Payah gak berbobot. Pantes otaknya mesum melulu.... Kusut .:-P

Alex Setia
Group Life & Health Underwriting
________________________________
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of hendro 
cahyono
Sent: 01 Juli 2008 11:19
To: [email protected]
Subject: Re: [BekaKak] temennya pepenk

wah bacaannya agiel sekarang poskota...
gara2 dikasih sang camer = oom Ipoenk neh


On 7/1/08, [agiel] <[EMAIL PROTECTED]<mailto:[EMAIL PROTECTED]>> wrote:

yg ini Satpol PP, bukan Satpol Pepenk.
hihihihihih
Satpol Jeruk Makan Jeruk





Jumat 27 Juni 2008, Jam: 6:21:00





Menjadi Satpol Pamong Praja, ternyata Danuri, 40, bangsatnya ngepol! Bagaimana 
tidak, istri teman sepekerjaan di kantor, eh....diselingkuhi juga. Keruan saja 
suami Estuning, 34, protes keras: "Yang benar saja dong,masa istri teman 
sendiri kamu selingkuhi. Itu kan sama saja jeruk makan jeruk!"

Umur Danuri pas 6 Juni lalu tepat 40 tahun. Dalam ilmu jiwa disebutkan, pada 
usia itu seorang lelaki akan meningkat lagi libidonya, kembali seperti usia 20 
tahunan. Gelora cintanya menggebu-gebu bak masa remaja dulu, sehingga orangpun 
menyebutnya sebagai masa puber kedua. Kadar cinta kasih sayangnya pada istri di 
rumah naik drastis, setiap malam mah meh terus, maunya bermesraan melulu. 
Ibaratnya kambing Jawa, dia mengekor terus di pantat betinyanya, tak peduli 
sedang ditawar orang di pasar!

Danuri ternyata agak beda menyikapi masa puber kedua. Kasih sayangnya meningkat 
drastis bukan pada istri sendiri, tapi malah pada istri orang lain. Maka tak 
mengherankan, meski dia tak pernah kuliah di ASRI (Akademi Seni Rupa) 
Yogyakarta, banyak yang menyebut lelaki dari Tegal (Jateng) ini sebagai 
seniman, tapi dalam arti: senang istri teman! Karena itulah, meski "seniman" 
Danuri tak berambut gondrong, apa lagi berpenampilan semrawut semaunya. Dalam 
keseharian dia selalu tampil rapi.

Istri siapa sih yang dijadikan medan sasaran selingkuh lelaki puber kedua ini? 
Ssst, asal tahu saja ya, kalau mau niru-niru Ketua BIN Syamsir Siregar, 
inisialnya ES. Bukan Eyang Suharto atau Edi Silitinga, tapi Edi Subagyo teman 
Danuri sesama Satpol PP di Pemda Kabupaten Tegal. Ya gara-gara ranjang 
pribadinya diacak-acak Danuri, sesama teman sekantor itu sering terlibat 
percekcokan. Cuma pertikaian itu selama ini masih bisa diselesaikan secara 
adat, tanpa perlu pertumpahan darah.

Kalau Estuning istri Edi Subagyo bisa diselingkuhi teman sendiri, siapa 
sebetulnya yang salah? Danuri yang kelewat rai gedheg (tak tahu malu), ataukah 
si cewek yang kelewat gatel? Nggak tahulah! Siapa yang memulai juga tak pernah 
jelas. Yang pasti, sering sekali Danuri itu main ke rumah Edi Subagyo di kala 
orangnya tak di rumah. Lalu siapa yang dicari? Siapa lagi kalau bukan Estuning 
bininya yang memang cantik menggemaskan itu? "Jan tanja tenan (sungguh asyik 
sekali)," begitu Danuri pernah membatin, entah apanya yang temanja tersebut.

Takkan ada asap bila tak ada api, begitu kata pepatah lama. Dan Danuri takkan 
bermain lebih jauh andaikan Estuning tak memberi angin. Soalnya, ketika canda 
suami teman suami mulai kelewatan, bahkan berani colak-colek pantat segala, 
Estuning hanya mendesis: "Sssst, nanti ada yang lihat lohhhh....!" Dan karena 
ternyata saat itu tak ada yang melihat, Danuri pun makin nekad. Istri Edi 
Subagyo pun disergap, lalu sambil berdiri Estuning diputer-puter "tuning"-nya 
bak gelombang radio. Kruick kruick, ciuuuuttttt, glllgggg, wesh....

Orang-orang yang tinggal di seputar rumah Tuningsih lama-lama mencium aroma tak 
sedap itu. Diam-diam mereka memberitahukan pada suaminya. Tentu saja Edi 
Subagyo marah, sehingga beberapa kali terjadi cekcok di kantor, bahkan Danuri 
dituduh pula sebagai "jeruk makan jeruk" segala. Tapi lelaki itu menantang, 
kalau menuduh selingkuh dengan istrinya, tunjukkan buktinya? "Kapan aku ngeloni 
binimu, minimal mana bukti rekaman telepon percakapanku dengan Estuning," 
tantang Danuri sok suci.

Maling kan tak pernah ngaku, sehingga Edi untuk sementara mengalah saja. 
Sedangkan bagi Danuri, diamnya suami Estuning dianggap peluang itu terbuka 
kembali. Maka beberapa hari lalu siang-siang dia menyelinab ke kamar Estuning. 
Kejadian selanjutnya bisa ditebak. Sementara Edi Subagyo di kantor sibuk 
menertibkan pedagang kaki lima bersama satuannya, di rumahnya Estuning 
"berempat kaki" bersama Danuri dengan serunya. Lupa dosa, lupa neraka, yang 
diingat hanya surga dunia!

Apes rupanya bagi pasangan mesum itu. Lain hari mereka mengulangi kembali aksi 
durjana tersebut. Nah, saat mereka sibuk "berkaki empat" hingga nyepak-nyepak 
bak bola Piala Eropa, tahu-tahu suami Estuning pulang. Mau berkelit apa lagi 
sekarang? Pasangan mesum itu pun dilaporkan ke polisi. Bukan itu saja, Edi 
Subagyo juga mengadu pada Bawasda (Badan Pengawas Daerah), minta agar Danuri 
yang suka mengganggu istri teman itu ditindak sesuai hukum, kalau perlu dipecat 
dari pegawai negri.

Hancur karier, gara-gara Satpol yang sesatnya ngepol!



(KR/Gunarso TS)





--
[agiel]
B 6115 KKU
-ordinary black scorpio-



--
hendro
0812 841 8958
I'M breAkinG thE RuLes GonNa Act liKe a fool

Kirim email ke