, tapi malah pada istri orang lain. Maka tak mengherankan, meski dia tak pernah kuliah di ASRI (Akademi Seni Rupa) Yogyakarta, banyak yang menyebut lelaki dari Tegal (Jateng) ini sebagai seniman, tapi dalam arti: senang istri teman! Karena itulah, meski "seniman" Danuri tak berambut gondrong, apa lagi berpenampilan semrawut semaunya. Dalam keseharian dia selalu tampil rapi. Istri siapa sih yang dijadikan medan sasaran selingkuh lelaki puber kedua ini? Ssst, asal tahu saja ya, kalau mau niru-niru Ketua BIN Syamsir Siregar, inisialnya ES. Bukan Eyang Suharto atau Edi Silitinga, tapi Edi Subagyo teman Danuri sesama Satpol PP di Pemda Kabupaten Tegal. Ya gara-gara ranjang pribadinya diacak-acak Danuri, sesama teman sekantor itu sering terlibat percekcokan. Cuma pertikaian itu selama ini masih bisa diselesaikan secara adat, tanpa perlu pertumpahan darah. Kalau Estuning istri Edi Subagyo bisa diselingkuhi teman sendiri, siapa sebetulnya yang salah? Danuri yang kelewat rai gedheg (tak tahu malu), ataukah si cewek yang kelewat gatel? Nggak tahulah! Siapa yang memulai juga tak pernah jelas. Yang pasti, sering sekali Danuri itu main ke rumah Edi Subagyo di kala orangnya tak di rumah. Lalu siapa yang dicari? Siapa lagi kalau bukan Estuning bininya yang memang cantik menggemaskan itu? "Jan tanja tenan (sungguh asyik sekali)," begitu Danuri pernah membatin, entah apanya yang temanja tersebut. Takkan ada asap bila tak ada api, begitu kata pepatah lama. Dan Danuri takkan bermain lebih jauh andaikan Estuning tak memberi angin. Soalnya, ketika canda suami teman suami mulai kelewatan, bahkan berani colak-colek pantat segala, Estuning hanya mendesis: "Sssst, nanti ada yang lihat lohhhh....!" Dan karena ternyata saat itu tak ada yang melihat, Danuri pun makin nekad. Istri Edi Subagyo pun disergap, lalu sambil berdiri Estuning diputer-puter "tuning"-nya bak gelombang radio. Kruick kruick, ciuuuuttttt, glllgggg, wesh.... Orang-orang yang tinggal di seputar rumah Tuningsih lama-lama mencium aroma tak sedap itu. Diam-diam mereka memberitahukan pada suaminya. Tentu saja Edi Subagyo marah, sehingga beberapa kali terjadi cekcok di kantor, bahkan Danuri dituduh pula sebagai "jeruk makan jeruk" segala. Tapi lelaki itu menantang, kalau menuduh selingkuh dengan istrinya, tunjukkan buktinya? "Kapan aku ngeloni binimu, minimal mana bukti rekaman telepon percakapanku dengan Estuning," tantang Danuri sok suci. Maling kan tak pernah ngaku, sehingga Edi untuk sementara mengalah saja. Sedangkan bagi Danuri, diamnya suami Estuning dianggap peluang itu terbuka kembali. Maka beberapa hari lalu siang-siang dia menyelinab ke kamar Estuning. Kejadian selanjutnya bisa ditebak. Sementara Edi Subagyo di kantor sibuk menertibkan pedagang kaki lima bersama satuannya, di rumahnya Estuning "berempat kaki" bersama Danuri dengan serunya. Lupa dosa, lupa neraka, yang diingat hanya surga dunia! Apes rupanya bagi pasangan mesum itu. Lain hari mereka mengulangi kembali aksi durjana tersebut. Nah, saat mereka sibuk "berkaki empat" hingga nyepak-nyepak bak bola Piala Eropa, tahu-tahu suami Estuning pulang. Mau berkelit apa lagi sekarang? Pasangan mesum itu pun dilaporkan ke polisi. Bukan itu saja, Edi Subagyo juga mengadu pada Bawasda (Badan Pengawas Daerah), minta agar Danuri yang suka mengganggu istri teman itu ditindak sesuai hukum, kalau perlu dipecat dari pegawai negri. Hancur karier, gara-gara Satpol yang sesatnya ngepol! (KR/Gunarso TS) -- [agiel] B 6115 KKU -ordinary black scorpio-
